Misteri Malam Jumat Kliwon di Wonosobo: Pemuda Purbalingga Ditemukan Linglung, Motor di Tengah Hutan Tanpa Jejak

- Redaksi

Minggu, 1 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Motor pemuda asal Purbalingga ditemukan tergeletak di lereng kebun daerah Kebondalem Mojotengah tanpa jejak (Dok. Warga)

i

Motor pemuda asal Purbalingga ditemukan tergeletak di lereng kebun daerah Kebondalem Mojotengah tanpa jejak (Dok. Warga)

WONOSOBO, Mevin.ID – Suasana Dusun Kebondalem, Kecamatan Mojotengah, Kabupaten Wonosobo, mendadak geger pada Kamis (26/2/2026) sore.

Bukan karena tindak kejahatan biasa, melainkan karena sebuah peristiwa yang melampaui nalar logis warga setempat.

Seorang pemuda bernama Tedy, warga Karangaren, Kabupaten Purbalingga, ditemukan warga dalam keadaan linglung di area ladang.

Yang membuat bulu kuduk berdiri, motor Scoopy putih-pink miliknya ditemukan keesokan harinya di tengah hutan lereng curam, tanpa ada jejak ban sedikitpun yang menuju ke sana.

Pamit Cari Takjil, Terdampar di Wonosobo

Kisah ini dimulai layaknya sore Ramadan biasa. Tedy berpamitan kepada keluarganya di Purbalingga sekira pukul 16.30 WIB dengan alasan ingin mencari takjil untuk berbuka puasa.

Namun, dalam rentang waktu yang sangat singkat—hanya sekitar satu hingga dua jam—Tedy sudah berada di Wonosobo. Padahal, secara normal, jarak tempuh Purbalingga menuju Wonosobo membutuhkan waktu kurang lebih tiga jam perjalanan darat.

Sesampainya di Wonosobo, Tedy yang dalam kondisi pakaian basah dan kotor tampak ketakutan. Ia sempat mendekati seorang ibu yang sedang berladang, membuat ibu tersebut panik karena mengira Tedy adalah begal. Warga kemudian mengamankan Tedy ke pos ronda.

“Dia menggigil, sepertinya habis kehujanan. Kelihatan bingung seperti ketakutan atau tertekan,” tutur Ahmad Ihsanudin, warga setempat yang ikut menolong.

“Motore Ilang”

Setelah diberi makan dan minum, Tedy mulai bisa diajak bicara, meski keterangannya membingungkan. Ia berulang kali meracau tentang motornya yang hilang dan meminta warga mencarinya.

Keluarga Tedy akhirnya tiba di Wonosobo sekira pukul 01.30 WIB dini hari. Saat bertemu orang tuanya, Tedy hanya tertunduk erat menggenggam kunci motor sambil berbisik lirih, “Motore ilang” (Motornya hilang).

Jejak yang Hilang dan Mitos Lampor

Keesokan harinya, warga melakukan pencarian berdasarkan petunjuk lokasi dari Tedy. Benar saja, motor Scoopy tersebut ditemukan di sebuah lereng curam di tengah hutan.

Keanehan kembali terjadi; tidak ditemukan bekas roda atau jejak kaki yang mengarah ke lokasi motor tersebut tergeletak. Kondisi geografis yang ekstrem membuat warga bertanya-tanya bagaimana kendaraan itu bisa berada di sana.

Peristiwa yang kebetulan terjadi pada malam Jumat Kliwon ini pun langsung dikaitkan oleh sebagian warga dengan mitos Lampor—fenomena keranda terbang atau rombongan makhluk halus dalam kepercayaan masyarakat Jawa yang diyakini menculik manusia.

Hingga berita ini diturunkan, tidak ada keterangan resmi secara logis yang mampu menjelaskan bagaimana Tedy berpindah tempat begitu cepat dan bagaimana motornya bisa berada di tengah hutan tanpa jejak. Misteri Kebondalem pun kini menjadi perbincangan hangat di jagat maya.***

Facebook Comments Box

Penulis : Bar Bernad

Follow WhatsApp Channel mevin.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Percetakan Al-Qur’an Braille Bandung: Ketekunan Luar Biasa Para Pekerja, Menghindari Kitab Suci Salah Arti
Mengenaskan! Dua Pekerja Tertimpa Marmer Besar di Tasikmalaya, Satu Meninggal
Kasus Maut Labu Siam Cianjur: Ini Hukuman yang Pantas Bagi Pelaku
Banjir Rendam Lampung Selatan, Kendaraan Terseret Arus dan Akses Kota Baru Terputus
Angin Puting Beliung Terjang Cimahi, Pohon Tumbang Timpa Bangunan dan Kendaraan
Aliansi BEM Se-Majalengka Soroti Polemik KDMP, Desak Evaluasi Pembangunan di Ruang Publik
Aksi Heroik di Bekasi: Suami Tabrak Begal demi Selamatkan Istri saat Sahur
232 Halte BRT Bandung Raya Mulai Dibangun, Target Rampung Akhir 2026

Berita Terkait

Sabtu, 7 Maret 2026 - 15:32 WIB

Percetakan Al-Qur’an Braille Bandung: Ketekunan Luar Biasa Para Pekerja, Menghindari Kitab Suci Salah Arti

Sabtu, 7 Maret 2026 - 11:06 WIB

Kasus Maut Labu Siam Cianjur: Ini Hukuman yang Pantas Bagi Pelaku

Sabtu, 7 Maret 2026 - 05:38 WIB

Banjir Rendam Lampung Selatan, Kendaraan Terseret Arus dan Akses Kota Baru Terputus

Sabtu, 7 Maret 2026 - 04:55 WIB

Angin Puting Beliung Terjang Cimahi, Pohon Tumbang Timpa Bangunan dan Kendaraan

Sabtu, 7 Maret 2026 - 04:19 WIB

Aliansi BEM Se-Majalengka Soroti Polemik KDMP, Desak Evaluasi Pembangunan di Ruang Publik

Berita Terbaru