Menteri Pertanian Tegaskan Tidak Ada Kompromi untuk Pelanggaran Takaran MinyaKita

- Redaksi

Selasa, 11 Maret 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman ditemui awak media seusai pertemuan dengan Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Anindya Bakrie, di Jakarta, Senin (10/3/2025). ANTARA/Harianto

Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman ditemui awak media seusai pertemuan dengan Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Anindya Bakrie, di Jakarta, Senin (10/3/2025). ANTARA/Harianto

Solo, Mevin.ID – Menteri Pertanian RI, Andi Amran Sulaiman, menegaskan bahwa tidak boleh ada kompromi dalam penindakan terhadap pelanggaran takaran MinyaKita di pasaran. Hal ini disampaikan Amran saat berkunjung ke Solo, Jawa Tengah, Selasa (11/3/2025).

“Kami sudah berkoordinasi dengan penegak hukum, Pak Kapolri. Yang bersalah akan ditindak tegas,” tegas Amran.

Penegakan Hukum Tegas untuk Lindungi Rakyat

Amran menegaskan bahwa siapa pun yang melanggar aturan terkait MinyaKita harus ditindak tegas. “Karena kalau kita kompromi, sama saja dengan membiakkan kejahatan, dan korbannya adalah rakyat,” ujarnya.

Mengenai temuan MinyaKita yang dijual tidak sesuai takaran 1 liter pada kemasan, Amran mengaku telah berkoordinasi dengan Menteri Perdagangan, Budi Santoso. “Kami kompak dengan Pak Mendag. Justru informasi awal dari Pak Mendag, dan kami mengecek di lapangan. Jadi, kami kompak dengan beliau,” jelasnya.

Lima Tempat Produksi Disegel

Amran mengungkapkan bahwa aparat penegak hukum telah menyegel lima tempat produksi MinyaKita yang terbukti menjual produk tidak sesuai takaran. “Hari Sabtu ada tiga, tadi dua, jadi total lima yang kami dapatkan. Pasti kami tindak, kayaknya sudah disegel. Kami koordinasi dengan Pak Mendag agar disegel. Tidak ada ruang untuk mempermainkan rakyat kecil. Kalau bisa dipidana, pasti dipidana,” tegasnya.

Ia juga menyatakan bahwa situasi di lapangan sudah menunjukkan perbaikan. “Tadi saya cek langsung, masih ada yang kurang, tapi tidak seperti empat hari lalu. Jadi, ada perubahan,” ujarnya.

Koordinasi dengan Pemerintah Daerah

Sementara itu, terkait temuan MinyaKita di Pasar Gede, Solo, yang tidak sesuai takaran 1 liter, Wali Kota Surakarta, Respati Ardi, mengaku telah berkoordinasi dengan aparat bidang perekonomian. “Kami cek di sana, memang ada selisih sedikit. Tadi Pak Mentan sudah mengecek, ada miring sedikit. Kami dari Tim Satgas Pangan berkomunikasi dengan produsen agar lebih teliti lagi supaya berat bersihnya betul-betul 1 liter,” kata Respati.

Respati menegaskan bahwa jika ditemukan pelanggaran, sanksi akan diberikan. “TPID di dalamnya ada polisi. Kalau tidak sesuai takaran, harus ditarik, diganti, dan produsen harus bertanggung jawab. Kami di daerah sebagai pengawas supaya masyarakat tidak dirugikan,” tegasnya.

Komitmen Melindungi Konsumen

Amran menegaskan bahwa pemerintah akan terus memantau dan menindak tegas pelanggaran terkait MinyaKita. “Kami tidak akan mentolerir praktik-praktik yang merugikan rakyat. Ini adalah komitmen kami untuk melindungi konsumen dan memastikan produk yang beredar sesuai dengan standar,” pungkasnya.

Dengan langkah tegas ini, diharapkan praktik pelanggaran takaran MinyaKita dapat dihentikan dan kepercayaan masyarakat terhadap produk MinyaKita dapat dipulihkan.***

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel mevin.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rupiah Nyaris Tembus Rp17.000, Menkeu Purbaya: Tenang, Ekonomi Kita Masih Kuat!
Produksi Nikel 2026 Melorot, Sengaja Dipangkas Kementerian ESDM: Ini Alasannya 
Selamatkan Industri Tekstil, Pemerintah Bentuk BUMN Baru di Bawah Danantara Senilai Rp101 Triliun
Pemprov Jabar Rancang Skema Swap Share: Lepas Saham Kertajati demi Bandara Husein Sastranegara
Rekrutmen Kemenkes Program Penguatan Sistem Rujukan Nasional, Link Pendaftarannya di Sini
Minimarket Sumedang Wajib ‘Wakaf Hijau’? Tuntutan Syarat Izin Baru Berbasis Lingkungan Mencuat
Disindir Prabowo Soal Praktik ‘Main Mata’ di Pajak dan Bea Cukai, Menkeu Purbaya Siap Bersih-Bersih Skuad
Rahasia Gizi Super Ikan Sidat: Omega 3 Tertinggi di Dunia Versi BRIN

Berita Terkait

Senin, 19 Januari 2026 - 22:34 WIB

Rupiah Nyaris Tembus Rp17.000, Menkeu Purbaya: Tenang, Ekonomi Kita Masih Kuat!

Kamis, 15 Januari 2026 - 18:15 WIB

Produksi Nikel 2026 Melorot, Sengaja Dipangkas Kementerian ESDM: Ini Alasannya 

Rabu, 14 Januari 2026 - 21:44 WIB

Selamatkan Industri Tekstil, Pemerintah Bentuk BUMN Baru di Bawah Danantara Senilai Rp101 Triliun

Rabu, 14 Januari 2026 - 08:44 WIB

Pemprov Jabar Rancang Skema Swap Share: Lepas Saham Kertajati demi Bandara Husein Sastranegara

Selasa, 13 Januari 2026 - 12:34 WIB

Rekrutmen Kemenkes Program Penguatan Sistem Rujukan Nasional, Link Pendaftarannya di Sini

Berita Terbaru