“‘Not My President!’—Gelombang Amarah Rakyat AS Hantam Gedung Putih”

- Redaksi

Minggu, 6 April 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

lustrasi. Ribuan warga Amerika Serikat menggelar unjuk rasa menolak kebijakan Presiden Donald Trump. (REUTERS/Jon Cherry)

lustrasi. Ribuan warga Amerika Serikat menggelar unjuk rasa menolak kebijakan Presiden Donald Trump. (REUTERS/Jon Cherry)

Jakarta, Mevin.ID – Pada Sabtu (5/4), ribuan warga Amerika Serikat turun ke jalan untuk memprotes kebijakan Presiden Donald Trump. Aksi unjuk rasa terbesar sejak Trump kembali menjabat ini dipusatkan di National Mall, Washington DC, dan tersebar di lebih dari 1.000 kota lainnya.

Dengan membawa spanduk bertuliskan “HANDS OFF!” dan poster seperti “Not My President!” dan “Stop Evil,” para demonstran menyuarakan penolakan terhadap kebijakan Trump yang dianggap merusak sistem demokrasi dan hak-hak dasar warga.

Salah satu peserta aksi, Jane Ellen Saums (66), menyuarakan kekhawatirannya terhadap langkah Trump yang melemahkan sistem checks and balances. Ia datang mengenakan kostum bertema lingkungan hidup sebagai bentuk kritik terhadap kebijakan yang dinilai merusak alam dan hak individu.

Aksi ini digagas oleh koalisi kelompok progresif, termasuk MoveOn dan Women’s March, dalam kampanye bertajuk “Hands Off.” Mereka menyebut kebijakan Trump dan penasihatnya seperti Elon Musk sebagai bentuk “perebutan kekuasaan terang-terangan.”

Protes juga terjadi di berbagai kota dunia seperti Paris, Roma, dan London, menandakan kemarahan global atas langkah-langkah kontroversial Trump, terutama terkait perdagangan, lingkungan, dan pengurangan peran pemerintahan.

Banyak pendukung Partai Demokrat merasa frustrasi karena lemahnya respons partai mereka dalam menghadapi kebijakan Trump, yang terus mendapat dukungan dari Kongres.***

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel mevin.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wapres Gibran ‘Blusukan’ ke Banjir Bekasi: Soroti Bantuan yang Terlambat hingga Instruksikan Normalisasi Sungai
Ricuh Keraton Solo, Putri PB XIII Protes Penyerahan SK Pelaksana Cagar Budaya ke Tedjowulan
Ormas Gerakan Rakyat Deklarasikan Diri Jadi Partai Politik, Usung Anies Baswedan untuk Capres 2029
Sidang Perdana Kasus Korupsi Rp201 Miliar: Noel Ebenezer Seret Nama Partai dan Ormas dalam ‘Permainan’ Sertifikat K3
Threads Kalahkan X di Pengguna Harian Seluler, Platform Elon Musk Hadapi Badai Skandal
Surat Tanah Girik, Petok & Letter C Tidak Berlaku Mulai 2 Februari 2026, Segera Perbarui!
Satu Jasad Korban Kecelakaan Pesawat ATR 52-500 Ditemukan di Kedalaman Jurang 200 Meter
Tim DVI Siap Identifikasi Korban Pesawat ATR 42-500, Bertempat di RS TNI AU Dodi Sarjito

Berita Terkait

Senin, 19 Januari 2026 - 18:46 WIB

Wapres Gibran ‘Blusukan’ ke Banjir Bekasi: Soroti Bantuan yang Terlambat hingga Instruksikan Normalisasi Sungai

Senin, 19 Januari 2026 - 14:30 WIB

Ormas Gerakan Rakyat Deklarasikan Diri Jadi Partai Politik, Usung Anies Baswedan untuk Capres 2029

Senin, 19 Januari 2026 - 12:59 WIB

Sidang Perdana Kasus Korupsi Rp201 Miliar: Noel Ebenezer Seret Nama Partai dan Ormas dalam ‘Permainan’ Sertifikat K3

Senin, 19 Januari 2026 - 12:48 WIB

Threads Kalahkan X di Pengguna Harian Seluler, Platform Elon Musk Hadapi Badai Skandal

Senin, 19 Januari 2026 - 08:34 WIB

Surat Tanah Girik, Petok & Letter C Tidak Berlaku Mulai 2 Februari 2026, Segera Perbarui!

Berita Terbaru