Pemerintah Fokus Mengembangkan Bandar Antariksa Biak

- Redaksi

Minggu, 4 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOGOR, Mevin.ID – Pemerintah tengah fokus mengembangkan Bandar Antariksa Biak, menuju kemandirian antariksa nasional.

Dalam upaya memperkuat posisi Indonesia di kancah keantariksaan global, Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Arif Satria mendorong percepatan kemandirian teknologi antariksa nasional.

Hal ini disampaikannya saat kunjungan kerja ke Kawasan Sains M. Ibnoe Subroto di Rancabungur, Rabu (31/12), untuk meninjau kesiapan fasilitas riset, persiapan peluncuran satelit A4, dan pengembangan bandar antariksa.

Kunjungan ini menjadi momentum konsolidasi internal BRIN dalam menghadapi tantangan pengembangan teknologi antariksa yang semakin kompleks. Arif menekankan pentingnya langkah terukur namun progresif agar Indonesia tidak tertinggal dalam persaingan global, terutama dalam hal penguasaan sistem satelit, roket, dan infrastruktur pendukung.

Salah satu fokus utama adalah optimalisasi Bandar Antariksa Biak yang dirancang sebagai pusat peluncuran nasional dan simpul kerja sama internasional di masa depan. Selain infrastruktur, Arif menyoroti pentingnya tata kelola, pembagian peran, dan koordinasi antarunit yang efektif.

“Kita tidak boleh terjebak pada tumpang tindih kewenangan. Yang dibutuhkan adalah sistem yang terintegrasi,” tegasnya.

Menurut Rika Andiarti, Perekayasa Ahli Utama Pusat Riset Teknologi Roket BRIN, pengembangan bandar antariksa telah tercantum dalam Rencana Induk Keantariksaan Nasional (Renduk) 2017–2040, yang menargetkan Indonesia mampu meluncurkan satelit dan roket secara mandiri dari wilayah sendiri pada tahun 2040.

Namun, Arif Satria menilai target tersebut perlu dipercepat. “Kalau bisa sebelum tahun 2040, mengapa tidak lebih cepat? Kuncinya adalah fokus, alokasi waktu, dan produktivitas,” ujarnya.

Ia juga mendorong para peneliti untuk meningkatkan intensitas dan kualitas riset, termasuk memanfaatkan peluang hibah riset internasional. BRIN berkomitmen menyempurnakan mekanisme pendanaan dan penghargaan untuk mendukung publikasi ilmiah dan pengembangan teknologi strategis.

“Tidak ada negara yang berjaya di antariksa dengan kerja setengah-setengah. Kesuksesan adalah fungsi dari pemanfaatan waktu,” pungkas Arif.

Langkah ini menunjukkan tekad Indonesia untuk tidak hanya menjadi konsumen teknologi antariksa, tetapi juga sebagai produsen yang mandiri dan kompetitif di tingkat global.***

Facebook Comments Box

Penulis : Atep K

Editor : Atep K

Follow WhatsApp Channel mevin.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Prabowo Ingatkan Pemimpin: Komandan ‘Maling’ Akan Dijuluki ‘Kapal Keruk’ Seumur Hidup!
Prabowo Akhirnya ke IKN! Momen Perdana Presiden Menginap di Ibu Kota Baru.
Kajati Dr Hermon Dekristo Lantik Tiga Kajari di Wilayah Jabar, Begini Pesannya
Nadiem Bantah Terima Rp809 Miliar, Tuding Investigasi Kasus Chromebook Ngaco
Plafon SDN 05 Pademangan Timur Ambruk Saat Siswa Santap Makan Bergizi Gratis
Kemenkes Kerahkan 119 Relawan TCK Batch II ke Wilayah Pasca Bencana Aceh Tamiang 
Sudah Dicekal, KPK Dalami Peran Bos Maktour Fuad Hasan di Kasus Kuota Haji
KPK Tangkap Pejabat Pajak Jakut, Intip Isi Garasi Para Tersangka

Berita Terkait

Selasa, 13 Januari 2026 - 11:01 WIB

Prabowo Ingatkan Pemimpin: Komandan ‘Maling’ Akan Dijuluki ‘Kapal Keruk’ Seumur Hidup!

Senin, 12 Januari 2026 - 21:31 WIB

Kajati Dr Hermon Dekristo Lantik Tiga Kajari di Wilayah Jabar, Begini Pesannya

Senin, 12 Januari 2026 - 19:30 WIB

Nadiem Bantah Terima Rp809 Miliar, Tuding Investigasi Kasus Chromebook Ngaco

Senin, 12 Januari 2026 - 17:57 WIB

Plafon SDN 05 Pademangan Timur Ambruk Saat Siswa Santap Makan Bergizi Gratis

Senin, 12 Januari 2026 - 17:00 WIB

Kemenkes Kerahkan 119 Relawan TCK Batch II ke Wilayah Pasca Bencana Aceh Tamiang 

Berita Terbaru