Makan Malam Kebangsaan di Istana, Prabowo Duduk Sejajar SBY dan Jokowi Bahas Geopolitik

- Redaksi

Selasa, 3 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden RI Prabowo Subianto (tengah) memimpin jalannya agenda Silaturahmi dan Diskusi Kebangsaan dengan diapit Presiden ke-7 RI Joko Widodo (kanan) dan Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (kiri) di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (3/3/2026). ANTARA/HO-Sekretariat Presiden

i

Presiden RI Prabowo Subianto (tengah) memimpin jalannya agenda Silaturahmi dan Diskusi Kebangsaan dengan diapit Presiden ke-7 RI Joko Widodo (kanan) dan Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (kiri) di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (3/3/2026). ANTARA/HO-Sekretariat Presiden

JAKARTA, Mevin.ID – Presiden Prabowo Subianto menggelar jamuan makan malam kebangsaan yang bersejarah dengan mengundang para mantan Presiden, mantan Wakil Presiden, eks Menteri Luar Negeri, hingga ketua umum partai politik di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (3/3/2026) malam.

Pertemuan ini menjadi sorotan utama karena mempertemukan tokoh-tokoh kunci bangsa dalam satu meja diskusi yang hangat di tengah eskalasi situasi global.

Berdasarkan rekaman video Sekretariat Presiden, Presiden Prabowo yang mengenakan baju safari cokelat dan peci hitam hadir di ruang tengah Istana setelah para tamu undangan berbincang cukup lama.

Di belakangnya, tampak berjalan mendampingi Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi), Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, serta Wakil Presiden ke-11 Boediono.

Formasi Meja Utama yang Simbolis

Pemandangan unik terlihat saat posisi duduk para tokoh bangsa ini diatur dalam satu barisan meja panjang. Presiden Prabowo duduk tepat di tengah meja utama, diapit oleh:

  • Sisi Kanan: Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi).
  • Sisi Kiri: Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Di antara mereka, tampak pula Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya dan Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi yang duduk mengenakan kemeja putih berdampingan dengan para tokoh tersebut.

Selain itu, jajaran mantan Wakil Presiden seperti Jusuf Kalla, Ma’ruf Amin, dan Boediono turut memberikan warna dalam diskusi lintas generasi ini.

Mendengar Masukan dan Membahas Geopolitik

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menjelaskan bahwa alasan utama Presiden Prabowo mengundang para tokoh senior ini adalah untuk bersilaturahmi sekaligus mendengar masukan serta bertukar pandangan secara langsung.

“Bapak Presiden ingin mendengar pandangan dari tokoh-tokoh tersebut. Semuanya dibahas, termasuk soal situasi geopolitik,” ujar Teddy di Istana Merdeka.

Pertemuan ini menjadi sangat relevan mengingat kondisi dunia yang sedang memanas, termasuk dampak konflik Iran-AS yang mulai memengaruhi stabilitas ekonomi dan energi nasional.

Para tokoh juga tampak bertukar pikiran mengenai isu-isu strategis nasional dengan bantuan perangkat layar yang tersedia di meja panjang tersebut.

Daftar Tokoh yang Hadir

Selain para mantan kepala negara, sejumlah pimpinan lembaga dan partai politik turut hadir, di antaranya:

  • Ketua Lembaga: Ketua DPR RI Puan Maharani dan Ketua MPR RI Ahmad Muzani.
  • Ketua Umum Parpol: Surya Paloh (NasDem), Bahlil Lahadalia (Golkar), Muhaimin Iskandar (PKB), Al Muzzamil (PKS), dan Zulkifli Hasan (PAN).
  • Jajaran Kabinet: AHY, Airlangga Hartarto, Purbaya Yudhi Sadewa, Tito Karnavian, hingga Rosan Roeslani.

Momen kebersamaan ini diharapkan menjadi sinyal positif bagi stabilitas politik dalam negeri, menunjukkan bahwa para pemimpin Indonesia tetap solid dalam menjaga kedaulatan dan kesejahteraan rakyat di tengah ketidakpastian global.***

Facebook Comments Box

Editor : Bar Bernad

Follow WhatsApp Channel mevin.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Update OTT Cilacap: KPK Sita Sejumlah Uang Tunai
Badai OTT di Cilacap: KPK Amankan Bupati Syamsul Auliya dan 26 Orang Lainnya
Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras, Alami Luka Bakar 24 Persen
DK PBB Memanas! AS Bentrok dengan Rusia-China Soal Nuklir Iran
BREAKING NEWS : KPK Gelar OTT di Cilacap, Bupati Syamsul Auliya Rachman Diamankan
Babak Akhir Polemik Ijazah Jokowi: Usai Bertemu Wapres Gibran, Rismon Sianipar Akui Temuannya Keliru
Ujian Kesabaran Jokowi: Rekonsiliasi atau Penegakan Hukum dalam Kasus Rismon Sianipar?
687 Orang Tewas Akibat Serangan Israel, Termasuk 98 Anak-Anak dan Paramedis

Berita Terkait

Jumat, 13 Maret 2026 - 20:43 WIB

Update OTT Cilacap: KPK Sita Sejumlah Uang Tunai

Jumat, 13 Maret 2026 - 20:40 WIB

Badai OTT di Cilacap: KPK Amankan Bupati Syamsul Auliya dan 26 Orang Lainnya

Jumat, 13 Maret 2026 - 19:48 WIB

Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras, Alami Luka Bakar 24 Persen

Jumat, 13 Maret 2026 - 17:05 WIB

DK PBB Memanas! AS Bentrok dengan Rusia-China Soal Nuklir Iran

Jumat, 13 Maret 2026 - 13:17 WIB

Babak Akhir Polemik Ijazah Jokowi: Usai Bertemu Wapres Gibran, Rismon Sianipar Akui Temuannya Keliru

Berita Terbaru

Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi Budi Prasetyo memberikan keterangan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Selasa (2/12/2025). ANTARA/Rio Feisal.

Berita

Update OTT Cilacap: KPK Sita Sejumlah Uang Tunai

Jumat, 13 Mar 2026 - 20:43 WIB