Mengapa Dua Kerangka di Gedung Terbakar Kwitang Baru Ditemukan Setelah 2 Bulan? Ini Penjelasan Polisi

- Redaksi

Jumat, 7 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Mevin.ID — Polisi memastikan dua kerangka manusia yang ditemukan di gedung hangus terbakar di kawasan Kwitang, Jakarta Pusat, identik dengan DNA dua orang yang sebelumnya dilaporkan hilang, yakni M. Farhan Hamid dan Reno Syahputeradewo.

Keduanya hilang pada 29 Agustus 2025, bertepatan dengan kerusuhan yang menyebabkan gedung tersebut terbakar. Namun, kerangka mereka baru ditemukan pada 30 Oktober 2025 — dua bulan setelah peristiwa itu terjadi.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat, AKBP Roby Saputra, menjelaskan penyebab keterlambatan penemuan jasad tersebut. Polisi sudah melakukan olah TKP awal pada 2 September, namun kondisi gedung yang dipenuhi puing-puing membuat jenazah tidak terdeteksi.

“Tidak ada tanda maupun bau yang mengindikasikan keberadaan korban saat itu. Semua bercampur dengan sisa-sisa kebakaran,” kata Roby di RS Polri, Kramat Jati, Jumat (7/11/2025).

Olah TKP lanjutan oleh Puslabfor Polri pada 19 September juga belum menemukan kerangka kedua korban. Roby menyebut, bau tubuh manusia terbakar pada tahap awal nyaris sama dengan bau bangunan yang ikut hangus.

Selain itu, tidak adanya aktivitas pembersihan puing sejak insiden kebakaran membuat keberadaan jenazah tetap tersembunyi. Bahkan sekuriti gedung yang rutin patroli pun tidak melihat tanda-tanda tersebut.

“Kerangka ditemukan karena saat puing mulai dibongkar, baru terlihat dan tercium bau yang berbeda,” ujarnya.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto menambahkan bangunan yang hampir roboh membuat pemilik gedung enggan melakukan aktivitas di dalamnya.

Di sisi lain, Karo Labdokkes Polri Brigjen Sumy Hastry Purwanti memberikan penjelasan ilmiah terkait keterlambatan penemuan kerangka.

“Memasuki bulan kedua, bau sisa tubuh manusia yang terbakar akan mulai berbeda dengan bau bangunan yang terbakar,” jelasnya.

Setelah proses identifikasi DNA, RS Polri memastikan kerangka tersebut adalah Reno dan Farhan. Polisi masih terus melakukan pendalaman untuk memastikan seluruh rangkaian kejadian yang menimpa kedua korban.***

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel mevin.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wamenkum Desak Pembahasan Cepat RUU Pidana Mati Bersama Komisi III DPR
Gempa Berkekuatan M 5,7 Guncang Kepulauan Tanimbar, Maluku
Darurat Mental Health! Menkes Ungkap 28 Juta Penduduk Indonesia Punya Masalah Kejiwaan
Tingkatkan Kinerja, Komisi III DPR RI Setuju Usulan Penambahan Anggaran di Kejaksaan
Tangan Diborgol, Wali Kota Madiun Maidi Resmi Ditahan KPK Terkait Kasus Pemerasan & Gratifikasi
Pakai Rompi Oranye KPK, Bupati Pati Sudewo Bantah Peras Calon Perangkat Desa Rp2,6 Miliar
GUN Ketua LSM Sniper Diperiksa KPK Terkait Korupsi Bupati Bekasi Ade Kunang
Terjaring OTT Jual Beli Jabatan, Bupati Pati Sudewo Tiba di Gedung Merah Putih KPK

Berita Terkait

Rabu, 21 Januari 2026 - 16:30 WIB

Wamenkum Desak Pembahasan Cepat RUU Pidana Mati Bersama Komisi III DPR

Rabu, 21 Januari 2026 - 16:07 WIB

Gempa Berkekuatan M 5,7 Guncang Kepulauan Tanimbar, Maluku

Rabu, 21 Januari 2026 - 11:49 WIB

Darurat Mental Health! Menkes Ungkap 28 Juta Penduduk Indonesia Punya Masalah Kejiwaan

Rabu, 21 Januari 2026 - 11:32 WIB

Tingkatkan Kinerja, Komisi III DPR RI Setuju Usulan Penambahan Anggaran di Kejaksaan

Rabu, 21 Januari 2026 - 08:48 WIB

Tangan Diborgol, Wali Kota Madiun Maidi Resmi Ditahan KPK Terkait Kasus Pemerasan & Gratifikasi

Berita Terbaru