Menaker Yassierli: OTT Wamenaker Immanuel Ebenezer Jadi Pukulan Berat bagi Kemnaker

- Redaksi

Kamis, 21 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli menyampaikan keterangan kepada awak media dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis (21/8/2025). (ANTARA/Aji Cakti)

i

Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli menyampaikan keterangan kepada awak media dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis (21/8/2025). (ANTARA/Aji Cakti)

Jakarta, Mevin.ID – Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli menyatakan prihatin atas operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Immanuel Ebenezer.

“Saya prihatin dan menyayangkan peristiwa dugaan tindak pidana korupsi yang saat ini sedang diproses KPK. Saya menghormati proses hukum yang berjalan dan mendukung langkah KPK dalam menindak pelaku korupsi,” kata Yassierli dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis (21/8/2025).

Menurut Yassierli, OTT ini menjadi pukulan berat bagi dirinya dan keluarga besar Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker). “Sejak saya dilantik dalam 10 bulan terakhir, kami tengah melakukan banyak pembenahan terkait integritas, profesionalisme, dan perbaikan layanan. Peristiwa ini tentu sangat berat,” ujarnya.

Ia menegaskan Kemnaker sudah menandatangani Pakta Integritas sesuai arahan Presiden Prabowo, bahwa tidak ada toleransi terhadap perilaku koruptif. Yassierli juga meminta jajarannya siap dicopot bila terbukti melakukan korupsi.

Selain itu, Yassierli menyebut pihaknya telah merotasi pegawai yang terlalu lama menduduki jabatan, memperbaiki proses layanan agar lebih transparan, serta merevisi sejumlah regulasi pelayanan keselamatan dan kesehatan kerja (K3), seperti Permenaker 33/2016, 5/2018, 8/2020, dan 4/1987.

“Peristiwa ini harus jadi pembelajaran bersama. Saya berharap ke depan tidak ada lagi insan Kemnaker yang terlibat praktik korupsi,” tegasnya.

Sebelumnya, KPK mengungkap OTT terhadap Immanuel Ebenezer berkaitan dengan dugaan pemerasan dalam pengurusan sertifikasi K3 terhadap sejumlah perusahaan.***

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel mevin.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Trump Remehkan Lonjakan Harga BBM: “Menang Perang Lawan Iran Jauh Lebih Penting!”
Modus Perusahaan Keluarga: KPK Ungkap Direktur Perusahaan Pemenang Proyek Ternyata ART Bupati Fadia
Setelah Iran, Trump Bidik Kuba: “Rezim Komunis Akan Segera Jatuh!”
“Penyelamat Kami!” Warga Pekalongan Kirim Karangan Bunga ke KPK Usai Penangkapan Bupati Fadia
Skandal Impor Bea Cukai: KPK Sita 5 Mobil Mewah, Enam Pejabat dan Swasta Jadi Tersangka
Ironi Pemilik ‘Bibi Kelinci’: Unggah CCTV Pencurian di Restoran, Selebgram Nabilah O’Brien Malah Jadi Tersangka
Anggaran Makan Bergizi Gratis Pakai Dana Pendidikan, Habiburokhman: Penerimanya Adalah Siswa!
Kim Jong-un Pasang Badan buat Teheran: “Satu Rudal Saja Cukup Lenyapkan Israel”

Berita Terkait

Jumat, 6 Maret 2026 - 15:22 WIB

Trump Remehkan Lonjakan Harga BBM: “Menang Perang Lawan Iran Jauh Lebih Penting!”

Jumat, 6 Maret 2026 - 14:23 WIB

Modus Perusahaan Keluarga: KPK Ungkap Direktur Perusahaan Pemenang Proyek Ternyata ART Bupati Fadia

Jumat, 6 Maret 2026 - 11:23 WIB

“Penyelamat Kami!” Warga Pekalongan Kirim Karangan Bunga ke KPK Usai Penangkapan Bupati Fadia

Jumat, 6 Maret 2026 - 11:11 WIB

Skandal Impor Bea Cukai: KPK Sita 5 Mobil Mewah, Enam Pejabat dan Swasta Jadi Tersangka

Kamis, 5 Maret 2026 - 23:07 WIB

Ironi Pemilik ‘Bibi Kelinci’: Unggah CCTV Pencurian di Restoran, Selebgram Nabilah O’Brien Malah Jadi Tersangka

Berita Terbaru