Miris! Dedi Mulyadi Soroti Anggaran Jalan Kota Bandung yang Kalah Jauh dari Belanja Hibah

- Redaksi

Jumat, 19 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandung, Mevin.ID – Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, mengungkapkan keprihatinannya terhadap alokasi anggaran pembangunan di Kota Bandung.

Hal ini terungkap dalam diskusinya bersama Wali Kota Bandung, Farhan, saat membahas evaluasi anggaran belanja kota tersebut.

​Dalam pertemuan tersebut, Dedi Mulyadi atau yang akrab disapa KDM, mempertanyakan kecilnya alokasi anggaran untuk perbaikan jalan di Kota Bandung.

Menurut data yang dipaparkan Farhan, anggaran jalan Kota Bandung hanya dipatok sebesar Rp137 Miliar. Angka ini dinilai KDM sangat tidak proporsional untuk kota sekelas Bandung yang memiliki total anggaran mencapai Rp7,4 Triliun.

@percaya.gakpercayaWALIKOTA FARHAN ANEH!! DEDI MULYADI BINGUNG DUIT HIBAH LEBIH GEDE DARIPADA BANGUN JALAN #dedimulyadi #kangdedimulyadi #kdm

♬ suara asli – Percaya Gak Percaya – Percaya Gak Percaya

​”137 Miliar? Kekecilan untuk Kota Bandung jalan segitu mah! Minimal 400 Miliar dari anggaran 7 Triliun,” tegas Dedi Mulyadi sambil menyayangkan kondisi infrastruktur jalan di pusat Provinsi Jawa Barat tersebut.

​Berdasarkan data yang ada, kondisi jalan di Kota Bandung yang masuk kategori ‘mantap’ atau mulus baru mencapai 17%.

KDM membandingkan alokasi tersebut dengan proyek provinsi di area Bandung yang menghabiskan Rp53 Miliar hanya untuk satu jalur dengan fasilitas lengkap, sementara anggaran kota untuk seluruh wilayahnya dirasa kurang memadai.

​Kejanggalan Anggaran Hibah

Sorotan tajam juga diarahkan pada tingginya belanja hibah Kota Bandung yang mencapai Rp345 Miliar. Angka ini jauh melampaui anggaran jalan yang hanya sebesar Rp145 Miliar.

​”Belanja hibah lebih gede daripada belanja jalan? Ya gak akan bisa punya jalan bagus Pak Kota Bandung,” ujar KDM.

​Selain itu, terungkap bahwa belanja modal Kota Bandung berada di bawah 10%, yaitu hanya sekitar Rp744 Miliar dari total anggaran Rp7,4 Triliun.

Dedi Mulyadi menegaskan bahwa dengan komposisi anggaran yang lebih mengutamakan belanja pegawai dan belanja barang jasa dibandingkan belanja modal, Kota Bandung akan sulit tertata dengan baik di masa depan.

​Kondisi ini menambah daftar tantangan bagi pemerintah Kota Bandung, terutama setelah wakil wali kotanya terseret dalam kasus korupsi, yang membuat masyarakat semakin kritis terhadap pengelolaan anggaran daerah.***

Facebook Comments Box

Penulis : Bar Bernad

Follow WhatsApp Channel mevin.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Protes Aturan Penghapusan Unit 20 Tahun, Ratusan Sopir Angkot “Kepung” Balai Kota Bogor
Aksi Heroik di Mentawai, Selamatkan Penyu dari Jeratan Sampah dan Edukasi Bahaya Racun Logam Berat
Detik-Detik Mobil Panther Melaju Sendiri di Tol Jakarta-Cikampek KM 21, Sopir Diduga Meninggal Dunia
Polisi Amankan 10 Pelajar ‘Gladiator’ Cianjur, Penanganan Pakai Sistem Peradilan Anak
Kades Ngepringan Mandi Lumpur di Kubangan, Protes Jalan Rusak yang Puluhan Tahun Tak Diperbaiki
Warga Banda Heboh! Temuan Telur Ayam Diduga Palsu: Dibanting Tak Pecah, Digoreng Meletup
Geger Ritual Mandi “Celup” di Pantai Karang Hawu, Janjikan Harta dan Jodoh Berujung Kontroversi
Bogor Memanas! Ribuan Sopir Angkot Bakal Geruduk Balai Kota Besok, Tuntut Kejelasan Nasib

Berita Terkait

Kamis, 22 Januari 2026 - 11:20 WIB

Protes Aturan Penghapusan Unit 20 Tahun, Ratusan Sopir Angkot “Kepung” Balai Kota Bogor

Kamis, 22 Januari 2026 - 09:59 WIB

Aksi Heroik di Mentawai, Selamatkan Penyu dari Jeratan Sampah dan Edukasi Bahaya Racun Logam Berat

Kamis, 22 Januari 2026 - 08:35 WIB

Detik-Detik Mobil Panther Melaju Sendiri di Tol Jakarta-Cikampek KM 21, Sopir Diduga Meninggal Dunia

Rabu, 21 Januari 2026 - 21:46 WIB

Kades Ngepringan Mandi Lumpur di Kubangan, Protes Jalan Rusak yang Puluhan Tahun Tak Diperbaiki

Rabu, 21 Januari 2026 - 20:50 WIB

Warga Banda Heboh! Temuan Telur Ayam Diduga Palsu: Dibanting Tak Pecah, Digoreng Meletup

Berita Terbaru