Pakai Rompi Oranye, Bupati Fadia Arafiq Klaim Ditangkap KPK Saat Bersama Gubernur Jateng

- Redaksi

Rabu, 4 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Pekalongan Fadia Arafiq saat dibawa menuju mobil tahanan Komisi Pemberantasan Korupsi, di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Rabu (4/3/2026). (ANTARA/HO-KPK)

i

Bupati Pekalongan Fadia Arafiq saat dibawa menuju mobil tahanan Komisi Pemberantasan Korupsi, di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Rabu (4/3/2026). (ANTARA/HO-KPK)

JAKARTA, Mevin.ID – Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq, akhirnya muncul di Gedung Merah Putih KPK dengan mengenakan rompi oranye khas tahanan, Rabu (4/3/2026).

Kemunculannya ini secara tersirat mengonfirmasi penetapan status tersangka terhadap dirinya usai terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) pada bulan Ramadhan ini.

Kepada awak media, Fadia memberikan pernyataan mengejutkan mengenai kronologi penangkapannya.

Ia mengaku bahwa tim penyidik KPK melakukan penggerebekan saat dirinya sedang bersama Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi.

Alasan Pertemuan dengan Gubernur

Fadia menjelaskan bahwa keberadaan Gubernur di rumahnya saat itu adalah untuk membahas perihal kedinasan, tepatnya mengenai ketidakhadirannya dalam sebuah agenda penting.

“Saat penangkapan, mereka (KPK) menggerebek ke rumah, saya sedang sama Pak Gubernur Jawa Tengah. Membahas izin, sebab saya enggak bisa hadir acara MBG (Makan Bergizi Gratis),” ujar Fadia di hadapan para jurnalis di Jakarta.

Bantah Ada Barang Bukti Uang

Meski telah mengenakan rompi tahanan, Fadia menyatakan kebingungannya atas penangkapan tersebut.

Ia bersikukuh bahwa dirinya tidak terjaring dalam sebuah transaksi suap saat operasi senyap itu berlangsung.

“Jadi, saya tidak ada OTT apa pun, dan barang serupiah pun (tidak diambil, red.). Demi Allah enggak ada,” tegasnya.

Duduk Perkara: Dugaan Korupsi Outsourcing

Pernyataan Fadia tersebut berbanding terbalik dengan rilis resmi lembaga antirasuah. KPK sebelumnya mengumumkan bahwa penangkapan ini merupakan OTT ketujuh sepanjang tahun 2026.

Fadia diamankan di wilayah Semarang bersama ajudan dan orang kepercayaannya pada Selasa (3/3) dini hari.

Tak berselang lama, KPK juga mengamankan 11 orang lainnya dari Pekalongan, termasuk Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Pekalongan, Mohammad Yulian Akbar.

Juru Bicara KPK mengungkapkan bahwa kasus ini berkaitan dengan dugaan korupsi dalam pengadaan outsourcing atau tenaga alih daya di sejumlah dinas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pekalongan.

Hingga kini, KPK masih melakukan pemeriksaan intensif terhadap Fadia dan belasan orang lainnya untuk mendalami aliran dana dan peran masing-masing pihak dalam skandal pengadaan tenaga kerja tersebut.***

Facebook Comments Box

Editor : Bar Bernad

Sumber Berita: Antara

Follow WhatsApp Channel mevin.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KPK Ungkap Bupati Rejang Lebong Terima Suap Rp980 Juta Selama Ramadhan untuk ‘Ijon’ Proyek
Resmi, KPK Tetapkan Bupati Rejang Lebong Tersangka Suap Proyek, Ini Daftar 5 Orang yang Ditahan
Jaksa Penuntut Mati ABK di Kasus Sabu 2 ton, Minta Maaf ke DPR: Ketimpangan Tuntutan Dipertanyakan 
Pukul Kepala Anak Kandung sampai Bocor, MA dan KY Pecat Hakim AJK
Tensi Tinggi Moskow-Tel Aviv: Militer Israel Hantam Aset Kebudayaan Rusia di Lebanon Selatan
Mudik Lebaran 2026: Catat Jadwal Pembatasan Angkutan Barang Mulai 13 hingga 29 Maret
Kejati Jabar Periksa 5 Pegawai Baznas Terkait Dugaan Korupsi Rp13 Miliar, Whistleblower Minta KDM Turun Tangan
Sebut Tragedi Bantargebang Kegagalan Sistemik, Menteri LH Hanif Faisol Siapkan Langkah Hukum Tegas

Berita Terkait

Rabu, 11 Maret 2026 - 23:56 WIB

KPK Ungkap Bupati Rejang Lebong Terima Suap Rp980 Juta Selama Ramadhan untuk ‘Ijon’ Proyek

Rabu, 11 Maret 2026 - 22:33 WIB

Resmi, KPK Tetapkan Bupati Rejang Lebong Tersangka Suap Proyek, Ini Daftar 5 Orang yang Ditahan

Rabu, 11 Maret 2026 - 19:48 WIB

Pukul Kepala Anak Kandung sampai Bocor, MA dan KY Pecat Hakim AJK

Rabu, 11 Maret 2026 - 17:14 WIB

Tensi Tinggi Moskow-Tel Aviv: Militer Israel Hantam Aset Kebudayaan Rusia di Lebanon Selatan

Rabu, 11 Maret 2026 - 09:15 WIB

Mudik Lebaran 2026: Catat Jadwal Pembatasan Angkutan Barang Mulai 13 hingga 29 Maret

Berita Terbaru