Nunggak Pembayaran Sekolah, 320 Ribu Siswa di Jabar Ijazahnya Ditahan

- Redaksi

Minggu, 2 Februari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dedi Mulyadi Gubernur Jawa Barat

Dedi Mulyadi Gubernur Jawa Barat

Bandung, Mevin.ID – Jumlah siswa di Jawa Barat yang nunggak belum dibayar sekolahnya dan akhirnya ijazahnya ditahan kurang lebih nih sekitar 320.000 orang lamanya berapa mereka ijazahnya tidak diambil ada yang 7 tahun ada yang 5 tahun ada yang 4 tahun ada yang 3 tahun gitu kan ada yang setahun.

Demikian dikemukakan oleh Gubernur Jawa Barat terpilih di akun Instagram @dedimulyadi71 (2/2/2025)

Jika dihitung rata-rata 2 juta per orang nunggaknya karena kan ada yang 3 juta ada 4 juta ada 1,3 juta Nah kalau di rata-ratain 2 juta maka tunggakannya 640 miliar

“Emang selama ini provinsi kaga bantu buat sekolah swasta ? bantu, nilai bantuannya sebesar 600 miliar per tahun semestinya nggak usah ditahan orang kita bantunya hampir 600 miliar per tahun”, Tegas Dedi Mulyadi.

 

Lihat postingan ini di Instagram

 

Sebuah kiriman dibagikan oleh Kang Dedi Mulyadi (@dedimulyadi71)

“Cuman bantuannya juga, lanjut Dedi Mulyadi, banyak ketidakadilan, banyak sekolah-sekolah favorit yang siswanya bayarnya mahal, masih subsidi juga atau dibantu juga semestinya itu tidak terjadi”, lanjut Demul.

“Nah selanjutnya ini mau dibayarkan yang 640 miliar, dengan catatan kita membuat perjanjian dengan sekolah-sekolah swasta di seluruh Jawa Barat perjanjiannya. Bagaimana begini bantuan yang 600 miliar diteruskan kepada mereka dalam setiap tahun tapi dengan catatan ijazahnya harus segera dikembalikan”, tegas Demul

Dedi memberikan pilihan jika tidak mau mengembalikan Ijazah, maka bantuan untuk sekolah swasta dihentikan atau dan diganti menjadi program beasiswa untuk masyarakat miskin sehingga kita tidak memberikan ke sekolah tapi memberikan ke siswa.

Atau ijazahnya dikembalikan semuanya dan kita meneruskan bantuan pemerintah provinsi Jawa Barat untuk sekolah-sekolah swasta sebesar 600 miliar dalam setiap tahun

“Ini adalah skema yang akan dibuat semuanya nanti tergantung para kepala sekolah swasta di seluruh Jawa Barat skema apa yang akan diambil skema 600 miliar dibagikan seperti dulu ke sekolah-sekolah swasta atau 600 miliar dirubah menjadi bantuan untuk siswa miskin yang sekolah di sekolah swasta” ungkap Dedi Mulyadi.

Bantuan 600 miliar tahun yang lalu akan mengaudit penggunaannya untuk apa untuk membangun semangat transparansi bahwa bantuan itu betul-betul bermanfaat bagi masyarakat Jawa barat terutama juga betul-betul bermanfaat bagi masyarakat miskin. (*)

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel mevin.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kas KKW Diduga Dipinjam untuk Bangun Area Kuliner, Warga RW 13 Resah dan Minta Audit
Majalengka Mulai Tinggalkan Sawahnya: Ledakan Pekerja Manufaktur Ubah Wajah Ekonomi Daerah
Merayakan Pengabdian, Jalan Sehat PGRI Bogor Satukan Pendidik dari TK hingga Perguruan Tinggi
Di Balik Sorak Kemenangan, Ada Duka yang Turut Menggema di GBLA
Longsor Arjasari Timbun 5 Rumah: Tiga Warga Belum Ditemukan, Evakuasi Dilanjutkan Pagi Ini
Relawan Jabar Gelar Saresehan, Desak Pemprov Aktifkan Posko dan Ruang Komando Bencana
Banjir Bandang Isolasi Aceh Tamiang: Kota Gelap, Bau Bangkai, dan Akses Putus Total
Bupati Aceh Selatan Diduga Pergi Umrah Dua Hari Setelah Teken Surat Darurat Banjir, Warga Merasa Ditinggalkan

Berita Terkait

Minggu, 7 Desember 2025 - 08:31 WIB

Kas KKW Diduga Dipinjam untuk Bangun Area Kuliner, Warga RW 13 Resah dan Minta Audit

Sabtu, 6 Desember 2025 - 20:10 WIB

Majalengka Mulai Tinggalkan Sawahnya: Ledakan Pekerja Manufaktur Ubah Wajah Ekonomi Daerah

Sabtu, 6 Desember 2025 - 11:49 WIB

Merayakan Pengabdian, Jalan Sehat PGRI Bogor Satukan Pendidik dari TK hingga Perguruan Tinggi

Sabtu, 6 Desember 2025 - 09:20 WIB

Di Balik Sorak Kemenangan, Ada Duka yang Turut Menggema di GBLA

Sabtu, 6 Desember 2025 - 07:36 WIB

Longsor Arjasari Timbun 5 Rumah: Tiga Warga Belum Ditemukan, Evakuasi Dilanjutkan Pagi Ini

Berita Terbaru