Nyanyi “OTT Bocil” di Pengadilan, Eks Wamenaker Noel Ebenezer Kena Semprot Hakim!

- Redaksi

Selasa, 10 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, Mevin.ID – Ruang sidang Pengadilan Tipikor Jakarta mendadak berubah suasananya menjadi panggung “konser” dadakan.

Terdakwa kasus dugaan pemerasan sertifikat K3, Immanuel Ebenezer alias Noel, beraksi dengan melantunkan lagu sindiran di sela-sela persidangan, Senin (9/2/2026).

Mantan Wakil Menteri Ketenagakerjaan ini memparodikan lagu legendaris “Bento” milik Iwan Fals menjadi sebuah lagu bertajuk “OTT Bocil”. Aksi ini dilakukan Noel sebagai bentuk protes atas status tersangka yang disematkan KPK kepadanya.

Lirik Pedas “OTT Bocil” ala Noel

Di depan awak media saat jeda sidang, Noel dengan percaya diri menyanyikan lirik yang menyentil kinerja lembaga antirasuah tersebut:

“Operasi tipu-tipu, konten yang kau buat, oh jagonya. Maling kelas teri, bandit kelas coro, itu yang kau tangkap. Giliran yang kelas kakap, enggak pernah kau ungkap, apalagi kau tangkap. Sebut namaku Bocil! Bocil! Bocil! Bocil!”

Noel berkali-kali menegaskan bahwa dirinya tidak pernah terjaring OTT. Ia mengaku datang ke KPK untuk klarifikasi secara kooperatif, namun justru langsung ditetapkan sebagai tersangka. “Mana ada OTT? Barang buktinya sampai detik ini mana?” tantangnya.

Coba Ajari Hakim soal Definisi OTT

Tak hanya bernyanyi, aksi Noel berlanjut di dalam ruang sidang. Saat memeriksa saksi-saksi dari Jaksa Penuntut Umum (JPU), Noel mencoba memberikan “kuliah umum” mengenai definisi Operasi Tangkap Tangan (OTT) berdasarkan KUHAP lama dan baru.

Situasi sempat memanas ketika Noel berniat membacakan definisi OTT agar “kejahatan OTT ini bisa dihentikan”. Namun, niat tersebut langsung dipotong telak oleh Hakim Ketua, Nur Sari Baktiana.

“Iya, bukan kapasitas saksi, Terdakwa!” tegas Hakim Nur Sari.

Hakim mengingatkan Noel agar menyampaikan pendapatnya pada agenda pembelaan atau saat memberikan keterangan sebagai terdakwa, bukan saat memeriksa saksi.

Bandingkan Petugas KPK dengan Hansip

Candaan satir Noel juga menyasar martabat lembaga negara. Saat bertanya kepada saksi Iin Marneta Eka Sari yang mengaku tidak paham proses hukum, Noel melontarkan pertanyaan yang memicu tawa pengunjung sidang.

“Anda tahu KPK itu apa? Dia lembaga hukum atau aparat hukum tahu tidak? Atau hansip atau apa gitu?” tanya Noel.

Melihat suasana yang mulai tidak kondusif, Hakim kembali menegur keras agar Noel fokus pada keterangan saksi dan berhenti melontarkan pertanyaan yang tidak relevan.

Poin Utama Pembelaan Noel:

  • Bantah OTT: Menyebut penangkapannya hanya “operasi tipu-tipu”.
  • Waktu Kejadian: Noel menyoroti transaksi yang dituduhkan terjadi pada 9 Oktober 2024, padahal ia baru dilantik jadi Wamenaker pada 21 Oktober 2024.
  • Status Saksi: Noel menilai para saksi adalah orang baik yang keterangannya justru membuktikan ia tidak bersalah.***
Facebook Comments Box

Editor : Bar Bernad

Follow WhatsApp Channel mevin.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Praperadilan Ditolak, Mantan Menag Yaqut Cholil Qoumas Jalani Pemeriksaan di KPK
Konflik Agraria Kampung Pilar Bekasi Dibawa ke Senayan, Warga Serahkan Berkas Sengketa ke DPR RI
Standar Kelayakan Bermasalah, BGN Hentikan Sementara Operasional 1.512 Satuan Pelayanan Gizi di Pulau Jawa
Siasat Teheran dan Penumpukan Cadangan Beijing: 11,7 Juta Barel Minyak Iran Menembus Blokade Selat Hormuz
Iran Tutup Total Selat Hormuz bagi Sekutu AS-Israel, Targetkan Serangan Langsung
Eks Menag Yaqut Dipanggil KPK sebagai Tersangka Korupsi Kuota Haji, Usai Praperadilannya Ditolak 
Dunia di Ambang Krisis: 85 Negara Naikkan Harga BBM Akibat Perang AS-Israel vs Iran, Vietnam Terparah!
Plot Twist Kasus Ijazah Jokowi: Rismon Sianipar Klaim Temuan Baru dan Resmi Ajukan Damai ke Polda Metro

Berita Terkait

Kamis, 12 Maret 2026 - 17:08 WIB

Praperadilan Ditolak, Mantan Menag Yaqut Cholil Qoumas Jalani Pemeriksaan di KPK

Kamis, 12 Maret 2026 - 14:25 WIB

Konflik Agraria Kampung Pilar Bekasi Dibawa ke Senayan, Warga Serahkan Berkas Sengketa ke DPR RI

Kamis, 12 Maret 2026 - 11:02 WIB

Standar Kelayakan Bermasalah, BGN Hentikan Sementara Operasional 1.512 Satuan Pelayanan Gizi di Pulau Jawa

Kamis, 12 Maret 2026 - 10:48 WIB

Siasat Teheran dan Penumpukan Cadangan Beijing: 11,7 Juta Barel Minyak Iran Menembus Blokade Selat Hormuz

Kamis, 12 Maret 2026 - 09:30 WIB

Eks Menag Yaqut Dipanggil KPK sebagai Tersangka Korupsi Kuota Haji, Usai Praperadilannya Ditolak 

Berita Terbaru