BANDUNG, Mevin.ID – Pemerintah Kota Bandung tengah menggodok masa depan Kebun Binatang Bandung (Bandung Zoo).
Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, mengungkapkan ada tiga skenario besar yang sedang didiskusikan bersama Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan Pemerintah Pusat untuk menentukan arah pengelolaan kawasan ikonik tersebut.
Langkah ini diambil guna mengoptimalkan fungsi lahan seluas 14 hektare tersebut bagi warga Kota Bandung, baik sebagai destinasi wisata edukasi maupun paru-paru kota.
Tiga Opsi Masa Depan Bandung Zoo
Wali Kota Farhan memaparkan tiga pilihan konsep yang saat ini masih dalam tahap pengkajian mendalam:
- Tetap Menjadi Kebun Binatang: Mempertahankan fungsi dan konsep pengelolaan satwa seperti yang berjalan saat ini.
- Konsep Taman Satwa Liar (Wildlife Park): Mengurangi jumlah satwa secara signifikan dan memperluas area terbuka hijau untuk menciptakan suasana habitat yang lebih alami.
- Ruang Terbuka Hijau (RTH) Murni: Mengubah kawasan sepenuhnya menjadi taman kota atau RTH tanpa fungsi kebun binatang, sejalan dengan target Pemkot untuk menggandakan luas RTH di Bandung.
“Ketiga opsi ini masih terbuka. Apakah tetap menjadi kebun binatang dengan konsep berbeda, atau bahkan bukan lagi kebun binatang. Kami sedang mendiskusikannya secara hati-hati,” ujar Farhan di Balai Kota Bandung, Selasa (13/1/2026).
Kolaborasi Lintas Lembaga
Farhan menjelaskan bahwa penentuan nasib Bandung Zoo tidak bisa dilakukan secara sepihak oleh Pemkot Bandung. Hal ini dikarenakan adanya pembagian kewenangan yang kompleks:
- Aset Fisik: Dikuasai 100 persen oleh Pemerintah Kota Bandung.
- Supervisi Pengelolaan: Berada di bawah Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Barat.
- Satwa Dilindungi: Merupakan titipan negara dengan biaya pakan yang ditanggung oleh Pemerintah Pusat.
“Karena aspek operasional dan satwa ini melibatkan pemerintah pusat dan provinsi, maka koordinasi lintas sektor sangat krusial,” tambahnya.
Tetap Dibuka untuk Umum
Selagi pembahasan berlangsung, masyarakat tetap diperbolehkan mengunjungi Bandung Zoo.
Farhan memastikan fungsi kawasan sebagai ruang terbuka hijau tetap berjalan normal dengan pengawasan protokol dan aturan yang berlaku.
Pemkot Bandung menargetkan keputusan final terkait masa depan Kebun Binatang Bandung dapat ditetapkan dalam kurun waktu dua bulan ke depan.
“Mudah-mudahan maksimal dua bulan sudah ada keputusan bersama yang terbaik untuk semua pihak,” pungkasnya.***
Penulis : Bar Bernad


























