BANDUNG, Mevin.ID – Langkah Persib Bandung di ajang Asia Champions League (ACL) 2 2025/2026 sedang berada di ujung tanduk.
Kekalahan telak 0-3 dari wakil Thailand, Ratchaburi FC, pada leg pertama babak 16 besar membuat jalan Maung Bandung menuju perempat final terasa sangat terjal.
Namun, harapan belum sepenuhnya sirna! Anak asuh Bojan Hodak masih punya satu nyawa lagi saat menjamu tim berjuluk The Dragons itu di Bandung.
Menang Harga Mati: Minimal 4 Gol!
Sesuai regulasi kompetisi yang menggunakan sistem home & away, Persib tidak punya pilihan lain selain menang besar di leg kedua. Karena tidak ada aturan gol tandang yang berlaku khusus, acuan utamanya adalah agregat gol.
Untuk bisa mengunci tiket delapan besar secara langsung, Persib wajib menang dengan selisih minimal 4 gol, seperti:
- 4-0
- 5-1
- 6-2, dan seterusnya.
Jika Persib “hanya” mampu membalas dengan skor 3-0 di waktu normal, maka agregat menjadi imbang 3-3. Pertandingan pun akan dilanjutkan ke babak extra time (2 x 15 menit) hingga adu penalti untuk menentukan siapa yang berhak melaju.
Keuntungan Bermain di GBLA
Satu-satunya modal kuat Persib saat ini adalah status tuan rumah. Laga penentuan ini akan digelar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) pada Rabu, 18 Februari 2026.
Dukungan penuh dari ribuan Bobotoh diharapkan bisa meruntuhkan mental pemain Ratchaburi dan membakar semangat Marc Klok dkk untuk melakukan comeback bersejarah.
Ujian Mental Bojan Hodak
Tekanan besar kini menghimpit pundak Bojan Hodak. Strategi jitu harus segera disiapkan untuk membongkar pertahanan Ratchaburi yang tampil solid di leg pertama.
Kualitas pemain asing maupun lokal Persib dituntut keluar 100% demi menjaga martabat sepak bola Indonesia di kancah Asia.
“Persib belum menyerah,” menjadi pesan tersirat dari skuat Maung Bandung yang menolak lempar handuk putih meski baru saja babak belur di Thailand.***
Editor : Bar Bernad


























