KUNINGAN, Mevin.ID – Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), kembali menunjukkan komitmennya terhadap kelestarian alam.
Pada Minggu (18/1/2026), pria yang akrab disapa KDM ini melakukan inspeksi ke Desa Padabeunghar, Kecamatan Pasawahan, Kabupaten Kuningan, untuk memastikan proses pemulihan lahan bekas galian batu di kaki Gunung Ciremai berjalan sesuai instruksi.
Kunjungan ini merupakan tindak lanjut dari sidak sebelumnya yang menyoroti aktivitas pertambangan di kawasan lindung tersebut.
“Hentikan Tambang, Hijaukan Alam”
Dalam peninjauan di Blok Margamulya milik Sumadi, KDM menegaskan bahwa aktivitas tambang batu di kaki Gunung Ciremai harus dihentikan total dan digantikan dengan program penghijauan massal. Menurutnya, pemulihan lingkungan bukan sekadar kewajiban administratif, melainkan tanggung jawab moral terhadap alam.
“Aktivitas tambang batu ini harus dihentikan. Penanaman pohon dilakukan sebagai bentuk tanggung jawab terhadap alam. Kawasan kaki Gunung Ciremai tidak boleh dirusak,” tegas KDM di lokasi.
Ia juga memperingatkan bahwa Pemerintah Provinsi Jawa Barat tidak akan segan menindak tegas setiap aktivitas yang mengancam ekosistem dan berpotensi memicu bencana seperti longsor atau kekeringan.
Kolaborasi Pemulihan: 785 Pohon Sudah Tertanam
Program pemulihan ini dilakukan secara kolaboratif. Hingga 18 Januari 2026, tercatat sebanyak 785 batang pohon telah ditanam di area bekas galian tersebut. Menariknya, para pekerja yang sebelumnya menggantungkan hidup pada sektor galian kini dilibatkan langsung dalam proses penanaman ini.
Adapun jenis pohon yang dipilih bertujuan memberikan manfaat ganda, baik bagi ekosistem maupun ekonomi masyarakat di masa depan:
|
Jenis Tanaman |
Varietas |
|---|---|
|
Pohon Buah |
Petai, Salam, Nangka, Jengkol, Matoa, Sukun |
|
Pohon Hutan |
Beringin, Manglid, dan pohon peneduh lainnya |
Penghijauan ini diharapkan dapat mengembalikan fungsi resapan air dan menjaga kestabilan tanah di wilayah tersebut guna memitigasi risiko longsor dan banjir.
Dukungan Pemerintah Desa dan Pengawasan Berkala
Kepala Desa Padabeunghar, Rukhiyat, menyatakan dukungannya terhadap langkah tegas Pemerintah Provinsi. Pihak desa berkomitmen untuk terlibat aktif dalam pengawasan dan memastikan kawasan yang telah ditanami tidak lagi diganggu oleh aktivitas tambang ilegal.
Kegiatan ini turut didampingi oleh jajaran pejabat Pemprov Jabar, Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Kepala Dinas Kehutanan, Kepala BKD dan Bappenda Provinsi Jawa Barat
Rombongan Gubernur meninggalkan lokasi pada tengah hari, namun pemantauan berkala terhadap pertumbuhan pohon dipastikan akan terus berlanjut secara berkala oleh dinas terkait.***

























