Ngopi Malam Hari? Tidur Bisa, Tapi Jantung Belum Tentu Istirahat

- Redaksi

Minggu, 15 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Minum Kopi di Malam Hari Foto Freepik

i

Ilustrasi Minum Kopi di Malam Hari Foto Freepik

Bandung, Mevin.ID – Minum kopi di malam hari sering kali dianggap tidak berdampak negatif jika seseorang merasa tetap bisa tidur nyenyak. Namun, menurut dr. Erta P.W., SpJP, FIHAM, spesialis jantung dari Klinik KERA, persepsi tersebut menyesatkan dan bisa berisiko bagi kesehatan jantung dalam jangka panjang.

Dalam video edukasi yang diunggah melalui TikTok, dr. Erta mengungkapkan bahwa meskipun seseorang terlihat tidur normal setelah minum kopi malam hari, tubuhnya – khususnya jantung – belum tentu dalam kondisi istirahat optimal.

“Bisa tidur itu tidak sama dengan tidur berkualitas. Jantung Anda mungkin masih bekerja keras karena efek kafein,” ujar dr. Erta.

Ia menjelaskan, kafein memiliki waktu paruh (half-life) sekitar 5–6 jam. Artinya, jika seseorang mengonsumsi kopi pukul 7 malam, separuh kafein masih aktif di tubuh hingga tengah malam, dan sisanya dibuang dalam 8–12 jam ke depan melalui ginjal. Kafein ini berperan sebagai stimulan yang dapat meningkatkan denyut jantung, tekanan darah, dan aktivitas sistem saraf.

Efek tersebut, lanjut dr. Erta, bisa mengganggu fase tidur dalam, khususnya N3 atau deep sleep, yaitu tahap tidur di mana terjadi pemulihan fisik maksimal. Pada fase ini, denyut jantung dan tekanan darah menurun, memberikan waktu bagi jantung untuk benar-benar beristirahat.

“Kalau tubuh gagal masuk ke fase deep sleep, otak mungkin istirahat, tapi jantung masih bekerja seperti siang hari,” katanya.

dr. Erta juga memperingatkan bahwa kebiasaan ini, jika berlangsung lama, bisa meningkatkan risiko tekanan darah tinggi, resistensi insulin, kelelahan kronis, gangguan mood, dan bahkan gangguan fungsi kognitif.

Lebih lanjut, ia menyinggung soal HRV (Heart Rate Variability) atau variabilitas detak jantung yang dapat menurun akibat konsumsi kafein malam hari. HRV yang rendah merupakan indikator risiko tinggi terhadap gangguan kardiovaskular.

“Banyak yang merasa sehat karena belum punya sakit jantung, padahal pola tidur buruk yang dipicu kopi malam bisa jadi jalan tol menuju hipertensi dan obesitas,” tegasnya.

Sebagai solusi, dr. Erta menyarankan untuk membatasi konsumsi kopi maksimal hingga pukul 3 sore, serta menghindari kopi dalam enam jam sebelum tidur. Ia juga menyarankan alternatif minuman malam hari seperti teh herbal, susu rendah lemak, atau air lemon hangat yang lebih bersahabat bagi jantung.

“Kalau kamu merasa sering lelah, jantung berdebar di malam hari, atau tidur tidak nyenyak, bisa jadi masalahnya bukan stres kerjaan. Tapi secangkir kopi yang kamu minum jam 7 malam,” pungkasnya.***

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel mevin.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Cerita Hasna Hasni Belajar Makeup, Si Kembar Cantik Tunarungu yang Viral Menginspirasi Publik
Redefinisi Kebahagiaan: Mengapa Anak Tak Lagi Jadi “Syarat Sah” Lengkapnya Pernikahan?
Berburu Takjil di BTR 7 Bekasi: Dari Tahu Brontak Super Pedas Hingga Es Apaya, Semuanya Ada!
Unik! Di Majalengka, Ikan Lele Disulap Jadi Dessert hingga Minuman Segar Tanpa Bau Amis
Gunung Pantun Stone: “Surga Tersembunyi” Hanya 10 Menit dari Pusat Kota Majalengka yang Butuh Sentuhan Ekstra
Menanam Budaya Kopi yang Kuat di Kalangan Anak Muda Bandung
Indonesia Waspada Virus Nipah: Kemenkes Ingatkan Bahaya Nira Mentah dan Bekas Gigitan Kelelawar
Jasinga “Rafting” Tanpa Pelampung: Saat Nyali Bertemu Kearifan Arus

Berita Terkait

Senin, 9 Maret 2026 - 05:00 WIB

Cerita Hasna Hasni Belajar Makeup, Si Kembar Cantik Tunarungu yang Viral Menginspirasi Publik

Rabu, 4 Maret 2026 - 12:36 WIB

Redefinisi Kebahagiaan: Mengapa Anak Tak Lagi Jadi “Syarat Sah” Lengkapnya Pernikahan?

Sabtu, 21 Februari 2026 - 18:06 WIB

Berburu Takjil di BTR 7 Bekasi: Dari Tahu Brontak Super Pedas Hingga Es Apaya, Semuanya Ada!

Senin, 9 Februari 2026 - 12:11 WIB

Unik! Di Majalengka, Ikan Lele Disulap Jadi Dessert hingga Minuman Segar Tanpa Bau Amis

Jumat, 6 Februari 2026 - 20:31 WIB

Gunung Pantun Stone: “Surga Tersembunyi” Hanya 10 Menit dari Pusat Kota Majalengka yang Butuh Sentuhan Ekstra

Berita Terbaru