Menteri KKP Konfirmasi 3 Pegawainya Berada di Pesawat yang Hilang, Berikut Daftar Identitasnya

- Redaksi

Sabtu, 17 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Indonesia Sakti Wahyu Trenggono dalam Konferensi Pers terkait Kecelakaan Pesawat Indonesia Airtransport. (Tangkapan Layar Youtube)

Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Indonesia Sakti Wahyu Trenggono dalam Konferensi Pers terkait Kecelakaan Pesawat Indonesia Airtransport. (Tangkapan Layar Youtube)

JAKARTA, Mevin.ID – Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP), Sakti Wahyu Trenggono, memberikan pernyataan resmi terkait insiden hilang kontaknya pesawat ATR 42-500 milik Indonesia Air Transport (IAT) di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, Sabtu (17/1/2026).

Menteri Trenggono mengonfirmasi bahwa terdapat tiga orang pegawai KKP yang berada di dalam pesawat dengan nomor registrasi PK-THT tersebut. Pesawat itu sedang mengemban misi resmi negara, yakni pengawasan sumber daya kelautan melalui udara (air surveillance).

Identitas Pegawai KKP di Dalam Pesawat

Dalam konferensi pers daring, Menteri Trenggono mengungkap identitas ketiga pegawainya yang berasal dari Direktorat Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP):

  • Ferry Irawan (Pangkat: Penata Muda Tingkat I)
  • Deden Mulyana (Pangkat: Penata Muda Tingkat I)
  • Yoga Naufal

“Kami terus terang sedih dan prihatin, dan berdoa yang terbaik untuk para penumpang dan kru pesawat tersebut. Saya mohon doa dari teman-teman semua agar segera ditemukan,” ujar Trenggono dengan nada emosional.

Revisi Jumlah Awak Pesawat

Di saat yang sama, manajemen PT Indonesia Air Transport (IAT) melakukan klarifikasi mengenai jumlah kru yang bertugas. Direktur Utama IAT, Tri Adi Wibowo, merevisi informasi simpang siur yang sebelumnya menyebutkan ada delapan kru.

“Kami konfirmasi dan revisi, kru yang on board berjumlah tujuh orang, bukan delapan. Jadi total orang di dalam pesawat (POB) adalah 10 orang, terdiri dari 7 kru dan 3 pegawai KKP sebagai penumpang,” jelas Tri Adi Wibowo.

Manajemen IAT Bertolak ke Makassar

Pihak IAT menyatakan telah mengirimkan tim khusus ke Makassar untuk berkoordinasi langsung di Posko Basarnas. Hingga pukul 19.20 WIB, status pesawat masih dalam pencarian intensif.

Menteri KKP menegaskan bahwa pihaknya menyerahkan sepenuhnya proses investigasi kepada Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) dan Kementerian Perhubungan.

Saat ini, fokus utama kementerian adalah mendukung penuh Basarnas dalam upaya pencarian di area pegunungan Maros yang dikenal memiliki medan cukup berat.***

Facebook Comments Box

Editor : Bar Bernad

Sumber Berita: CNBC Indonesia

Follow WhatsApp Channel mevin.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bahaya! Sudah 4 Kasus Anak Bunuh Diri di Indonesia dalam Dua Bulan Pertama 2026
Buka Kartu! Eks Jubir Kenang Momen Jokowi ‘Galau’ soal Revisi UU KPK Saat di Amerika
Beda Suara dengan Jokowi, Istana Tegaskan Tak Ada Rencana Revisi UU KPK ke Versi Lama
Menkeu Purbaya Optimis Gugatan MBG di MK Bakal Kandas: ‘Dalilnya Lemah’
Penjelasan tentang KHGT sebagai Pedoman Muhammadiyah Tentukan Awal Ramadan 1447 H
Kisah Pilu Norida Akmal Ayob: 18 Tahun Hidup Sengsara di Lombok, Akhirnya Dijemput Pulang ke Malaysia
Hilal Masih di Bawah Ufuk, Kemenag Prediksi 1 Ramadan 1447 H Jatuh pada Kamis 19 Februari
Survei Indikator: Warga Jabar Puas Infrastruktur, Tapi Keluhkan Akses Modal Ekonomi.

Berita Terkait

Rabu, 18 Februari 2026 - 21:00 WIB

Bahaya! Sudah 4 Kasus Anak Bunuh Diri di Indonesia dalam Dua Bulan Pertama 2026

Rabu, 18 Februari 2026 - 19:08 WIB

Buka Kartu! Eks Jubir Kenang Momen Jokowi ‘Galau’ soal Revisi UU KPK Saat di Amerika

Rabu, 18 Februari 2026 - 18:45 WIB

Beda Suara dengan Jokowi, Istana Tegaskan Tak Ada Rencana Revisi UU KPK ke Versi Lama

Rabu, 18 Februari 2026 - 18:23 WIB

Menkeu Purbaya Optimis Gugatan MBG di MK Bakal Kandas: ‘Dalilnya Lemah’

Selasa, 17 Februari 2026 - 23:00 WIB

Penjelasan tentang KHGT sebagai Pedoman Muhammadiyah Tentukan Awal Ramadan 1447 H

Berita Terbaru