BANDUNG BARAT, Mevin.ID – Tim Search and Rescue (SAR) gabungan terus berpacu dengan waktu dalam operasi pencarian korban tanah longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (KBB). Pada hari kesembilan pencarian, Minggu (1/2), tim kembali menemukan empat kantong jenazah (bodypack) di dua titik berbeda.
Kepala SAR Bandung, Ade Dian, mengonfirmasi bahwa penemuan tersebut merupakan hasil penyisiran intensif di area yang telah dipetakan sebagai titik prioritas.
Detail Evakuasi di Worksite A2 dan A3
Proses evakuasi dilakukan secara bertahap mulai siang hingga sore hari. Berdasarkan data dari lapangan, berikut adalah rincian waktu penemuannya:
-
Worksite A2: Kantong pertama ditemukan pukul 13.00 WIB, disusul kantong kedua pada pukul 14.57 WIB.
-
Worksite A3: Kantong ketiga ditemukan pukul 15.27 WIB, dan kantong terakhir untuk hari ini dievakuasi pada pukul 16.09 WIB.
“Pada hari kesembilan operasi SAR, kami berhasil mengevakuasi empat bodypack. Dua ditemukan di Worksite A2 dan dua lainnya di Worksite A3,” ujar Ade Dian di Bandung, Minggu sore.
Update Data Korban: 74 Kantong Berhasil Dievakuasi
Dengan tambahan temuan hari ini, total kantong jenazah yang telah berhasil dievakuasi sejak awal operasi mencapai 74 kantong. Berikut adalah perkembangan proses identifikasi oleh tim Disaster Victim Identification (DVI):
| Status Identifikasi | Jumlah |
| Kantong Jenazah Dievakuasi | 74 |
| Sudah Teridentifikasi | 57 Jiwa |
| Sedang Proses Identifikasi | 15 Kantong |
| Perkiraan Korban Masih Hilang | 6 Orang |
Ade menekankan bahwa koordinasi dengan tim DVI terus diperkuat agar jenazah yang sudah ditemukan bisa segera diserahkan kepada pihak keluarga.
Fokus Pencarian Selanjutnya
Meskipun telah memasuki hari kesembilan, operasi SAR tetap dilanjutkan dengan fokus pada lima lokasi utama: A1, A2, A3, B1, dan B2. Namun, kekuatan personel lebih dikonsentrasikan pada sektor A2 dan A3 yang dinilai masih berpotensi besar menjadi lokasi tertimbunnya korban.
“Pelaksanaan operasi SAR akan terus dilanjutkan secara terukur dan terkoordinasi hingga seluruh korban yang diduga tertimbun dapat ditemukan,” pungkas Ade.***
Editor : Bar Bernad
Sumber Berita: Antara


























