Mudik Jabar 2026: Kang Dedi Mulyadi Kebut Lelang Dini Biar Jalan Mulus dan Terang

- Redaksi

Jumat, 13 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi memberikan keterangan di Bandung, Jabar, Selasa (22/4/2025). ANTARA/Ricky Prayoga

i

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi memberikan keterangan di Bandung, Jabar, Selasa (22/4/2025). ANTARA/Ricky Prayoga

Mudik Jabar 2026: Kang Dedi Mulyadi Kebut Lelang Dini Biar Jalan Mulus dan Terang

​BANDUNG, Mevin.ID – Kabar gembira bagi warga Jawa Barat dan para perantau yang berencana mudik tahun ini! Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (yang akrab disapa KDM), bergerak cepat untuk memastikan perjalanan mudik Lebaran 2026 berjalan lancar tanpa hambatan infrastruktur.

​KDM menginstruksikan jajarannya untuk segera melaksanakan lelang dini proyek infrastruktur. Langkah ini diambil agar perbaikan jalan dan pemasangan lampu penerangan bisa selesai tepat waktu sebelum arus mudik dimulai.

​Fokus Utama: Jalan Mantap & PJU Terang

​Di tengah keterbatasan anggaran, Pemprov Jabar tetap memprioritaskan kenyamanan masyarakat. Fokus pembangunan tahun 2026 ini diarahkan pada:

​Rekonstruksi Jalan: Perbaikan jaringan jalan provinsi di seluruh wilayah Jawa Barat.

​Penerangan Jalan Umum (PJU): Memperbaiki lampu yang rusak dan memasang jaringan baru di titik-titik gelap.

​Logistik & Ekonomi: Memastikan arus barang dan orang selama Ramadan hingga Lebaran tidak terganggu.

​”Agar pembangunannya berkualitas dan bermanfaat bagi kepentingan masyarakat Jawa Barat,” tegas KDM di Bandung, Kamis (12/2/2026).

​Anggaran Fantastis demi Target 95% Jalan Mulus

​Tidak main-main, Pemprov Jabar telah menyiapkan “peluru” anggaran yang cukup besar untuk mendukung ambisi infrastruktur dasar tahun ini:

Sektor Pembangunan

Alokasi Anggaran

Target / Fokus

Kemantapan Jalan

Rp4,8 Triliun

Mencapai 90% hingga 95% jalan mulus

Penerangan (PJU)

Rp473 Miliar

Keamanan dan kenyamanan berkendara malam

Listrik Masyarakat Miskin

Rp78 Miliar

Penyelesaian program listrik rakyat

Warga Diminta Ikut “Ngawasi”

​KDM juga mengajak masyarakat Jawa Barat untuk tidak hanya menjadi pengguna, tapi juga menjadi pengawas.

Beliau meminta warga memantau langsung proses pengerjaan di lapangan agar para kontraktor dan jajarannya bekerja serius dan tidak asal-asalan dalam membangun.

​Selain masalah jalan, penanganan banjir melalui infrastruktur Daerah Aliran Sungai (DAS) juga masuk dalam kerangka prioritas pembangunan tahun ini. Jadi, harapannya bukan cuma mudik yang lancar, tapi risiko banjir di pemukiman juga bisa ditekan.***

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel mevin.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Refleksi Tragedi Kemanusiaan, Elemen Sipil Desak Pemerintah RI Keluar dari ‘Board of Peace’
TNI AL Gagalkan Penyelundupan 1,45 Ton Sianida, Bahan Kimia Mematikan Ilegal Asal Filipina
Strategi Chip AI Trump: Syaratkan Investasi di AS bagi Negara yang Ingin Impor Teknologi Canggih
Polisi Resmi Tahan Richard Lee, Dinilai Hambat Penyidikan dan Mangkir Demi ‘Live’ TikTok
Pemerintah Resmi Batasi Akses Platform Digital bagi Anak di Bawah 16 Tahun
Efek Perang Timur Tengah: Menkeu Purbaya Buka Opsi ‘Berbagi Beban’ Kenaikan Harga BBM Subsidi
Trump Remehkan Lonjakan Harga BBM: “Menang Perang Lawan Iran Jauh Lebih Penting!”
Modus Perusahaan Keluarga: KPK Ungkap Direktur Perusahaan Pemenang Proyek Ternyata ART Bupati Fadia

Berita Terkait

Sabtu, 7 Maret 2026 - 18:04 WIB

Refleksi Tragedi Kemanusiaan, Elemen Sipil Desak Pemerintah RI Keluar dari ‘Board of Peace’

Sabtu, 7 Maret 2026 - 13:49 WIB

TNI AL Gagalkan Penyelundupan 1,45 Ton Sianida, Bahan Kimia Mematikan Ilegal Asal Filipina

Sabtu, 7 Maret 2026 - 12:59 WIB

Strategi Chip AI Trump: Syaratkan Investasi di AS bagi Negara yang Ingin Impor Teknologi Canggih

Sabtu, 7 Maret 2026 - 04:35 WIB

Polisi Resmi Tahan Richard Lee, Dinilai Hambat Penyidikan dan Mangkir Demi ‘Live’ TikTok

Sabtu, 7 Maret 2026 - 00:31 WIB

Pemerintah Resmi Batasi Akses Platform Digital bagi Anak di Bawah 16 Tahun

Berita Terbaru