Menteri LH Sebut Pengelolaan Sampah Cimahi Ungguli Bandung, FK3I: Ada yang Salah dengan Kepemimpinan Kota Bandung

- Redaksi

Minggu, 18 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDUNG, Mevin.ID – Menteri Lingkungan Hidup (LH), Hanif Faisol Nurofiq, menyoroti ketimpangan performa pengelolaan sampah di kawasan Bandung Raya.

Dalam kunjungannya ke sejumlah titik di Kota Bandung pada Jumat (16/1/2026), Hanif secara terang-terangan memuji gerak cepat Kota Cimahi dan menilai Kota Bandung masih tertinggal jauh.

“Dari Bandung Raya seperti Kota Bandung, Kabupaten Bandung, Bandung Barat, Cimahi, ini Cimahinya sudah relatif bergerak cepat. Kota Bandung ini yang kurang, ini harus kita tingkatkan,” tegas Hanif saat meninjau Pasar Caringin, Kota Bandung.

Capaian 22 Persen: Ultimatum untuk Pemkot Bandung

Menteri LH mengungkapkan fakta bahwa pengelolaan sampah di Kota Bandung baru mencapai angka 22 persen. Dengan produksi sampah harian mencapai 1.500 ton, masih ada sekitar 70 persen lebih sampah yang belum terolah secara optimal.

Hanif pun memberikan ultimatum kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung agar segera menuntaskan masalah ini sesuai amanat Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2008.

Ia mengingatkan bahwa Wali Kota memiliki kewenangan penuh sebagai penyelenggara pengelolaan sampah di wilayahnya.

“Maka kita mohon dengan sangat Bapak Wali Kota berkenan mendorong lebih cepat pelaksanaan sampah. Bapak Wali Kota punya kewenangan penuh untuk itu,” tambahnya.

Kritik Tajam FK3I: Anggaran Besar Bukan Jaminan

Menanggapi pernyataan Menteri LH, Koordinator Pusat FK3I (Forum Komunikasi Kader Konservasi Indonesia), Dedi Kurniawan, menyatakan kekecewaan mendalam terhadap kinerja Pemkot Bandung.

Dedi menyoroti bahwa secara finansial, Kota Bandung merupakan daerah dengan kemampuan anggaran paling unggul di Bandung Raya, namun gagal dalam eksekusi di lapangan.

“Kami sangat kecewa. Dari sisi kemampuan anggaran, Kota Bandung paling unggul di Bandung Raya, tapi nyatanya tak mampu mengelola sampah dengan baik. Ini menunjukkan ada yang salah dari sisi kepemimpinan,” ujar Dedi Kurniawan.

Desak Perubahan Paradigma Menuju Bencana Ekologis

Lebih lanjut, Dedi menekankan perlunya perubahan paradigma kepemimpinan dalam memandang masalah sampah. Menurutnya, sampah jangan lagi dipandang sebagai barang tak berguna, melainkan ancaman nyata jika tidak dikelola dengan serius.

“Perlu perubahan paradigma. Jika masalah sampah ini dibiarkan terus-menerus, maka ini akan menjadi bencana ekologis bagi kita semua. Kami warga Kota Bandung berharap pemerintah kota bisa benar-benar serius, bukan sekadar janji,” tegas Dedi.

Selain memberikan ultimatum, Menteri LH juga meminta Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk turun tangan membantu percepatan pengolahan sampah secara masif di seluruh Kawasan Bandung Raya agar sinergi antara Gubernur dan Wali Kota dapat berjalan lebih efektif.***

Facebook Comments Box

Penulis : Bar Bernad

Follow WhatsApp Channel mevin.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tim Patroli Polres Cianjur Siap Kejar Aksi Perang Sarung juga Awasi Medsos Selama Ramadan
Pemprov Jabar Siapkan 3.040 Tiket Mudik Gratis 2026, Segera Daftar di Aplikasi Sapawarga
Nasib Pilu Petani Cikarang Selatan, Sawah Terancam Digusur Rusun, “Kang Dedi, Ieu Pare Encan Panen Geus Di-Doser!”
Perkuat Perlindungan Pekerja, BPJS Ketenagakerjaan Bekasi Kota Ajak Perusahaan Kolaborasi Lewat Forum Komunikasi
Polda Jabar Musnahkan Barang Bukti Kejahatan: Puluhan Kilo Sabu hingga Ribuan Knalpot Brong
Buntut Mobil Dinas ‘Nakal’ Ganti Plat di Tuban, Pertamina Sanksi Tegas SPBU Latsari
Tragedi Ledakan Petasan di Situbondo: Rumah Rata dengan Tanah, 1 Tewas dan 6 Luka-Luka
Semangat Toleransi di Kelenteng Hok Lay Kiong: Mas Tri dan Istri Rayakan Imlek Bersama Warga

Berita Terkait

Kamis, 19 Februari 2026 - 09:25 WIB

Tim Patroli Polres Cianjur Siap Kejar Aksi Perang Sarung juga Awasi Medsos Selama Ramadan

Kamis, 19 Februari 2026 - 08:57 WIB

Pemprov Jabar Siapkan 3.040 Tiket Mudik Gratis 2026, Segera Daftar di Aplikasi Sapawarga

Rabu, 18 Februari 2026 - 22:33 WIB

Nasib Pilu Petani Cikarang Selatan, Sawah Terancam Digusur Rusun, “Kang Dedi, Ieu Pare Encan Panen Geus Di-Doser!”

Rabu, 18 Februari 2026 - 22:30 WIB

Perkuat Perlindungan Pekerja, BPJS Ketenagakerjaan Bekasi Kota Ajak Perusahaan Kolaborasi Lewat Forum Komunikasi

Rabu, 18 Februari 2026 - 20:30 WIB

Polda Jabar Musnahkan Barang Bukti Kejahatan: Puluhan Kilo Sabu hingga Ribuan Knalpot Brong

Berita Terbaru