Mantra Majalengka, Ikon Seni Baru yang Lahir dari Nafas Tanah Angin

- Redaksi

Jumat, 5 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Majalengka, Mevin.ID — Di bawah langit pagi yang perlahan membuka kabut tipis, ratusan tubuh bergerak serempak di Lapangan GGM Majalengka, Minggu (30/11). Mereka bukan sekadar menari—mereka sedang menyalakan sebuah identitas. Sebuah simbol baru yang diberi nama Mantra Majalengka.

Gerakannya lahir dari denyut tanah pesisir dan pegunungan. Nadanya meminjam angin yang sejak dulu menjadi ciri kota ini. Dan pada pagi itu, Mantra Majalengka resmi diperkenalkan sebagai ikon seni baru Kabupaten Majalengka.

Ocky Sandi: Menyatukan Utara dan Selatan dalam Satu Gerak

Di tengah riuh tepuk tangan, Ocky Sandi berdiri menyampaikan alasan di balik penciptaan gerak ini. Bagi Ketua Dewan Kesenian dan Kebudayaan Majalengka (DEKKMA) itu, Mantra bukan sekadar karya seni—melainkan jembatan batin dua kutub budaya yang selama ini hidup berdampingan.

“Gerak Mantra Majalengka adalah narasi persatuan. Bagaimana selatan dan utara, timur dan barat bisa bergerak dalam satu harmoni,” ujarnya.

Majalengka memang memiliki karakter kebudayaan yang unik: pesisir yang egaliter di utara, pegunungan yang penuh laku ritual di selatan. Mantra Majalengka mencoba merangkum keduanya dalam satu napas.

Yang lebih istimewa, ikon ini tidak dipatenkan sebagai karya pribadi.

Mantra Majalengka, tegas Ocky, diwariskan untuk masyarakat, menjadi milik warga kota angin dengan jargon langkung sae.

Antusiasme Publik dari Majalengka hingga Bandung

Sejak pukul 07.00 WIB, Lapangan GGM sudah dipenuhi pengunjung. Ada pelajar, seniman, komunitas budaya, hingga warga yang sengaja datang dari Bandung, Cirebon, Indramayu, dan daerah lain. Konsep flashmob massal membuat momen ini terasa seperti pesta kebudayaan.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Majalengka, Dr. H. Ida Heriyani, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas lahirnya ikon seni baru tersebut. Tak lama kemudian, Ocky menyerahkan simbol Mantra Majalengka secara resmi kepada Pemerintah Kabupaten Majalengka—tanda bahwa identitas ini kini bukan lagi milik penciptanya, tapi milik masyarakat luas.

Didukung Dana Indonesiana dan Puluhan Komunitas Seni

Mantra Majalengka bukan proyek kecil. Acara ini didukung Kementerian Kebudayaan Indonesia melalui Dana Indonesiana, LPDP, dan berbagai organisasi seni serta komunitas lokal. Puluhan kelompok ikut terlibat—menjadikan hari itu sebagai bukti bahwa kebudayaan hidup melalui gotong royong.

“Hari Ini Mantra Mulai Bernafas”

Di akhir acara, Ocky kembali berdiri di panggung. Kali ini suaranya terdengar lebih emosional.

“Hari ini Mantra mulai bernafas sebagai identitas baru kebanggaan Majalengka. Dan kalian adalah bagian dari detak pertamanya. Terima kasih. Aku cinta padamu.”

Kalimat itu disambut tepuk tangan panjang. Gerak Mantra Majalengka mungkin hanya butuh hitungan menit untuk ditarikan, tetapi ia menyimpan perjalanan panjang: tentang tanah, angin, manusia, dan identitas yang ingin terus tumbuh.

Dan pagi itu, Majalengka resmi punya ikon baru—sebuah mantra yang lahir dari cinta para warganya sendiri.***

Facebook Comments Box

Penulis : Ahmad Hudri Harisman

Editor : Salman Faqih

Follow WhatsApp Channel mevin.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Menikah dengan Adat Jawa, Darma Mangkuluhur Undang Brian McKnight di Malam Resepsi
Menbud Fadli Zon Sesalkan Pembongkaran Rumah Adat Toraja: Akibat Sengketa Lahan Sejak 1986
Pandji Pragiwaksono Dipolisikan, Indro Warkop: Ini Kemunduran Cara Berpikir Bangsa
Slank Kembali “Menyentil”! Rilis Lagu Baru Berjudul ‘Republik Fufufafa’ di HUT ke-42
Komunitas Keyboardist Majalengka Gelar Anniversary ke-8, Antusiasme Anggota Diluar Prediksi
Heboh Isu Ayu Aulia Jadi Tim Kreatif Kemhan, Ini Fakta dan Profil Sang Selebgram
Membanggakan! “Stecu Stecu” Faris Adam Jadi Satu-satunya Wakil Asia Tenggara di TikTok Global Songs 2025
KPK Dalami Dugaan Aliran Dana Korupsi Iklan Bank BJB dari Ridwan Kamil ke Aura Kasih

Berita Terkait

Rabu, 14 Januari 2026 - 15:44 WIB

Menikah dengan Adat Jawa, Darma Mangkuluhur Undang Brian McKnight di Malam Resepsi

Minggu, 11 Januari 2026 - 19:24 WIB

Menbud Fadli Zon Sesalkan Pembongkaran Rumah Adat Toraja: Akibat Sengketa Lahan Sejak 1986

Sabtu, 10 Januari 2026 - 21:06 WIB

Pandji Pragiwaksono Dipolisikan, Indro Warkop: Ini Kemunduran Cara Berpikir Bangsa

Senin, 29 Desember 2025 - 21:14 WIB

Slank Kembali “Menyentil”! Rilis Lagu Baru Berjudul ‘Republik Fufufafa’ di HUT ke-42

Sabtu, 27 Desember 2025 - 08:03 WIB

Komunitas Keyboardist Majalengka Gelar Anniversary ke-8, Antusiasme Anggota Diluar Prediksi

Berita Terbaru