LONDON, Mevin.ID – Cuaca ekstrem terus menghantam wilayah Britania Raya. Sedikitnya 300 rumah di Inggris dilaporkan terendam banjir setelah hujan lebat mengguyur wilayah tersebut tanpa henti sejak awal tahun.
Hingga Selasa (10/2), otoritas setempat masih menetapkan status siaga tinggi mengingat prakiraan cuaca menunjukkan potensi hujan susulan yang masih besar.
Status Siaga di Ratusan Titik
Badan Lingkungan Hidup (Environment Agency) telah mengeluarkan peringatan banjir di 101 daerah di Inggris dan dua daerah di Skotlandia. Selain itu, wilayah Wales juga tetap diberlakukan status waspada terhadap potensi luapan air.
“Masyarakat diimbau untuk tetap waspada. Kondisi cuaca yang tidak stabil diperkirakan masih akan berlanjut dalam waktu dekat,” ujar Steven Keates, Wakil Kepala Prakirawan Met Office (Badan Cuaca Inggris).
Januari Terbasah dalam Sejarah
Pola cuaca tahun ini digambarkan oleh para ahli meteorologi sebagai musim dingin yang terasa “berulang tanpa henti”. Data statistik menunjukkan betapa ekstremnya curah hujan kali ini:
-
Inggris: Sebanyak 26 stasiun cuaca mencatat curah hujan Januari tertinggi sepanjang sejarah.
-
Irlandia Utara: Mengalami bulan Januari terbasah dalam 149 tahun terakhir.
Prakiraan Cuaca ke Depan
Meskipun ada harapan kondisi akan lebih stabil dan mendingin menjelang akhir pekan, pihak Met Office memperingatkan bahwa masa tenang tersebut kemungkinan besar tidak akan bertahan lama.
Pemerintah setempat terus berupaya melakukan mitigasi di wilayah-wilayah terdampak, mengingat tanah yang sudah jenuh air membuat risiko banjir bandang meningkat meski intensitas hujan sedikit menurun.***
Editor : Bar Bernad
Sumber Berita: Anadolu


























