Bekasi, Mevin.ID – Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, turun langsung meninjau sejumlah titik strategis guna memastikan kelancaran arus mudik dan keamanan ibadah malam Natal 2025.
Peninjauan yang dilakukan pada Rabu (24/12/2025) ini menyasar area publik mulai dari Alun-alun Kota Bekasi, Stasiun Bekasi, hingga area pusat perbelanjaan.
Didampingi Wakil Wali Kota Abdul Harris Bobihoe, Kapolres Metro Bekasi Kota, Dandim 0507, serta jajaran Forkopimda, Tri Adhianto mengawali pantauannya di Pos Pelayanan Stasiun Bekasi untuk melihat lonjakan penumpang kereta api.
Pantau Arus Mudik dan Fasilitas Publik
Dalam kunjungannya, Wali Kota memastikan bahwa pelayanan transportasi publik tetap prima meski terjadi peningkatan volume penumpang secara signifikan.
“Kami memastikan kondisi lalu lintas tetap terkendali dan memantau ketersediaan layanan kereta api. Koordinasi dengan Dishub dan kepolisian terus diperkuat di titik-titik rawan kemacetan,” ujar Tri Adhianto di depan Giant Mall Bekasi.
Kepala Dinas Perhubungan Kota Bekasi, Zeno Bachtiar, menambahkan bahwa posko pengamanan utama telah disiagakan di kawasan Mega Hypermall dan beberapa titik strategis lainnya untuk memberikan informasi real-time kepada pemudik.
Keamanan Gereja dan Respons Isu Terorisme
Menyikapi perkembangan situasi nasional terkait ancaman keamanan, Tri Adhianto memberikan perhatian khusus pada rumah ibadah. Ia menyambangi Gereja HKBP Jatimurni di Pondok Melati untuk memastikan jemaat dapat beribadah dengan khidmat.
Wali Kota juga mengimbau masyarakat agar tidak panik namun tetap waspada, terutama menyusul adanya isu terorisme di lingkungan sekolah yang sempat mencuat belakangan ini.
“Kami telah berkoordinasi dengan Polres Metro Bekasi serta melibatkan tokoh agama dan organisasi masyarakat untuk menjaga ketenangan di setiap rumah ibadah. Harapannya, Natal tahun ini membawa kedamaian dan kesejahteraan bagi seluruh warga Bekasi,” tegasnya.
Prediksi Puncak Arus Mudik
Pemerintah Kota Bekasi memprediksi puncak arus mudik dan balik akan terjadi pada Kamis (25/12/2025). Hal ini dikarenakan masa libur resmi bagi sebagian besar pekerja baru dimulai tepat di hari Natal.
Masyarakat diimbau untuk merencanakan perjalanan dengan bijak dan tetap mematuhi arahan petugas di lapangan.***
Penulis : Fathur Rachman
Editor : Pratigto


























