Mobil ASN Rusak Saat Demo di DPR, Polisi Lakukan Penyelidikan

- Redaksi

Selasa, 26 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Mevin.ID — Seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) menjadi korban perusakan kendaraan saat gelombang demonstrasi pecah di depan Gedung DPR/MPR/DPD RI pada Senin (25/8). Peristiwa itu kini resmi dilaporkan ke Polda Metro Jaya.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Ade Ary Syam Indradi, menjelaskan bahwa laporan masuk ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) pada Senin malam sekitar pukul 20.38 WIB. Laporan tersebut diproses sebagai dugaan tindak pidana perusakan bersama-sama sesuai Pasal 170 KUHP.

“Korban merasa dirugikan. Pelapor berinisial P datang ke SPKT untuk membuat laporan polisi sebagai dasar penyelidikan dan penyidikan,” ujar Ade Ary, Selasa (26/8).

ASN berinisial BB itu awalnya berangkat dari Gedung DPR menuju kantor kementerian sekitar pukul 15.00 WIB. Namun, saat melintas di kawasan Senayan Park dan hendak berputar balik di bawah flyover, mobilnya dihadang massa yang tengah berunjuk rasa.

“Para pendemo melakukan perusakan bersama-sama terhadap mobil korban dengan kayu dan lemparan batu. Akibatnya kaca dan bodi mobil mengalami kerusakan,” kata Ade Ary.

Pihak kepolisian kini masih mendalami laporan tersebut.

Unjuk rasa yang berlangsung di depan Gedung DPR pada 25 Agustus itu sendiri digelar tanpa mobil komando maupun koordinator lapangan. Massa yang hadir datang dari berbagai elemen masyarakat, termasuk sejumlah pelajar berseragam putih abu-abu.

Sebelumnya, aparat kepolisian sempat menghalau agar para pelajar tidak ikut masuk ke lokasi demonstrasi. Namun, massa yang sudah berkumpul justru menjemput para siswa agar dapat bergabung ke dalam barisan aksi.***

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel mevin.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

TNI AL Gagalkan Penyelundupan 1,45 Ton Sianida, Bahan Kimia Mematikan Ilegal Asal Filipina
Strategi Chip AI Trump: Syaratkan Investasi di AS bagi Negara yang Ingin Impor Teknologi Canggih
Polisi Resmi Tahan Richard Lee, Dinilai Hambat Penyidikan dan Mangkir Demi ‘Live’ TikTok
Pemerintah Resmi Batasi Akses Platform Digital bagi Anak di Bawah 16 Tahun
Efek Perang Timur Tengah: Menkeu Purbaya Buka Opsi ‘Berbagi Beban’ Kenaikan Harga BBM Subsidi
Trump Remehkan Lonjakan Harga BBM: “Menang Perang Lawan Iran Jauh Lebih Penting!”
Modus Perusahaan Keluarga: KPK Ungkap Direktur Perusahaan Pemenang Proyek Ternyata ART Bupati Fadia
Setelah Iran, Trump Bidik Kuba: “Rezim Komunis Akan Segera Jatuh!”

Berita Terkait

Sabtu, 7 Maret 2026 - 13:49 WIB

TNI AL Gagalkan Penyelundupan 1,45 Ton Sianida, Bahan Kimia Mematikan Ilegal Asal Filipina

Sabtu, 7 Maret 2026 - 12:59 WIB

Strategi Chip AI Trump: Syaratkan Investasi di AS bagi Negara yang Ingin Impor Teknologi Canggih

Sabtu, 7 Maret 2026 - 04:35 WIB

Polisi Resmi Tahan Richard Lee, Dinilai Hambat Penyidikan dan Mangkir Demi ‘Live’ TikTok

Sabtu, 7 Maret 2026 - 00:31 WIB

Pemerintah Resmi Batasi Akses Platform Digital bagi Anak di Bawah 16 Tahun

Jumat, 6 Maret 2026 - 21:05 WIB

Efek Perang Timur Tengah: Menkeu Purbaya Buka Opsi ‘Berbagi Beban’ Kenaikan Harga BBM Subsidi

Berita Terbaru