Menteri LH Soroti Pertanian Sayuran Amerika Selatan di Lokasi Longsor Cisarua, Tim Ahli Diterjunkan

- Redaksi

Senin, 26 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDUNG BARAT, Mevin.ID – Menteri Lingkungan Hidup (LH), Hanif Faisol Nurofiq, mengungkapkan temuan menarik saat meninjau lokasi bencana longsor di Kampung Pasirkuning dan Pasirkuda, Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Minggu (25/1/2026).

Hanif menyoroti perubahan bentang alam di kaki Gunung Burangrang yang kini didominasi oleh komoditas sayuran asal Amerika Selatan, yang dinilai menjadi salah satu faktor perubahan ekosistem di wilayah tersebut.

Perubahan Pola Tanam dan Urbanisasi

Menurut Hanif, hamparan pertanian intensif yang menanam jenis sayuran seperti paprika, kentang, hingga kol kubis merupakan varietas subtropis yang berasal dari wilayah Andes, seperti Chile dan Peru.

Ia menilai masifnya penanaman komoditas non-lokal ini dipicu oleh perubahan pola makan masyarakat perkotaan yang berdampak pada permintaan pasar.

“Ini aspek dari urbanisasi yang cukup masif di kota-kota, sehingga membawa perubahan pola makan kita. Kita makan hal yang sepertinya bukan habit kita, seperti kentang, kol, kubis, paprika,” ujar Hanif di lokasi bencana.

Kondisi ini mendorong pembukaan lahan hutan di kawasan pegunungan secara besar-besaran untuk dijadikan area pertanian produktif, yang secara teknis mengubah struktur resapan air dan kestabilan tanah.

Kajian Saintifik Selama Dua Minggu

Meski melihat adanya keterkaitan antara pola pertanian dengan risiko bencana, Menteri Hanif menegaskan pihaknya tidak akan terburu-buru mengambil kesimpulan tanpa dasar data yang kuat.

Pemerintah akan menurunkan tim khusus yang terdiri dari para ahli dan akademisi, termasuk dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), untuk melakukan kajian mendalam selama satu hingga dua minggu ke depan.

“Kalau bicara lingkungan ini harus saintis, tidak bisa main kira-kira. Kami perlu waktu untuk merumuskan langkah-langkah selanjutnya berdasarkan kajian detail,” tegasnya.

Data Bencana Longsor Cisarua

Bencana longsor di Cisarua ini menjadi perhatian nasional mengingat dampaknya yang sangat besar. Berdasarkan data terkini, tercatat:

  • Korban Meninggal: Puluhan jiwa (Data terus diperbarui, laporan terakhir menyebut angka 25 orang).
  • Korban Hilang: Puluhan warga masih dalam proses pencarian oleh tim SAR gabungan.
  • Dampak Fisik: Puluhan rumah warga tertimbun material tanah.

Pemerintah melalui Mendagri juga telah memberikan sinyal bahwa wilayah terdampak tersebut kemungkinan besar tidak layak lagi untuk ditempati, sehingga opsi relokasi warga menjadi prioritas utama pasca-masa tanggap darurat.***

Facebook Comments Box

Editor : Bar Bernad

Sumber Berita: Liputan6

Follow WhatsApp Channel mevin.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Membela Kebun Sendiri Berujung Bui: Kakek Herman Jadi Tersangka Usai Dikeroyok Pencuri, Di Mana Keadilan?
Tol Cipali Membara, Truk Tangki BBM Pertamina Terbakar di KM 185, Arus Jakarta-Cirebon Sempat Ditutup
Gempa Magnitudo 4,8 Guncang Pangandaran, Getaran Terasa Hingga Bandung
Akhir Kekejaman di Lakarsantri: Polrestabes Surabaya Resmi Tahan Pasutri Penyiksa Balita 4 Tahun
Terungkap! Motif Mutilasi dalam Koper di Brebes: Pelaku Sakit Hati Ditagih Hutang, Gasak Uang Belasan Juta
Mal Ciputra Cibubur Terbakar: Unit Jaecoo J5 dan J8 Berhasil Dievakuasi, Showroom Dipastikan Aman
Waspada! BMKG Prediksi Cuaca Ekstrem di Jawa Barat Hingga 22 Februari 2026
Cahaya Lampion dan Atraksi Barongsai Meriahkan Imlek 2577 di Klenteng Hok Lay Kong Bekasi

Berita Terkait

Rabu, 18 Februari 2026 - 11:23 WIB

Membela Kebun Sendiri Berujung Bui: Kakek Herman Jadi Tersangka Usai Dikeroyok Pencuri, Di Mana Keadilan?

Rabu, 18 Februari 2026 - 10:16 WIB

Tol Cipali Membara, Truk Tangki BBM Pertamina Terbakar di KM 185, Arus Jakarta-Cirebon Sempat Ditutup

Rabu, 18 Februari 2026 - 08:06 WIB

Gempa Magnitudo 4,8 Guncang Pangandaran, Getaran Terasa Hingga Bandung

Selasa, 17 Februari 2026 - 20:02 WIB

Akhir Kekejaman di Lakarsantri: Polrestabes Surabaya Resmi Tahan Pasutri Penyiksa Balita 4 Tahun

Selasa, 17 Februari 2026 - 19:43 WIB

Terungkap! Motif Mutilasi dalam Koper di Brebes: Pelaku Sakit Hati Ditagih Hutang, Gasak Uang Belasan Juta

Berita Terbaru