Menkeu Purbaya Tegaskan Data Rp234 Triliun Dana Pemda Mengendap Valid

- Redaksi

Jumat, 31 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa

i

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa

Jakarta, Mevin.ID — Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa data mengenai dana pemerintah daerah (pemda) sebesar Rp234 triliun yang mengendap di perbankan adalah akurat dan telah melalui proses verifikasi resmi.

Purbaya menyebut pihaknya bekerja berdasarkan data sahih, sehingga keberatan sejumlah pemda tidak berdasar.

“Data adalah hal yang paling penting. Banyak daerah yang protes dan menyalahkan Kemenkeu karena dianggap tidak akurat, tapi kami selalu berpegang pada data resmi yang sudah dicek berkali-kali,” ujar Purbaya saat Upacara Hari Oeang ke-79 di Jakarta, Kamis (30/10).

Ia juga menegaskan bahwa data tersebut merupakan tanggung jawab Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan yang memastikan validitas laporan sebelum dipublikasikan.

Purbaya menginstruksikan seluruh jajaran Kemenkeu untuk meningkatkan akurasi pengelolaan anggaran, termasuk memastikan APBN digunakan tepat waktu dan tepat sasaran.

“Pastikan setiap rupiah yang dialokasikan digunakan semaksimal mungkin untuk kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.

BI Pastikan Data Disusun Berdasarkan Laporan Bank

Sebelumnya, Bank Indonesia (BI) menyatakan bahwa data simpanan pemda dihimpun dari laporan seluruh bank dan telah diverifikasi sebelum dipublikasi kepada publik.

“Data posisi simpanan perbankan dipublikasikan secara agregat dalam Statistik Ekonomi dan Keuangan Indonesia di website BI,” jelas Kepala Departemen Komunikasi BI, Ramdan Denny Prakoso.

Diprotes Sejumlah Kepala Daerah

Data yang disampaikan Menkeu menuai reaksi dari sejumlah pemda. Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution, misalnya, menyebut saldo Rekening Kas Umum Daerah (RKUD) Pemprov Sumut hanya sekitar Rp990 miliar, bukan Rp3,1 triliun seperti yang disebutkan.

“Nanti kita cek lagi, apakah ada salah input atau bagaimana. RKUD kita terbuka, dan saat ini tercatat Rp990 miliar,” kata Bobby, Selasa (21/10).***

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel mevin.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Harga Minyak Dunia Melonjak, Menkeu Purbaya Buka Opsi Pangkas Anggaran Operasional MBG
bank bjb syariah Santuni Anak Yatim: Tebar Kebahagiaan dan Perkuat Kebersamaan di Ramadan 1447 H
Proyeksi Ekonomi RI Jadi Negatif, Airlangga Balas Kekhawatiran Fitch Soal Makan Bergizi Gratis
Perangi Scam! OJK Blokir 436 Ribu Rekening Penipu, Rp566 Miliar Dana Korban Diselamatkan
Selat Hormuz Ditutup, Pemerintah Percepat Impor Minyak dari AS; Projo Apresiasi Langkah Cepat
Kelas Menengah Indonesia Menyusut, Ekonomi RI Dibayangi ‘Tepi Ketidakpastian’
Menteri UMKM Bongkar Biang Kerok Banjir Impor China: Permainan Kargo dan Oknum Bea Cukai
Gurita Alfamart-Indomaret Tembus 44 Ribu Gerai, Pemerintah Siapkan Ultimatum Setop Ekspansi ke Desa

Berita Terkait

Jumat, 6 Maret 2026 - 20:40 WIB

bank bjb syariah Santuni Anak Yatim: Tebar Kebahagiaan dan Perkuat Kebersamaan di Ramadan 1447 H

Kamis, 5 Maret 2026 - 15:04 WIB

Proyeksi Ekonomi RI Jadi Negatif, Airlangga Balas Kekhawatiran Fitch Soal Makan Bergizi Gratis

Kamis, 5 Maret 2026 - 13:36 WIB

Perangi Scam! OJK Blokir 436 Ribu Rekening Penipu, Rp566 Miliar Dana Korban Diselamatkan

Selasa, 3 Maret 2026 - 14:10 WIB

Selat Hormuz Ditutup, Pemerintah Percepat Impor Minyak dari AS; Projo Apresiasi Langkah Cepat

Senin, 2 Maret 2026 - 22:07 WIB

Kelas Menengah Indonesia Menyusut, Ekonomi RI Dibayangi ‘Tepi Ketidakpastian’

Berita Terbaru