GUNUNGKIDUL, Mevin.ID – Hujan deras dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kapanewon Ngawen, Gunungkidul, DIY, memicu terjadinya bencana banjir bandang dan tanah longsor pada Selasa (17/2/2026) petang.
Peristiwa ini menyisakan trauma mendalam bagi warga yang rumahnya hancur diterjang material lumpur dan bebatuan besar dari perbukitan.
Kesaksian Warga: “Lumpur dan Batu Banyak Banget”
Suasana mencekam dirasakan oleh Partini, warga Padukuhan Jono, Kalurahan Tancep, yang rumahnya berada tepat di lereng bukit.
Saat hujan deras melanda sekitar pukul 16.00 WIB, air berwarna coklat pekat tiba-tiba datang membawa material batu dan lumpur yang masuk hingga ke dalam rumahnya.
“Saya keluar lewat pintu belakang, tidak berani lewat luar. Lumpur dan batu banyak banget,” ungkap Partini yang terpaksa menyelamatkan diri tanpa sempat menutup pintu rumah.
Senada dengan Partini, warga lainnya bernama Fendi M. Muslim menyebutkan bahwa banjir bandang ini datang secara tiba-tiba tanpa peringatan dini sekitar pukul 16.30 WIB. Material yang dibawa air tidak hanya lumpur, melainkan juga bebatuan besar dan batang kayu dari atas bukit.
Belasan Rumah Rusak dan 51 Jiwa Terdampak
Berdasarkan data sementara yang dihimpun dari Panewu Ngawen, Agus Sumaryono, tercatat dampak kerusakan yang cukup serius:
- Rumah Rusak Berat: 5 unit.
- Rumah Rusak Ringan: 13 unit.
- Warga Terdampak: Sebanyak 12 kepala keluarga dengan total 51 jiwa terpaksa mengungsi ke tempat yang lebih aman.
Proses Evakuasi dan Pembersihan
Hingga Rabu (18/2/2026) pagi, warga dibantu oleh relawan, tim BPBD, serta personel TNI dan Polri terpantau masih berjibaku membersihkan material longsor.
Akses jalan yang sempat tertutup bebatuan besar kini mulai diupayakan terbuka dengan cara memecah batu secara manual maupun alat bantu lainnya.
Kondisi cuaca yang masih tidak menentu membuat petugas mengimbau warga, terutama yang tinggal di lereng perbukitan, untuk tetap waspada terhadap potensi bencana susulan.***
Editor : Bar Bernad





![BPTJ akan membatasi truk angkutan barang di masa libur Nataru 2023, mulai 24 Desember. [ANTARA FOTO/ Fakhri Hermansyah/tom]](https://mevin.id/wp-content/uploads/2026/03/29108-jalan-tol-jakarta-cikampek-ditutup-imbas-demo-buruh-di-cikarang-225x129.webp)





![BPTJ akan membatasi truk angkutan barang di masa libur Nataru 2023, mulai 24 Desember. [ANTARA FOTO/ Fakhri Hermansyah/tom]](https://mevin.id/wp-content/uploads/2026/03/29108-jalan-tol-jakarta-cikampek-ditutup-imbas-demo-buruh-di-cikarang-360x200.webp)














