Pamanukan Lumpuh Total! Banjir Meluas Rendam Pertokoan dan Jalur Provinsi Subang

- Redaksi

Jumat, 30 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUBANG, Mevin.ID – Wilayah Pamanukan, Subang, Jawa Barat, saat ini berada dalam kondisi darurat. Luapan Sungai Cipunagara yang kian tak terkendali mengakibatkan banjir meluas hingga merendam pusat pertokoan dan melumpuhkan jalur provinsi penghubung Subang-Pamanukan pada Jumat (30/1/2026).

Kepanikan warga mulai terlihat saat debit air terus merangkak naik. Para pemilik toko elektronik, pakaian, hingga perhiasan terpantau sibuk mengevakuasi barang dagangan mereka sebelum air masuk lebih dalam ke bangunan.

Jalur Transportasi Lumpuh Total

Banjir tidak hanya merendam pemukiman, tetapi juga memutus akses transportasi utama. Jalur provinsi dari depan Kantor Desa Rancasari hingga perempatan kolong flyover Pamanukan kini sudah tidak bisa dilalui kendaraan sama sekali.

Semua jalan protokol yang menjadi urat nadi aktivitas warga lumpuh total, memaksa pengendara mencari rute alternatif yang sangat terbatas atau menghentikan perjalanan mereka.

Sungai Cipunagara Lewati Ambang Batas

Berdasarkan data terkini, debit air Sungai Cipunagara mencapai 760 mdpl, jauh melampaui ambang batas normal sebesar 600 mdpl. Kondisi ini menyebabkan air meluber ke pemukiman warga dengan ketinggian mencapai lebih dari 2 meter.

“Banjirnya makin besar. Sepanjang pertokoan sudah terendam, warga panik dan langsung keluar untuk mengungsi ke tempat yang lebih aman,” ujar Ahmad Sopandi, salah satu warga setempat.

Evakuasi Dramatis: Lansia dan Pasien ODGJ Diselamatkan

Di tengah derasnya arus luapan sungai, tim gabungan dari BPBD, kepolisian, dan tenaga medis terus berjibaku mengevakuasi warga yang terjebak, terutama kelompok rentan.

Kapolsek Pamanukan, AKP Udin Awaludin, menyatakan bahwa fokus utama saat ini adalah penyelamatan nyawa. Proses evakuasi berlangsung dramatis di kawasan Kedunggede yang merupakan titik terparah karena lokasinya tepat di bawah tanggul sungai.

“Kami berhasil mengevakuasi beberapa lansia yang sakit, termasuk seorang perempuan yang mengalami gangguan jiwa (ODGJ). Evakuasi cukup menantang karena air sangat besar dan deras, namun alhamdulillah semua selamat,” terang AKP Udin.

Warga Mengungsi di Flyover

Hingga siang ini, ribuan warga mulai memadati kawasan flyover Pamanukan sebagai lokasi pengungsian sementara.

Pihak kepolisian mengimbau warga untuk tetap waspada karena debit air diprediksi masih bisa meningkat mengingat cuaca ekstrem yang masih melanda wilayah Subang.

“Air semakin naik, sekarang sudah sampai ke bawah flyover. Kami minta warga segera mencari tempat yang benar-benar aman,” tutup Kapolsek.***

Facebook Comments Box

Editor : Bar Bernad

Follow WhatsApp Channel mevin.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polisi Majalengka Gerebek Kontrakan di Babakan Jawa, Pengedar Sabu 11 Gram Berhasil Diringkus
Petani Lembang “Blokade” Jalur Offroad: Jalan Hancur, Pipa Air Pecah, Pakan Ternak Terhambat
Seruan Setop Bayar Pajak Kendaraan: Pemprov Jateng Kalang Kabut, Siapkan Diskon 5 Persen
Tragis di Bojongsoang, Sakit Hati Dihina, Suami Tega Habisi Nyawa Istri di Depan Sang Anak
Investasi Bodong Aplikasi MBA Pangandaran, Polda Jabar Dibanjiri Laporan
WALHI Jabar Endus Kepentingan Politik di Balik Penutupan Bandung Zoo: “Ada Dugaan Janji ke Pihak Tertentu”
Transformasi Regulasi Cagar Budaya dan Implikasi Yuridis Sengketa Lahan SMAN 1 Bandung
Tragedi Pembunuhan Siswa SMPN 26 Bandung: Terungkap Korban Alami Perundungan Sejak SD

Berita Terkait

Senin, 16 Februari 2026 - 21:34 WIB

Polisi Majalengka Gerebek Kontrakan di Babakan Jawa, Pengedar Sabu 11 Gram Berhasil Diringkus

Senin, 16 Februari 2026 - 20:59 WIB

Petani Lembang “Blokade” Jalur Offroad: Jalan Hancur, Pipa Air Pecah, Pakan Ternak Terhambat

Senin, 16 Februari 2026 - 19:31 WIB

Tragis di Bojongsoang, Sakit Hati Dihina, Suami Tega Habisi Nyawa Istri di Depan Sang Anak

Senin, 16 Februari 2026 - 19:07 WIB

Investasi Bodong Aplikasi MBA Pangandaran, Polda Jabar Dibanjiri Laporan

Senin, 16 Februari 2026 - 15:02 WIB

WALHI Jabar Endus Kepentingan Politik di Balik Penutupan Bandung Zoo: “Ada Dugaan Janji ke Pihak Tertentu”

Berita Terbaru