Mualem Gaet Tim China untuk Lacak Jenazah Korban Banjir Aceh yang Terkubur Lumpur

- Redaksi

Minggu, 7 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aceh, Mevin.ID — Dalam diam tanah masih menyimpan cerita yang belum terungkap. Setelah banjir dan longsor besar melanda Aceh, puluhan warga masih belum ditemukan—diduga terkubur dalam lumpur setebal pinggang orang dewasa.

Gubernur Aceh Muzakir Manaf atau Mualem mengonfirmasi bahwa tim pelacak mayat dari China telah tiba di Aceh pada Sabtu (6/12). Kehadiran tim kecil berisi lima orang ini membawa secercah harapan baru bagi proses pencarian yang terhenti oleh medan ekstrem.

“Hari ini ada tim dari China, lima orang. Mereka bawa alat untuk mendeteksi dan mengambil jenazah di dalam lumpur,” ujar Mualem.

Ketebalan Lumpur Hambat Relawan

Di wilayah Aceh Timur, Aceh Utara, dan Aceh Tamiang, lumpur mengeras namun tetap dalam. Para relawan mengalami kesulitan besar—setiap langkah bisa berbahaya, sementara kedalaman lumpur sudah mencapai setinggi pinggang.

“Mayat-mayat masih banyak di dalam lumpur. Kondisi lumpurnya sangat berat, jadi kita butuh alat bantu,” kata Mualem.

Tim dari China ini disebut membawa perangkat pendeteksi dan alat ekstraksi jenazah yang dirancang khusus untuk kondisi lumpur pekat.

Angka Korban Terus Naik

Menurut laporan posko tanggap darurat hingga Jumat (5/12) pukul 20.00 WIB:

  • 349 orang meninggal dunia
  • 92 orang masih hilang

Angka ini kemungkinan bertambah seiring pencarian lebih lanjut.

Pencarian Berpacu dengan Waktu

Cuaca tak menentu, lokasi yang sulit dijangkau, dan luasnya area terdampak membuat proses pencarian harus dilakukan dengan kecepatan sekaligus kehati-hatian.

Kehadiran tim bantuan internasional ini menjadi langkah penting, mengingat sebagian besar korban diduga berada di area lumpur pekat yang tidak bisa ditembus peralatan standar.

Di banyak titik, keluarga korban masih menunggu di tepi lokasi bencana—tidak lagi berharap menemukan keajaiban hidup, tetapi ingin memastikan keluarganya pulang, meski dalam keadaan tak bernyawa.

Tim gabungan akan melanjutkan pencarian hingga seluruh korban ditemukan. Aceh masih berkabung, namun upaya menemukan para korban terus berjalan.***


Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel mevin.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sindikat Online Scam Kamboja Bubar, Ribuan WNI Serbu KBRI Phnom Penh Minta Pulang
Waspada! BMKG Terbitkan Peringatan Dini Cuaca Ekstrem: DKI Jakarta dan Banten Berstatus ‘Awas’
Dugaan Jual-Beli Jabatan, Sekda Kabupaten Bekasi Diperiksa KPK Terkait Suap Ijon Proyek
Viral dan Kocak! Warga Ciracas Ngadu Longsor ke Dedi Mulyadi, Netizen: “Tong ka Pak Dedi, ka Si Doel Atuh!”
Semua Korban Pesawat ATR 42-500 Berhasil Ditemukan, Kerja Berat Tim SAR Gabungan Terbayar
Tragedi Tambang Emas Pongkor: 11 Penambang Tewas Akibat Gas Beracun, Korban Berhasil Dievakuasi
KPK Panggil Eks Menpora Dito Terkait Kasus Kuota Haji: ‘Nyanyian’ Islah Bahrawi akankah Terbukti?
BMKG: Waspadai Cuaca Ekstrem: Banten Berpotensi Hujan Lebat & Angin Kencang

Berita Terkait

Sabtu, 24 Januari 2026 - 18:15 WIB

Sindikat Online Scam Kamboja Bubar, Ribuan WNI Serbu KBRI Phnom Penh Minta Pulang

Sabtu, 24 Januari 2026 - 18:03 WIB

Waspada! BMKG Terbitkan Peringatan Dini Cuaca Ekstrem: DKI Jakarta dan Banten Berstatus ‘Awas’

Sabtu, 24 Januari 2026 - 11:29 WIB

Dugaan Jual-Beli Jabatan, Sekda Kabupaten Bekasi Diperiksa KPK Terkait Suap Ijon Proyek

Sabtu, 24 Januari 2026 - 08:30 WIB

Viral dan Kocak! Warga Ciracas Ngadu Longsor ke Dedi Mulyadi, Netizen: “Tong ka Pak Dedi, ka Si Doel Atuh!”

Jumat, 23 Januari 2026 - 17:00 WIB

Semua Korban Pesawat ATR 42-500 Berhasil Ditemukan, Kerja Berat Tim SAR Gabungan Terbayar

Berita Terbaru