Nasib Pilu Petani Cikarang Selatan, Sawah Terancam Digusur Rusun, “Kang Dedi, Ieu Pare Encan Panen Geus Di-Doser!”

- Redaksi

Rabu, 18 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BEKASI, Mevin.ID – Jeritan hati para buruh tani di wilayah Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi, viral di media sosial setelah lahan persawahan yang mereka garap mulai diratakan oleh alat berat.

Dalam sebuah video pendek yang menyayat hati, para petani memohon perlindungan karena padi yang mereka tanam terancam hancur sebelum sempat dipanen.

Kondisi di lapangan menunjukkan alat berat sudah mulai beroperasi untuk meratakan tanah guna pembangunan proyek rumah susun (Rusun) di kawasan tersebut.

“Tulung-Tulung Kang Dedi!”

Dalam rekaman video yang beredar, terdengar suara gemetar seorang warga yang merekam suasana sawah saat ekskavator mulai merusak tanaman padi. Suara tersebut secara khusus memanggil Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, untuk segera turun tangan.

“Kang Dedi, Kang Dedi… ieu pare encan panen geus di-doser (diratakan). Tulung-tulung Kang Dedi!” teriak suara dalam video tersebut sambil menunjukkan hamparan padi hijau yang kini mulai tertimbun tanah.

Jeritan “tulung-tulung” (tolong-tolong) tersebut mencerminkan keputusasaan petani kecil yang hanya bisa menonton sumber penghidupan mereka dihancurkan oleh mesin-mesin besar.

Harapan Ditunda Hingga Panen

Meski menyadari bahwa tanah tersebut merupakan milik pengembang (Lippo), para petani melalui video itu meminta kebijakan dari Plt Bupati Bekasi dan para Anggota Dewan agar berkomunikasi dengan pihak pengembang.

Tuntutan mereka hanya satu: Tunda perataan tanah hingga masa panen tiba.

“Kami tidak meminta tanah ini, kami hanya ingin padi yang sudah kami tanam bisa dipanen dulu. Jangan sampai modal dan tenaga kami hilang begitu saja tertimbun tanah,” ungkap salah satu warga melalui pesan singkatnya.

Konflik Lahan dan Kemanusiaan

Kasus di Cikarang Selatan ini kembali menjadi sorotan publik mengenai batas antara hak milik lahan dan rasa kemanusiaan.

Banyak netizen yang menandai akun media sosial Kang Dedi Mulyadi agar segera merespons video tersebut, mengingat sosoknya yang dikenal sangat peduli terhadap nasib petani di Jawa Barat.

Hingga berita ini diturunkan, warga masih berjaga-jaga di sekitar lokasi, berharap ada keajaiban agar alat berat berhenti beroperasi sampai padi mereka menguning.

Poin Utama Keresahan Petani:

  • Lokasi: Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi.
  • Kondisi Padi: Sedang tumbuh hijau (belum masa panen).
  • Masalah: Alat berat mulai meratakan sawah untuk proyek Rumah Susun.
  • Seruan: Memohon bantuan Kang Dedi Mulyadi dan Pemkab Bekasi untuk menunda penggusuran.***
Facebook Comments Box

Penulis : Bar Bernad

Follow WhatsApp Channel mevin.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Surganya Telah Berpulang: Kisah Alif, Siswa SMP Pengupas Bawang yang Menjaga Ibu Hingga Napas Terakhir
Minibus Terpental Seruduk Truk Tronton m di Tol Gempol Terekam Dashcam, Sopir Diduga Microsleep
Semarak Ramadhan di Bantargebang: LPM Ciketing Udik Gelar Santunan dan Ngabuburit Bareng Komedi Topeng Bekasi
Antisipasi Lonjakan Pemudik, Satlantas Polres Bogor Siapkan Rekayasa One Way Lokal di 6 Titik Jalur Puncak
Senyum Taslim di Balik Kompensasi Rp1,4 Juta Mudik Lebaran 2026
Eks Penyidik KPK Novel Baswedan Punya Dugaan Lebih Mengerikan Soal Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus
Pasca Tewasnya Siswa SMAN 5 Bandung, Anak Tongkrongan Kini Diawasi Ketat
Kades Hoho Temui Gubernur Jabar Dedi Mulyadi di Lembur Pakuan, Bahas Keamanan hingga Tata Kelola Desa

Berita Terkait

Senin, 16 Maret 2026 - 07:41 WIB

Surganya Telah Berpulang: Kisah Alif, Siswa SMP Pengupas Bawang yang Menjaga Ibu Hingga Napas Terakhir

Minggu, 15 Maret 2026 - 21:43 WIB

Minibus Terpental Seruduk Truk Tronton m di Tol Gempol Terekam Dashcam, Sopir Diduga Microsleep

Minggu, 15 Maret 2026 - 20:36 WIB

Semarak Ramadhan di Bantargebang: LPM Ciketing Udik Gelar Santunan dan Ngabuburit Bareng Komedi Topeng Bekasi

Minggu, 15 Maret 2026 - 18:44 WIB

Antisipasi Lonjakan Pemudik, Satlantas Polres Bogor Siapkan Rekayasa One Way Lokal di 6 Titik Jalur Puncak

Minggu, 15 Maret 2026 - 16:30 WIB

Senyum Taslim di Balik Kompensasi Rp1,4 Juta Mudik Lebaran 2026

Berita Terbaru