Pembentukan BPI Danantara Diharapkan Perkuat Daya Saing BUMN Sektor Energi

- Redaksi

Selasa, 25 Februari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden ke-8 RI, Prabowo Subianto, secara resmi meluncurkan Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) pada Senin (24/2/2025).

Presiden ke-8 RI, Prabowo Subianto, secara resmi meluncurkan Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) pada Senin (24/2/2025).

Jakarta, Mevin.ID – Direktur Eksekutif Center for Energy Security Studies (CESS), Ali Ahmudi Achyak, menyatakan bahwa pembentukan Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) berpotensi memperkuat daya saing Badan Usaha Milik Negara (BUMN), khususnya di sektor energi.

“Keberadaan Danantara dapat mendorong potensi BUMN dari hulu ke hilir, sekaligus meningkatkan kelincahan BUMN dalam berekspansi, terutama untuk mendukung kemandirian energi nasional yang menjadi cita-cita Presiden Prabowo Subianto,” ujar Ali Ahmudi Achyak di Jakarta, Senin (24/2).

Konsolidasi BUMN

Pada tahap awal, Danantara mengonsolidasikan tujuh BUMN, yaitu:

  1. PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk (Telkom Indonesia)
  2. PT Bank Mandiri Tbk (Bank Mandiri)
  3. PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI)
  4. PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI)
  5. PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) (PLN)
  6. PT Pertamina (Persero)
  7. PT Mineral Industri Indonesia (Persero) (MIND ID)

Ali menjelaskan bahwa konsolidasi ini bertujuan untuk mempercepat terwujudnya kemandirian energi nasional melalui investasi yang dikelola oleh Danantara sebagai sovereign wealth fund (lembaga pengelola dana investasi dan kekayaan negara).

“Dengan sumber daya alam yang melimpah, dibutuhkan investasi besar, dan Danantara berperan dalam mengorkestrasi beberapa BUMN untuk mewujudkan swasembada energi di Indonesia,” katanya.

Efisiensi dan Daya Saing

Ali menilai bahwa pembentukan Danantara akan mendorong efisiensi operasional dan meningkatkan daya saing BUMN.

“Keberadaan Danantara juga akan mendongkrak efisiensi kinerja BUMN, serta mempercepat ekspansi mereka dalam memenuhi kebutuhan energi nasional,” ucapnya.

Ia menambahkan bahwa Danantara dapat menjadi strategi efektif untuk mendorong keunggulan kompetitif BUMN, mengikuti jejak negara-negara seperti Malaysia dan Singapura yang telah sukses dengan sovereign wealth fund mereka.

“Negara-negara seperti Malaysia dan Singapura telah menunjukkan pentingnya memiliki semacam Danantara yang sehat dan kuat untuk bersaing secara global,” ujarnya.

Contoh Negara Lain

Ali mencontohkan keberhasilan Khazanah Bhd di Malaysia yang didukung oleh Perdana Menteri Mahathir Mohammad pada 1990-an, serta Temasek Group di Singapura yang dibentuk oleh Perdana Menteri Lee Kuan Yew.

Kedua lembaga tersebut berperan penting dalam memperkuat perekonomian dan daya saing global negara masing-masing.

Optimisme untuk Indonesia

Ali optimistis bahwa Danantara dapat menjadi katalisator perubahan signifikan dalam perekonomian nasional.

“Saatnya Indonesia bangkit dan berdikari. Mari kita bersama-sama membangun Danantara untuk Indonesia yang lebih perkasa,” imbuhnya.

Peluncuran Resmi

Presiden Indonesia Prabowo Subianto resmi meluncurkan BPI Danantara bersama mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Joko Widodo di Istana Kepresidenan Jakarta, Senin pagi.

Peluncuran ini menandai langkah strategis pemerintah dalam memperkuat peran BUMN dan mencapai kemandirian energi nasional.***

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel mevin.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Produksi Nikel 2026 Melorot, Sengaja Dipangkas Kementerian ESDM: Ini Alasannya 
Selamatkan Industri Tekstil, Pemerintah Bentuk BUMN Baru di Bawah Danantara Senilai Rp101 Triliun
Pemprov Jabar Rancang Skema Swap Share: Lepas Saham Kertajati demi Bandara Husein Sastranegara
Rekrutmen Kemenkes Program Penguatan Sistem Rujukan Nasional, Link Pendaftarannya di Sini
Minimarket Sumedang Wajib ‘Wakaf Hijau’? Tuntutan Syarat Izin Baru Berbasis Lingkungan Mencuat
Disindir Prabowo Soal Praktik ‘Main Mata’ di Pajak dan Bea Cukai, Menkeu Purbaya Siap Bersih-Bersih Skuad
Rahasia Gizi Super Ikan Sidat: Omega 3 Tertinggi di Dunia Versi BRIN
Samsat Indramayu Luncurkan Kios-K, Bayar Pajak Kendaraan Tak Perlu Antre

Berita Terkait

Kamis, 15 Januari 2026 - 18:15 WIB

Produksi Nikel 2026 Melorot, Sengaja Dipangkas Kementerian ESDM: Ini Alasannya 

Rabu, 14 Januari 2026 - 21:44 WIB

Selamatkan Industri Tekstil, Pemerintah Bentuk BUMN Baru di Bawah Danantara Senilai Rp101 Triliun

Rabu, 14 Januari 2026 - 08:44 WIB

Pemprov Jabar Rancang Skema Swap Share: Lepas Saham Kertajati demi Bandara Husein Sastranegara

Selasa, 13 Januari 2026 - 12:34 WIB

Rekrutmen Kemenkes Program Penguatan Sistem Rujukan Nasional, Link Pendaftarannya di Sini

Selasa, 13 Januari 2026 - 12:33 WIB

Minimarket Sumedang Wajib ‘Wakaf Hijau’? Tuntutan Syarat Izin Baru Berbasis Lingkungan Mencuat

Berita Terbaru