Mendayung Nyali di Arus Deras: Perjuangan Pelajar Kali Pasir Menembus ‘Tembok’ Jembatan Mangkrak

- Redaksi

Minggu, 1 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LAMPUNG TIMUR, Mevin.ID – Di saat anak-anak seusianya di kota besar mengeluhkan kemacetan dari dalam bus sekolah yang nyaman, para siswa di Desa Kali Pasir, Kecamatan Way Bungur, Lampung Timur, harus memegang dayung lebih kuat.

Bagi mereka, seragam putih-merah, putih-biru dan putih-abu bukan sekadar identitas pelajar, melainkan baju zirah untuk bertarung melawan arus sungai setiap pagi.

Bukan rekreasi atau kegiatan pramuka, mendayung getek (perahu kayu) adalah satu-satunya jalan tempur yang harus mereka lalui demi menjemput masa depan di Desa Tanjung Tirto.

Keberanian di Bawah Bayang-Bayang Beton

Setiap pagi, pemandangan heroik sekaligus miris tersaji di pinggiran sungai. Para pelajar ini harus antre menaiki perahu kecil yang lapuk. Yang membuat hati semakin perih, mereka mendayung tepat di samping tiang-tiang jembatan beton yang mangkrak.

Jembatan yang seharusnya menjadi tumpuan langkah mereka kini hanya berdiri kaku sebagai monumen bisu kegagalan proyek selama dua tahun terakhir.

Besi-besi berkarat yang menonjol dari tiang beton seolah mengejek keberanian mungil para siswa yang bertaruh nyawa di bawahnya.

Melawan Arus, Menantang Maut

Keberanian para siswa ini diuji mencapai batasnya saat musim hujan tiba. Ketika air sungai naik dan arus mengganas, dayung yang mereka pegang harus melawan kekuatan alam yang tak terduga.

“Kalau arus deras, kami waswas. Anak-anak bisa tidak sekolah,” ujar salah satu warga yang menyaksikan perjuangan harian para siswa tersebut.

Namun, semangat belajar tampaknya lebih kuat dari rasa takut akan tenggelam. Meski harus pulang lebih larut karena menunggu arus bersahabat atau menantang derasnya air sungai yang keruh, para pelajar ini tetap berangkat.

Mereka membayar harga pendidikan bukan hanya dengan buku dan pensil, tapi dengan nyali yang tak dimiliki pejabat yang duduk di kantor ber-AC.

Pendidikan yang “Terlupakan” di Meja Birokrasi

Proyek jembatan yang disebut-sebut telah menyerap anggaran hingga puluhan miliar rupiah ini nyatanya tak mampu memberikan jaminan keselamatan bagi warganya.

Rakyat kecil dipaksa bersabar, sementara anak-anak dipaksa dewasa sebelum waktunya untuk mengerti betapa sulitnya akses infrastruktur di daerah sendiri.

Hingga akhir Januari 2026, janji-janji manis pembangunan yang kerap berlayar saat musim kampanye belum juga “mendarat” di Kali Pasir.

Yang ada hanyalah anak-anak yang terus mendayung, melewati tiang-tiang beton yang kini hanya berfungsi sebagai pengingat akan janji yang mangkrak.

Di Kali Pasir, pendidikan bukan lagi soal apa yang ada di dalam buku, tapi soal bagaimana cara bertahan hidup di atas perahu lapuk demi bisa sampai ke ruang kelas.

Mereka adalah pahlawan tanpa tanda jasa bagi masa depan mereka sendiri, mendayung di tengah negara yang seringkali “absen” hadir di tengah mereka.***

Facebook Comments Box

Editor : Bar Bernad

Follow WhatsApp Channel mevin.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polisi Majalengka Gerebek Kontrakan di Babakan Jawa, Pengedar Sabu 11 Gram Berhasil Diringkus
Petani Lembang “Blokade” Jalur Offroad: Jalan Hancur, Pipa Air Pecah, Pakan Ternak Terhambat
Seruan Setop Bayar Pajak Kendaraan: Pemprov Jateng Kalang Kabut, Siapkan Diskon 5 Persen
Tragis di Bojongsoang, Sakit Hati Dihina, Suami Tega Habisi Nyawa Istri di Depan Sang Anak
Investasi Bodong Aplikasi MBA Pangandaran, Polda Jabar Dibanjiri Laporan
WALHI Jabar Endus Kepentingan Politik di Balik Penutupan Bandung Zoo: “Ada Dugaan Janji ke Pihak Tertentu”
Transformasi Regulasi Cagar Budaya dan Implikasi Yuridis Sengketa Lahan SMAN 1 Bandung
Tragedi Pembunuhan Siswa SMPN 26 Bandung: Terungkap Korban Alami Perundungan Sejak SD

Berita Terkait

Senin, 16 Februari 2026 - 21:34 WIB

Polisi Majalengka Gerebek Kontrakan di Babakan Jawa, Pengedar Sabu 11 Gram Berhasil Diringkus

Senin, 16 Februari 2026 - 20:59 WIB

Petani Lembang “Blokade” Jalur Offroad: Jalan Hancur, Pipa Air Pecah, Pakan Ternak Terhambat

Senin, 16 Februari 2026 - 19:31 WIB

Tragis di Bojongsoang, Sakit Hati Dihina, Suami Tega Habisi Nyawa Istri di Depan Sang Anak

Senin, 16 Februari 2026 - 19:07 WIB

Investasi Bodong Aplikasi MBA Pangandaran, Polda Jabar Dibanjiri Laporan

Senin, 16 Februari 2026 - 15:02 WIB

WALHI Jabar Endus Kepentingan Politik di Balik Penutupan Bandung Zoo: “Ada Dugaan Janji ke Pihak Tertentu”

Berita Terbaru