Menjelajah Galery Salapak: Etalase Mimpi UMKM Bandung, dari Seblak hingga Menembus Labuan Bajo

- Redaksi

Kamis, 12 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Dinas KUKM Kota Bandung, Drs. H. R. Budhi Rukmana di Galery Salapak Kota Bandung

i

Kepala Dinas KUKM Kota Bandung, Drs. H. R. Budhi Rukmana di Galery Salapak Kota Bandung

BANDUNG, Mevin.ID – Jika Anda melintas di Jalan Pelajar Pejuang 45, tepatnya di area Hotel Horison No. 121, sebuah bangunan bertajuk “Galery Salapak” pasti akan mencuri perhatian.

Dari balik kaca beningnya, deretan barang unik seolah melambai, mengundang siapa pun untuk singgah dan menelusuri isi di dalamnya.

Begitu melangkah masuk, pengunjung akan disambut nuansa estetik yang kental. Rak-rak kayu yang tertata rapi memamerkan beragam kreasi tangan: mulai dari busana dengan potongan modern, topi, tas etnik, hingga kain batik dengan motif yang bercerita.

Tak hanya memanjakan mata, Galery Salapak juga memanjakan lidah dengan kehadiran mini bar yang menyajikan kuliner khas serta aroma kopi asli Bumi Priangan yang menggugah selera.

Lebih dari Sekadar Galeri

Namun, Salapak—yang merupakan akronim dari Sarana Layanan Pemasaran Koperasi dan UKM—bukan sekadar toko oleh-oleh biasa. Tempat ini adalah “rumah” bagi mimpi-mimpi para perintis usaha kecil di Kota Bandung.

Kepala Dinas KUKM Kota Bandung, Drs. H. R. Budhi Rukmana, M.AP., mengungkapkan bahwa produk-produk di sini adalah hasil nyata dari proses panjang pendampingan start-up UMKM di 30 kecamatan.

“Tenaga pendamping kami mengawal mereka yang benar-benar merintis dari nol, yang belum tahu apa-apa, sampai mereka bisa naik kelas. Salapak hadir sebagai fasilitasi pemasarannya,” ujar Budhi saat ditemui di Galery Salapak, Rabu (11/2/2026).

Dari Bandung ke Kapal Pinisi Labuan Bajo

Keberhasilan pendampingan ini bukan sekadar angka di atas kertas. Produk-produk UMKM Bandung kini mulai “merantau” jauh. Salah satu cerita menarik datang dari timur Indonesia, tepatnya Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur.

Budhi berkisah, seorang pemilik bisnis travel kapal Pinisi di Labuan Bajo sengaja datang ke Salapak. Sang pemilik mengeluhkan banyaknya wisatawan asal Bandung yang merindukan cita rasa kampung halaman saat berlayar.

“Owner travel itu mengajak kerja sama untuk pengiriman produk UMKM kita ke sana. Kami menyambut sangat baik, dan respon para pelaku UMKM binaan kami pun luar biasa antusias,” kenang Budhi.

Siapa sangka, di tengah kemewahan wisata Labuan Bajo, produk lokal Bandung justru menjadi primadona.

“Yang paling laris ternyata seblak bumbu kacang. Itu memang best seller di Galery Salapak. Selain itu, ada juga camilan singkong dari Cemal Cemil Ceu Win,” tambahnya sembari tersenyum.

Misi Naik Kelas

Target berikutnya bukan hanya wisatawan lokal atau perantau, tapi juga membidik lidah turis asing. Dinas KUKM Kota Bandung berkomitmen untuk terus mencetak pengusaha baru melalui program pendampingan yang konsisten.

“Setiap tahun, setidaknya ada 900 UKM yang kami dampingi. Meski tantangannya besar, sedikitnya 10 persen dari mereka berhasil naik level setiap tahunnya,” pungkas Budhi.

Bagi Anda yang ingin melihat bagaimana kreativitas warga Bandung bertransformasi menjadi produk kelas dunia, Galery Salapak bukan hanya tempat berbelanja, tapi bukti bahwa usaha kecil jika dikawal dengan hati, bisa melanglang buana hingga ke ujung negeri.***

 

Facebook Comments Box

Penulis : Atep Abdilah Kurniawan

Editor : Bar Bernad

Follow WhatsApp Channel mevin.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wasekjen Projo Zulhamedy Syamsi: UU BUMN No. 19 Tahun 2025 Perkuat Akuntabilitas Publik dan Tata Kelola Korporasi
Lampu Kuning! Bappenas Sebut Pulau Jawa Terancam Krisis Air, Jakarta dan Jatim Jadi Sorotan Utama
Rupiah Dekati Rp17.000, Menkeu Purbaya: Fondasi Ekonomi Kita Masih Bagus
Gas Pol Transisi Energi, Menteri Bahlil Siapkan ‘Sweetener’ untuk Konversi Motor Listrik
Harga Minyak Dunia Melonjak, Menkeu Purbaya Buka Opsi Pangkas Anggaran Operasional MBG
bank bjb syariah Santuni Anak Yatim: Tebar Kebahagiaan dan Perkuat Kebersamaan di Ramadan 1447 H
Proyeksi Ekonomi RI Jadi Negatif, Airlangga Balas Kekhawatiran Fitch Soal Makan Bergizi Gratis
Perangi Scam! OJK Blokir 436 Ribu Rekening Penipu, Rp566 Miliar Dana Korban Diselamatkan

Berita Terkait

Minggu, 15 Maret 2026 - 20:54 WIB

Wasekjen Projo Zulhamedy Syamsi: UU BUMN No. 19 Tahun 2025 Perkuat Akuntabilitas Publik dan Tata Kelola Korporasi

Sabtu, 14 Maret 2026 - 16:56 WIB

Lampu Kuning! Bappenas Sebut Pulau Jawa Terancam Krisis Air, Jakarta dan Jatim Jadi Sorotan Utama

Selasa, 10 Maret 2026 - 20:06 WIB

Rupiah Dekati Rp17.000, Menkeu Purbaya: Fondasi Ekonomi Kita Masih Bagus

Senin, 9 Maret 2026 - 20:18 WIB

Gas Pol Transisi Energi, Menteri Bahlil Siapkan ‘Sweetener’ untuk Konversi Motor Listrik

Sabtu, 7 Maret 2026 - 11:18 WIB

Harga Minyak Dunia Melonjak, Menkeu Purbaya Buka Opsi Pangkas Anggaran Operasional MBG

Berita Terbaru