Pemkab Lumajang Tunggu Juknis MBG, Siapkan Dana Biaya Tak Terduga Rp3 Miliar

- Redaksi

Senin, 3 Februari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Makan Bergizi Gratis

Ilustrasi Makan Bergizi Gratis

Lumajang, Mevin.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang menyatakan kesiapan mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas oleh Presiden Prabowo Subianto.

Jika diperlukan, Pemkab Lumajang akan mengalokasikan sebagian dana Belanja Tidak Terduga (BTT) dalam APBD 2025 untuk program ini.

Sekretaris Daerah Kabupaten Lumajang, Agus Triyono, mengungkapkan bahwa hingga saat ini, belum ada petunjuk teknis (juknis) resmi yang mengatur peran pemerintah daerah atau penggunaan APBD dalam MBG.

“Sampai saat ini, belum ada juknis yang mengatur tentang peran pemda atau APBD dalam MBG. Program ini dikelola langsung oleh Badan Gizi Nasional. Namun, jika nantinya juknis mengatur perlunya kontribusi daerah, Pemkab Lumajang akan mengambil anggaran dari BTT yang telah dialokasikan dalam APBD 2025,” jelas Agus saat dikonfirmasi pada Jumat (31/1/2025).

Pada 2025, Pemkab Lumajang telah menganggarkan BTT sebesar Rp15 miliar untuk berbagai kebutuhan darurat, termasuk penanganan bencana alam dan infrastruktur.

Dari total anggaran tersebut, sekitar Rp3 miliar diperkirakan dapat dialokasikan untuk mendukung pelaksanaan program MBG, jika diperlukan.

Agus memastikan bahwa kontribusi Pemkab dalam program MBG tidak akan mengganggu program strategis daerah lainnya.

“Dana BTT memang disiapkan untuk kebutuhan insidental di luar kegiatan rutin kedinasan, sehingga tidak membebani APBD. Hingga saat ini, kami masih menunggu arahan lebih lanjut dari pemerintah pusat sebelum melakukan penganggaran,” terangnya.

Dengan kesiapan ini, Pemkab Lumajang menunjukkan komitmennya dalam mendukung kebijakan nasional, khususnya dalam upaya meningkatkan gizi masyarakat.

Pemerintah daerah berharap agar petunjuk teknis segera diterbitkan, sehingga program ini dapat berjalan optimal dan memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya di Kabupaten Lumajang.

“Pemkab Lumajang juga akan terus berkoordinasi dengan pemerintah pusat dan Badan Gizi Nasional, agar kebijakan ini dapat diimplementasikan dengan efektif dan tepat sasaran,” pungkasnya. (*)

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel mevin.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Warga Resah, Pengerukan di Perbukitan Cikuya Lagadar Bandung Terus Berlangsung 
Mahamuda Sebut Banjir Bekasi 2026 ‘Dosa Tata Ruang’ Terencana, Desak Audit Investigatif Anggaran SDABMBK
Banjir 45 Hari Tak Kunjung Surut, Rumah Panggung Bantuan di Karawang Akhirnya ‘Keok’ Terendam Air
Viral Video ‘Pondasi Batu Cabluk dan Pasir’, Proyek PJU Pemprov Jabar di Berbagai Daerah Jadi Sorotan Warga
Duka di Tengah Banjir Bekasi: Seorang Lansia Meninggal Terseret Arus, Ratusan Warga Mulai Mengungsi
Ketika Kekhawatiran Warga Cirebon Tak Terbendung terkait Kebun Sawit Ilegal di Bukit Cigobang
Bekasi Dikepung Banjir Hebat: 16 Kecamatan Terendam, Ribuan KK Terdampak dan Jalur Transportasi Lumpuh
Viral! Pertahankan Tanah Warisan, Seorang Wanita di Tangerang Diduga Dikeroyok dan Diseret di Proyek Perumahan

Berita Terkait

Senin, 19 Januari 2026 - 19:00 WIB

Warga Resah, Pengerukan di Perbukitan Cikuya Lagadar Bandung Terus Berlangsung 

Senin, 19 Januari 2026 - 18:09 WIB

Mahamuda Sebut Banjir Bekasi 2026 ‘Dosa Tata Ruang’ Terencana, Desak Audit Investigatif Anggaran SDABMBK

Senin, 19 Januari 2026 - 17:05 WIB

Banjir 45 Hari Tak Kunjung Surut, Rumah Panggung Bantuan di Karawang Akhirnya ‘Keok’ Terendam Air

Senin, 19 Januari 2026 - 13:59 WIB

Viral Video ‘Pondasi Batu Cabluk dan Pasir’, Proyek PJU Pemprov Jabar di Berbagai Daerah Jadi Sorotan Warga

Minggu, 18 Januari 2026 - 20:39 WIB

Duka di Tengah Banjir Bekasi: Seorang Lansia Meninggal Terseret Arus, Ratusan Warga Mulai Mengungsi

Berita Terbaru