Mudik Lebaran 2026: Menhub Proyeksi 143,9 Juta Orang Lakukan Perjalanan

- Redaksi

Jumat, 13 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penumpang menaiki kereta di Stasiun Pasar Senen, Jakarta, Rabu (26/3/2025). ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso/nym/pri.

i

Penumpang menaiki kereta di Stasiun Pasar Senen, Jakarta, Rabu (26/3/2025). ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso/nym/pri.

JAKARTA, Mevin.ID – Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mulai mematangkan persiapan menyambut momen Angkutan Lebaran Idul Fitri 2026. Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi memproyeksikan sebanyak 143,9 juta orang akan melakukan pergerakan perjalanan di seluruh wilayah Indonesia.

Angka ini merujuk pada hasil survei preferensi dan persepsi masyarakat yang dilakukan secara nasional untuk memetakan pola pergerakan mudik tahun ini.

Waspadai Lonjakan Realisasi

Meskipun angka survei menunjukkan penurunan tipis sekitar 1,7% dibandingkan tahun 2025 yang mencapai 146 juta, Menhub Dudy menegaskan pihaknya tetap dalam posisi siaga tinggi.

“Walaupun ada sedikit penurunan, namun ini tidak mengurangi kewaspadaan kami. Melihat tahun lalu, ternyata terjadi peningkatan signifikan antara hasil survei dengan realisasi di lapangan yang mencapai 154 juta orang,” ujar Dudy dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (13/2).

Kesiapan Armada dan Keamanan (Ramp Check)

Guna memastikan kelancaran arus mudik, Kemenhub telah menyiagakan ribuan sarana transportasi di berbagai moda:

Moda Transportasi Jumlah Armada Disiapkan Status Ramp Check (Laik Jalan)
Bus 31.345 Unit 19.376 Unit
Kereta Api 2.683 Unit 2.177 Unit
Kapal Laut 829 Unit 485 Unit
Pesawat 392 Unit 392 Unit
Kapal Penyeberangan 255 Unit 19 Unit

“Kami sudah memulai dan akan terus menjalankan ramp check untuk memastikan seluruh moda transportasi yang digunakan masyarakat adalah yang benar-benar laik jalan,” tambah Menhub.

Stimulus dan Mudik Gratis

Selain kesiapan armada, pemerintah juga menyiapkan sejumlah program untuk meringankan beban masyarakat dan mengatur arus lalu lintas, di antaranya:

  • Program Mudik Gratis Lebaran 2026.

  • Stimulus Diskon Tiket Transportasi.

  • SKB Pengaturan Kendaraan Angkutan Barang untuk mengurai kepadatan di jalan tol dan arteri.

Sinergi Lintas Kementerian

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Pratikno, menekankan pentingnya kolaborasi antarlembaga. Ia berkaca pada keberhasilan pengelolaan mudik tahun lalu yang dinilai berjalan lancar berkat sinergi lintas kementerian.

“Tahun lalu kita berhasil mengelola lalu lintas dan berbagai isu lainnya dengan baik. Sinergi ini akan terus kita perkuat agar mudik tahun ini berjalan lancar, nyaman, aman, dan selamat,” pungkas Pratikno.***

Facebook Comments Box

Editor : Bar Bernad

Sumber Berita: Antara

Follow WhatsApp Channel mevin.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ketum Projo Budi Arie: Kritik Rakyat Adalah Energi Bangsa, Bukan Ancaman!
Heboh Video Pidato Netanyahu Punya 6 Jari, Benarkah Hanya Rekayasa AI?
KPK Tetapkan 2 Tersangka dalam OTT Bupati Cilacap, Ini Bocorannya!
Bareskrim Bongkar Imperium Judol Oei Hengky Wiryo, Rp530 Miliar Disetor ke Kas Negara
Harga Minyak Dunia Meroket, Trump Ancam Bakal ‘Gebuk’ Iran Lebih Parah dalam Sepekan ke Depan
LPBI NU Jawa Barat Kutuk Keras Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS: “Ancaman Nyata bagi Demokrasi!”
Update OTT Cilacap: KPK Sita Sejumlah Uang Tunai
Badai OTT di Cilacap: KPK Amankan Bupati Syamsul Auliya dan 26 Orang Lainnya

Berita Terkait

Sabtu, 14 Maret 2026 - 22:14 WIB

Ketum Projo Budi Arie: Kritik Rakyat Adalah Energi Bangsa, Bukan Ancaman!

Sabtu, 14 Maret 2026 - 22:11 WIB

Heboh Video Pidato Netanyahu Punya 6 Jari, Benarkah Hanya Rekayasa AI?

Sabtu, 14 Maret 2026 - 19:29 WIB

KPK Tetapkan 2 Tersangka dalam OTT Bupati Cilacap, Ini Bocorannya!

Sabtu, 14 Maret 2026 - 11:07 WIB

Harga Minyak Dunia Meroket, Trump Ancam Bakal ‘Gebuk’ Iran Lebih Parah dalam Sepekan ke Depan

Sabtu, 14 Maret 2026 - 10:12 WIB

LPBI NU Jawa Barat Kutuk Keras Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS: “Ancaman Nyata bagi Demokrasi!”

Berita Terbaru