Mata Kering Saat Menopause? Mungkin Bukan Sekadar Iritasi Biasa

- Redaksi

Sabtu, 26 April 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto ilustrasi. (Panuwat Dangsungnoen dari iStockphoto)

i

Foto ilustrasi. (Panuwat Dangsungnoen dari iStockphoto)

Jakarta, Mevin.ID – Banyak perempuan mengalami mata kering seiring bertambahnya usia. Tapi tahukah kamu, keluhan ini bisa jadi dipicu oleh perubahan hormon saat menopause?

Menurut Dr. Savitha Arun, dokter spesialis mata dari Nethradhama Super Speciality Eye Hospital di Bangalore, fluktuasi hormon—khususnya penurunan kadar estrogen dan androgen—dapat berdampak langsung pada produksi air mata. Efeknya? Mata terasa perih, merah, berpasir, hingga cepat lelah.

“Pergeseran hormon ini mengakibatkan penurunan produksi air mata. Itulah yang memicu gejala mata kering,” ujar Dr. Savitha, dikutip dari The Hindustan Times, Jumat (25/4).

Mata Kering, Bukan Sekadar Masalah Ringan

Meskipun kondisi seperti glaukoma dan degenerasi makula terkait usia juga bisa muncul saat menopause, mata kering merupakan gejala yang paling umum dan langsung terasa. Tantangannya, gejala ini sering kali dianggap sepele atau dikira hanya efek terlalu lama menatap layar.

Padahal, kata Dr. Savitha, mata kering bisa disebabkan kombinasi faktor: fluktuasi hormon, kondisi lingkungan (seperti ruangan AC atau udara kering), gaya hidup, diabetes, hingga kebiasaan “lupa berkedip” saat fokus.

Apa Benar Menopause Bisa Picu Glaukoma dan Katarak?

Ya, fluktuasi hormon juga berdampak lebih luas. Penurunan estrogen bisa meningkatkan stres oksidatif di mata, mempercepat risiko katarak, dan memengaruhi tekanan bola mata yang berkaitan dengan glaukoma.

“Estrogen berperan dalam mengatur tekanan intraokular melalui badan siliaris. Jika kadarnya menurun, risikonya ikut meningkat,” jelasnya.

Bisa Dicegah, Kok. Ini Tipsnya

Untuk mencegah atau mengelola gangguan mata terkait menopause, Dr. Savitha menyarankan:

  • Konsumsi makanan tinggi antioksidan seperti sayur dan buah segar
  • Rutin berolahraga dan kelola berat badan
  • Gunakan kacamata pelindung di lingkungan ekstrem
  • Terapkan aturan 20-20-20 saat menggunakan layar digital: setiap 20 menit, alihkan pandangan selama 20 detik ke objek sejauh 20 kaki
  • Konsumsi suplemen sesuai resep, seperti Omega-3, Vitamin D, dan antioksidan
  • Pertimbangkan terapi IPL (Intense Pulsed Light) jika mengalami mata kering kronis***
Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel mevin.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Cerita Hasna Hasni Belajar Makeup, Si Kembar Cantik Tunarungu yang Viral Menginspirasi Publik
Redefinisi Kebahagiaan: Mengapa Anak Tak Lagi Jadi “Syarat Sah” Lengkapnya Pernikahan?
Berburu Takjil di BTR 7 Bekasi: Dari Tahu Brontak Super Pedas Hingga Es Apaya, Semuanya Ada!
Unik! Di Majalengka, Ikan Lele Disulap Jadi Dessert hingga Minuman Segar Tanpa Bau Amis
Gunung Pantun Stone: “Surga Tersembunyi” Hanya 10 Menit dari Pusat Kota Majalengka yang Butuh Sentuhan Ekstra
Menanam Budaya Kopi yang Kuat di Kalangan Anak Muda Bandung
Indonesia Waspada Virus Nipah: Kemenkes Ingatkan Bahaya Nira Mentah dan Bekas Gigitan Kelelawar
Jasinga “Rafting” Tanpa Pelampung: Saat Nyali Bertemu Kearifan Arus

Berita Terkait

Senin, 9 Maret 2026 - 05:00 WIB

Cerita Hasna Hasni Belajar Makeup, Si Kembar Cantik Tunarungu yang Viral Menginspirasi Publik

Rabu, 4 Maret 2026 - 12:36 WIB

Redefinisi Kebahagiaan: Mengapa Anak Tak Lagi Jadi “Syarat Sah” Lengkapnya Pernikahan?

Sabtu, 21 Februari 2026 - 18:06 WIB

Berburu Takjil di BTR 7 Bekasi: Dari Tahu Brontak Super Pedas Hingga Es Apaya, Semuanya Ada!

Senin, 9 Februari 2026 - 12:11 WIB

Unik! Di Majalengka, Ikan Lele Disulap Jadi Dessert hingga Minuman Segar Tanpa Bau Amis

Jumat, 6 Februari 2026 - 20:31 WIB

Gunung Pantun Stone: “Surga Tersembunyi” Hanya 10 Menit dari Pusat Kota Majalengka yang Butuh Sentuhan Ekstra

Berita Terbaru