Nyali Warga Dayeuhkolot Diuji Setiap Hari, Kapan Sasak Geulis Diperbaiki?

- Redaksi

Kamis, 12 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDUNG, Mevin.ID – Menyeberangi Sungai Citarum di kawasan Dayeuhkolot kini bukan lagi sekadar rutinitas, melainkan pertaruhan nyawa.

Jembatan Dayeuhkolot, atau yang akrab disapa Sasak Geulis, kini berdiri renta dan bergetar hebat setiap kali kendaraan melintas di atasnya.

Warga menyebutnya sebagai “Monumen Kesabaran”. Namun, kesabaran itu tampaknya sudah mulai habis, terlihat dari deretan spanduk protes bernada satire yang menghiasi besi-besi tua jembatan sejak Jumat lalu.

Getaran yang Bikin Jantung Copot

Bagi Ahmad (54), warga asli setempat, kondisi jembatan saat ini sangat memprihatinkan. Ia mengenang masa kecilnya saat masih berani melompat dari jembatan ke sungai yang jernih. Kini, melihat truk lewat saja sudah membuatnya ngeri.

“Melihat getarannya saat truk lewat saja sudah membuat jantung saya mau copot,” keluhnya, Rabu (11/2/2026).

Keresahan serupa dirasakan Siti (42), warga Banjaran. Ia masih trauma setelah motornya nyaris terperosok ke lubang jembatan yang menganga setahun lalu. “Iya ada takut mah, makanya kadang suka minta anter,” tuturnya.

Anggaran 100 Miliar: Solusi atau Sekadar Janji?

Persoalan perbaikan jembatan ini sempat menjadi “bola panas” antara Pemerintah Kabupaten Bandung dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Bupati Bandung, Dadang Supriatna, mengaku fiskal daerahnya belum sanggup jika harus menanggung perbaikan total sendirian.

Namun, angin segar datang dari Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. Melalui akun Instagram-nya, ia memastikan bahwa perbaikan Jembatan Sasak Geulis sudah dianggarkan pada tahun 2026 ini.

Ada dua skema yang sedang dipertimbangkan:

  • Konsep Tanpa Peninggian: Estimasi anggaran sekitar Rp 60 miliar.
  • Konsep Peninggian (Saran BBWS): Estimasi anggaran mencapai Rp 100 miliar.

Setengah Bagus, Setengah Renta

Sebagai informasi, perbaikan sebenarnya sudah dilakukan pada 2025 lalu, namun baru menyentuh bagian timur jembatan saja.

Alhasil, pemandangan kontras terlihat jelas: satu sisi nampak kokoh berwarna putih, sementara sisi barat (Sasak Geulis) masih dibiarkan meranggas dengan aspal terkelupas.

Kini, ribuan warga dari Dayeuhkolot, Baleendah, hingga Banjaran hanya bisa berharap janji anggaran 2026 ini segera terealisasi sebelum jembatan benar-benar ambruk.***

Facebook Comments Box

Editor : Bar Bernad

Sumber Berita: Kompas

Follow WhatsApp Channel mevin.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Percetakan Al-Qur’an Braille Bandung: Ketekunan Luar Biasa Para Pekerja, Menghindari Kitab Suci Salah Arti
Mengenaskan! Dua Pekerja Tertimpa Marmer Besar di Tasikmalaya, Satu Meninggal
Kasus Maut Labu Siam Cianjur: Ini Hukuman yang Pantas Bagi Pelaku
Banjir Rendam Lampung Selatan, Kendaraan Terseret Arus dan Akses Kota Baru Terputus
Angin Puting Beliung Terjang Cimahi, Pohon Tumbang Timpa Bangunan dan Kendaraan
Aliansi BEM Se-Majalengka Soroti Polemik KDMP, Desak Evaluasi Pembangunan di Ruang Publik
Aksi Heroik di Bekasi: Suami Tabrak Begal demi Selamatkan Istri saat Sahur
232 Halte BRT Bandung Raya Mulai Dibangun, Target Rampung Akhir 2026

Berita Terkait

Sabtu, 7 Maret 2026 - 15:32 WIB

Percetakan Al-Qur’an Braille Bandung: Ketekunan Luar Biasa Para Pekerja, Menghindari Kitab Suci Salah Arti

Sabtu, 7 Maret 2026 - 11:06 WIB

Kasus Maut Labu Siam Cianjur: Ini Hukuman yang Pantas Bagi Pelaku

Sabtu, 7 Maret 2026 - 05:38 WIB

Banjir Rendam Lampung Selatan, Kendaraan Terseret Arus dan Akses Kota Baru Terputus

Sabtu, 7 Maret 2026 - 04:55 WIB

Angin Puting Beliung Terjang Cimahi, Pohon Tumbang Timpa Bangunan dan Kendaraan

Sabtu, 7 Maret 2026 - 04:19 WIB

Aliansi BEM Se-Majalengka Soroti Polemik KDMP, Desak Evaluasi Pembangunan di Ruang Publik

Berita Terbaru