Jakarta, Mevin.ID — Pemerintah menyiapkan investasi sebesar Rp20 triliun untuk pembangunan peternakan ayam pedaging dan petelur terintegrasi di sejumlah wilayah Indonesia. Proyek ini ditujukan untuk memperkuat pasokan pangan bagi program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas Presiden Prabowo Subianto.
Menteri Pertanian sekaligus Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Andi Amran Sulaiman menyampaikan bahwa pendanaan berasal dari Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara Indonesia, hasil kesepakatan dalam rapat finalisasi hilirisasi sektor pangan bersama kementerian dan lembaga terkait.
“Anggaran khusus Rp20 triliun dipercepat untuk peternakan ayam pedaging dan telur. Ini untuk menyuplai kebutuhan MBG,” ujar Amran dalam konferensi pers di Kementan, Jakarta, Jumat (7/11).
Amran menjelaskan, pembangunan akan difokuskan di daerah yang masih kekurangan pasokan ayam dan telur. Tahap awal berupa pra-studi kelayakan ditargetkan rampung tahun ini, sehingga konstruksi dapat mulai pada Januari 2026.
Badan Pangan Nasional mencatat kebutuhan tambahan pasokan akibat program MBG mencapai 1,1 juta ton ayam pedaging dan 700 ribu ton telur tiap tahun.
Selain menjaga stabilitas pangan, proyek ini disebut berpotensi menciptakan hingga 3 juta lapangan kerja dalam empat tahun ke depan serta mendorong pemerataan ekonomi desa.
Rencana investasi peternakan ayam menjadi bagian dari strategi hilirisasi besar sektor pertanian dengan total nilai Rp371 triliun.
Pemerintah berharap langkah ini memperkuat kemandirian pangan nasional di tengah kenaikan permintaan ayam dan telur di sejumlah daerah dalam beberapa bulan terakhir.***


























