Mudik Jabar 2026: Kang Dedi Mulyadi Kebut Lelang Dini Biar Jalan Mulus dan Terang
BANDUNG, Mevin.ID – Kabar gembira bagi warga Jawa Barat dan para perantau yang berencana mudik tahun ini! Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (yang akrab disapa KDM), bergerak cepat untuk memastikan perjalanan mudik Lebaran 2026 berjalan lancar tanpa hambatan infrastruktur.
KDM menginstruksikan jajarannya untuk segera melaksanakan lelang dini proyek infrastruktur. Langkah ini diambil agar perbaikan jalan dan pemasangan lampu penerangan bisa selesai tepat waktu sebelum arus mudik dimulai.
Fokus Utama: Jalan Mantap & PJU Terang
Di tengah keterbatasan anggaran, Pemprov Jabar tetap memprioritaskan kenyamanan masyarakat. Fokus pembangunan tahun 2026 ini diarahkan pada:
Rekonstruksi Jalan: Perbaikan jaringan jalan provinsi di seluruh wilayah Jawa Barat.
Penerangan Jalan Umum (PJU): Memperbaiki lampu yang rusak dan memasang jaringan baru di titik-titik gelap.
Logistik & Ekonomi: Memastikan arus barang dan orang selama Ramadan hingga Lebaran tidak terganggu.
”Agar pembangunannya berkualitas dan bermanfaat bagi kepentingan masyarakat Jawa Barat,” tegas KDM di Bandung, Kamis (12/2/2026).
Anggaran Fantastis demi Target 95% Jalan Mulus
Tidak main-main, Pemprov Jabar telah menyiapkan “peluru” anggaran yang cukup besar untuk mendukung ambisi infrastruktur dasar tahun ini:
|
Sektor Pembangunan |
Alokasi Anggaran |
Target / Fokus |
|---|---|---|
|
Kemantapan Jalan |
Rp4,8 Triliun |
Mencapai 90% hingga 95% jalan mulus |
|
Penerangan (PJU) |
Rp473 Miliar |
Keamanan dan kenyamanan berkendara malam |
|
Listrik Masyarakat Miskin |
Rp78 Miliar |
Penyelesaian program listrik rakyat |
Warga Diminta Ikut “Ngawasi”
KDM juga mengajak masyarakat Jawa Barat untuk tidak hanya menjadi pengguna, tapi juga menjadi pengawas.
Beliau meminta warga memantau langsung proses pengerjaan di lapangan agar para kontraktor dan jajarannya bekerja serius dan tidak asal-asalan dalam membangun.
Selain masalah jalan, penanganan banjir melalui infrastruktur Daerah Aliran Sungai (DAS) juga masuk dalam kerangka prioritas pembangunan tahun ini. Jadi, harapannya bukan cuma mudik yang lancar, tapi risiko banjir di pemukiman juga bisa ditekan.***


























