Misteri ‘Koruptor’ di Laci Pedagang Terbongkar: Uang Hilang Bukan karena Tuyul, Tapi Disetor ke Sarang Tikus

- Redaksi

Sabtu, 14 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mevin.ID – Bayangkan perasaan Anda ketika sedang asyik menghitung hasil jerih payah berjualan seharian, lalu tiba-tiba beberapa lembar uang kertas raib begitu saja dari laci penyimpanan.

Pikiran pertama yang terlintas di kepala masyarakat kita biasanya tak jauh dari hal klenik: Tuyul.

Itulah yang sempat dirasakan oleh seorang pedagang yang belakangan viral di media sosial. Kegundahannya memuncak saat uang hasil dagangannya terus berkurang secara misterius.

Namun, sebuah penggeledahan “sarang” justru mengungkap fakta yang jauh dari kesan mistis, namun sangat mengocok perut.

Penggerebekan Sarang “Koruptor” Kecil

Dalam sebuah video yang beredar luas, sang pedagang akhirnya menemukan lokasi persembunyian uangnya. Bukan di tangan makhluk halus, melainkan di dalam tanah yang dihuni oleh seekor tikus tanah.

Saat sarang tersebut dibongkar, sang pemilik uang hanya bisa mengelus dada sambil tertawa getir. Di balik gundukan tanah, tampak lembaran uang kertas—mulai dari pecahan kecil hingga besar—berserakan tak beraturan.

Bukannya dimakan, uang-uang tersebut rupanya “dialihfungsikan” oleh sang tikus menjadi alas tidur yang empuk. Di atas tumpukan uang kertas itulah, seekor induk tikus beserta anak-anaknya yang masih merah terlihat asyik meringkuk nyaman.

Rupanya, bagi keluarga tikus ini, lembaran Rupiah hanyalah material bangunan yang sempurna untuk membuat kasur hangat.

 

View this post on Instagram

 

“Kaya Sejak Lahir”

Sontak, fenomena unik ini mengundang gelak tawa dari warganet. Kolom komentar pun dibanjiri tanggapan jenaka yang menyebut anak-anak tikus tersebut sebagai “Sultan sejak dini”.

“Ini definisi kaya dari lahir yang sebenarnya. Bayi manusia tidur di kasur busa, bayi tikus ini tidur di atas uang kertas,” tulis salah satu warganet dengan nada bercanda.

Ada juga yang berkomentar bahwa si tikus tanah ini adalah “koruptor paling jujur” karena ia menyimpan uangnya tepat di bawah kaki sendiri, bukan di rekening bank luar negeri.

Hikmah di Balik Kejadian

Kejadian ini menjadi pengingat bagi para pedagang dan masyarakat umum untuk lebih berhati-hati dalam menyimpan uang tunai.

Tikus, dengan sifat alaminya yang suka mengumpulkan benda-benda lunak untuk sarang, bisa menjadi ancaman nyata bagi keamanan finansial domestik.

Beruntung bagi pedagang tersebut, uangnya ditemukan dalam kondisi yang relatif utuh meskipun sedikit kotor terkena tanah.

Setidaknya, misteri “tuyul” di tokonya kini sudah terpecahkan: pencurinya punya kumis, berbulu, dan tidak butuh dukun untuk ditangkap—cukup butuh sapu dan keberanian untuk membongkar lubang.***

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel mevin.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ekonomi Kerakyatan Bergulir: Menteri PKP Luncurkan Program ‘Gentengisasi’ di Jatiwangi, Transaksi Tembus Rp3 Miliar
Antrean Truk Sampah Mengular 8 KM di Jalan Siliwangi Pasca-Longsor TPST Bantargebang
Waspada Penyakit Campak saat Mudik: Mudah Menular, Kasus di Jabar Melonjak
Penemuan Jasad Sopir di Sukaraja Wetan Gegerkan Warga Jatiwangi, Korban Diduga Meninggal 4 Hari Lalu
Tiket Mudik Gratis 2026 Jabar Tersisa 1.012 Kursi: Buruan Daftar, Catat Rute dan Cara Pesannya!
Operasi Ketupat Lodaya 2026: Sebanyak 26.692 Personel Gabungan Siap Amankan Arus Mudik Lebaran di Jabar
Agim, Kursi Kosong di SMKN 4 Garut, dan Mimpi yang Tergadai di Atas Materai
Horor Flyover Pasupati, Kasus Percobaan Bunuh Diri Makin Meningkat: Ini Antisipasi Pemkot Bandung 

Berita Terkait

Kamis, 12 Maret 2026 - 18:53 WIB

Ekonomi Kerakyatan Bergulir: Menteri PKP Luncurkan Program ‘Gentengisasi’ di Jatiwangi, Transaksi Tembus Rp3 Miliar

Kamis, 12 Maret 2026 - 13:44 WIB

Antrean Truk Sampah Mengular 8 KM di Jalan Siliwangi Pasca-Longsor TPST Bantargebang

Kamis, 12 Maret 2026 - 10:00 WIB

Waspada Penyakit Campak saat Mudik: Mudah Menular, Kasus di Jabar Melonjak

Rabu, 11 Maret 2026 - 23:46 WIB

Penemuan Jasad Sopir di Sukaraja Wetan Gegerkan Warga Jatiwangi, Korban Diduga Meninggal 4 Hari Lalu

Rabu, 11 Maret 2026 - 13:25 WIB

Tiket Mudik Gratis 2026 Jabar Tersisa 1.012 Kursi: Buruan Daftar, Catat Rute dan Cara Pesannya!

Berita Terbaru