Jakarta, Mevin.ID – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian meminta pemerintah daerah (pemda) segera memperbaiki berbagai infrastruktur guna menghadapi arus mudik Lebaran atau Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriah/2025 Masehi.
Permintaan ini disampaikan melalui surat edaran dan pertemuan virtual dengan jajaran pemda.
Infrastruktur yang dimaksud meliputi jalan, dermaga, pelabuhan, dan tempat peristirahatan yang menjadi tanggung jawab pemda.
“Kalau terjadi kerusakan jalan provinsi dan kabupaten, itu akan berimbas pada lalu lintas secara nasional,” tegas Tito dalam keterangannya di Jakarta, Rabu.
Mendagri menekankan bahwa perbaikan infrastruktur harus segera dilakukan mengingat prosesnya memerlukan waktu. Selain itu, pemda juga diminta memastikan moda transportasi menaati aturan, seperti kapal yang tidak boleh mengangkut muatan berlebih.
“Kemudian siapkan pelampung sesuai standar operasional prosedur masing-masing,” tambahnya.
Perhatian Khusus untuk Bandara Kecil dan Keamanan Wisata
Tito juga meminta kepala daerah yang memiliki bandara kecil untuk memeriksa kesiapan fasilitas tersebut dalam melayani para pemudik. Beberapa daerah, khususnya di wilayah Indonesia timur seperti Nusa Tenggara Timur (NTT), Maluku, Maluku Utara, dan Papua, memiliki bandara kecil yang dikelola oleh pemda.
“Bandara-bandara kecil itu perlu diperhatikan kondisinya agar dapat beroperasi dengan baik selama masa mudik,” jelas Tito.
Selain infrastruktur transportasi, pemda juga diminta memperhatikan keamanan objek wisata di daerahnya masing-masing untuk menghindari kecelakaan. Pemda juga diimbau untuk bersiap menghadapi potensi bencana hidrometeorologi, seperti banjir dan tanah longsor, yang kerap terjadi selama musim hujan.
“BPBD, Satpol PP, Dinas Perhubungan, dan instansi terkait lainnya harus disiagakan untuk menghadapi cuaca ekstrem,” ujar Tito.
Kendalikan Harga Pangan Jelang Lebaran
Di sisi lain, Mendagri mengingatkan pemda agar terus mengendalikan harga pangan menjelang Lebaran. Meskipun harga pangan saat ini relatif stabil, beberapa komoditas seperti minyak goreng dan cabai perlu menjadi perhatian khusus.
“Pemda harus memastikan ketersediaan dan stabilitas harga pangan agar tidak memberatkan masyarakat, terutama saat menjelang hari raya,” pungkas Tito.
Langkah-langkah ini diharapkan dapat memastikan kelancaran arus mudik Lebaran 2025 serta kenyamanan dan keamanan masyarakat selama perjalanan dan di tempat tujuan.***


























