Bekasi, Mevin.ID – Ratusan jemaat Gereja Kristen Protestan Simalungun (GKPS) Kayuringin merayakan Malam Natal 2025 dengan penuh sukacita di Jalan Letnan Arsyad, Kelurahan Kayuringin Jaya, Bekasi Selatan, Rabu (24/12/2025).
Perayaan tahun ini terasa spesial karena dibarengi dengan aksi kemanusiaan bagi warga sekitar.
Ibadah dimulai tepat pukul 16.00 WIB. Selain prosesi liturgi yang penuh hikmat, jemaat memanjatkan doa agar Natal tahun 2025 membawa keberkahan, limpahan rezeki, serta kedamaian bagi seluruh alam semesta.
Aksi Nyata di Usia ke-44 Tahun
Berdiri sejak 28 Juni 1981, GKPS Bekasi kini telah memasuki usia 44 tahun. Di bawah kepemimpinan St. Jhon R. Purba, gereja yang didirikan oleh tokoh masyarakat Simalungun ini memilih merayakan Natal dengan cara berbagi kepada sesama.
Pihak gereja menyelenggarakan serangkaian kegiatan bakti sosial, di antaranya:
- Pengobatan Gratis: Melayani sekitar 300 orang yang terdiri dari jemaat lansia dan warga sekitar.
- Pembagian Sembako: Sebanyak 200 paket sembako dibagikan kepada warga di lingkungan gereja.
- Donor Darah: Aksi kemanusiaan untuk membantu ketersediaan stok darah di wilayah Bekasi.
“Kegiatan ini adalah bagian dari misi kemanusiaan gereja. Kami ingin menunjukkan bahwa kehadiran GKPS di Kayuringin selama 44 tahun ini membawa manfaat dan dampak positif bagi lingkungan,” ujar St. Jhon R. Purba.

Menjaga Harmoni dan Toleransi
Sejarah panjang GKPS di Bekasi tak lepas dari kemampuannya menjalin hubungan baik dengan masyarakat lintas agama. St. Jhon R. Purba menekankan bahwa kegiatan sosial ini merupakan wujud nyata semangat toleransi yang terus dijaga jemaat.
“Kami ingin menyampaikan Selamat Natal 2025 dan menyambut Tahun Baru 2026. Semoga berkah Tuhan selalu dilimpahkan kepada kita semua,” tambahnya.
Pengamanan Ketat dan Kondusif
Perayaan Malam Natal di GKPS Kayuringin berlangsung aman, lancar, dan penuh kedamaian.
Hal ini didukung oleh kehadiran aparat dari Pemerintah Kota Bekasi serta jajaran Kepolisian yang bersiaga di lokasi untuk memastikan kenyamanan ibadah jemaat maupun kelancaran arus lalu lintas di sekitar gereja.***
Penulis : Fathur Rachman
Editor : Pratigto

























