Sepaku, Mevin.ID – Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) mengumumkan bahwa pembangunan infrastruktur di Ibu Kota Nusantara (IKN) telah mulai menyentuh kawasan-kawasan investasi.
Pembangunan ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah untuk menjadikan IKN sebagai pusat ekonomi dan keuangan baru Indonesia.
“Kami sudah merencanakan pembangunan infrastruktur melewati kawasan-kawasan investasi sebagai komitmen membangun pusat ekonomi dan keuangan,” ujar Kepala OIKN, Basuki Hadimuljono, di Sepaku, Penajam Paser Utara, Senin (24/2).
Pusat Ekonomi dan Keuangan Baru
Keberadaan pusat ekonomi dan keuangan di IKN diharapkan dapat mempercepat proses pemindahan ibu kota negara dari Jakarta ke Kalimantan Timur.
Kawasan ini direncanakan menyerupai Manhattan, New York, Amerika Serikat, dengan tujuan menarik investasi dari berbagai sektor.
“Kawasan itu diproyeksikan juga dapat menciptakan lapangan kerja dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi di wilayah Provinsi Kalimantan Timur dan sekitarnya,” tambah Basuki.
Komitmen Pemerintah
Pembangunan infrastruktur di kawasan investasi ini merupakan instruksi langsung dari Presiden Prabowo Subianto, yang menekankan pentingnya mewujudkan IKN sebagai pusat ekonomi dan keuangan baru.
“Percepatan pembangunan infrastruktur kawasan-kawasan investasi adalah komitmen kepala negara, yang diinstruksikan dilaksanakan dengan sebaik-baiknya,” jelas Basuki.
Target Operasional 2026
Dengan dimulainya pembangunan infrastruktur pendukung, OIKN menargetkan pusat keuangan IKN dapat beroperasi pada 2026. Infrastruktur yang sedang dibangun meliputi jalan, air bersih, dan utilitas dalam satu kompartemen Multi Utility Tunnel (MUT).
“Pembangunan infrastruktur melalui kawasan-kawasan investasi tersebut saat ini sedang dalam tahap pelelangan dan ditargetkan dimulai pada April 2025,” kata Basuki.
Dampak Ekonomi
Pembangunan IKN diharapkan tidak hanya menjadi simbol kemajuan Indonesia, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi di Kalimantan Timur dan sekitarnya.
Dengan adanya pusat ekonomi dan keuangan baru, diharapkan dapat menarik investasi besar-besaran dan menciptakan lapangan kerja bagi masyarakat setempat.***


























