Jakarta, Mevin.ID – Menteri Koperasi dan UKM (Menkop UKM) Budi Arie Setiadi menerima audiensi Walikota terpilih Kota Bogor, Dedie A Rachim, membahas penguatan koperasi di Kota Bogor, salah satunya kontribusi untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Dalam pertemuan yang berlangsung di Jakarta, Senin (10/2/2025), Budi Arie menekankan koperasi memiliki peran penting dalam mendukung program pemerintah, terutama dalam distribusi bahan baku untuk program Makan Bergizi Gratis.
Budi berharap koperasi dapat berperan sebagai bagian dari rantai pasokan untuk menjalankan program ini, sehingga kesejahteraan masyarakat terjamin.
“Koperasi harus menjadi bagian dari solusi dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, terutama dalam mendukung kebijakan pemerintah seperti program Makan Bergizi Gratis,” ujar Budi, Senin.
Baca Juga :
Menkop Budi Arie Sampaikan Tips Berkoperasi Saat Terima Pengurus KBN Indonesia
100 Hari Kerja, Menkop Budi Arie Kembalikan Marwah Koperasi
Menkop Budi Arie Paparkan 4 Kiat Agar Koperasi Miliki Daya Saing
Koperasi Bisa Jauh Lebih Baik dari Perusahaan Besar seperti BUMN atau Swasta
Menkop Budi Arie Juga sampaikan Tips berkoperasi antara lain Pertama, pengurus koperasi harus mampu menciptakan inovasi berbasis teknologi karena hal tersebut akan meningkatkan efisiensi dan memperluas akses pasar. Di sisi lain, pemanfaatan teknologi juga dapat memudahkan seluruh anggota serta mitra koperasi.
Kedua, Menkop Budi Arie mendorong koperasi untuk melakukan diversifikasi usaha, agar ragam kegiatan bisnis yang dijalankan semakin luas. Dengan begitu, sumber pendapatan koperasi akan bertambah, yang pada akhirnya mendorong peningkatan kesejahteraan anggota.
Ketiga, Menkop Budi Arie menekankan pentingnya peningkatan kapasitas anggota melalui pendidikan dan pelatihan. Dengan pengetahuan dan keterampilan SDM koperasi yang lebih baik, anggota dapat berkontribusi lebih optimal dalam pengelolaan dan pengembangan koperasi.
Dan Keempat, koperasi harus mampu menjalin kemitraan strategis dengan berbagai pihak untuk meningkatkan kapasitas usaha. Saat ini, dengan adanya beragam program prioritas pemerintah, terdapat banyak peluang yang dapat dikerjasamakan dengan koperasi.
Bahas tantangan dan solusi koperasi
Sementara Walikota Bogor terpilih Dedie A Rahim mengungkapkan tantangan dalam berkoperai termasuk saja yang menghambat perkembangan koperasi.
Pemerintah Kota Bogor diharapkan memberikan perhatian lebih untuk mengatasi hambatan-hambatan ini, agar koperasi dapat berkembang dan berperan lebih besar dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Dengan adanya pertemuan ini, diharapkan koperasi di Kota Bogor dapat meningkatkan kapasitas usaha mereka, baik itu koperasi simpan pinjam maupun koperasi serba usaha, sehingga berkontribusi lebih besar dalam memperkuat perekonomian berbasis kebersamaan dan gotong royong.***


























