Pemkot Bekasi Bangun Tiga Polder di DAS Cijambe untuk Atasi Banjir

- Redaksi

Sabtu, 14 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bekasi, Mevin.ID – Pemerintah Kota Bekasi akan membangun tiga polder air di sepanjang Daerah Aliran Sungai (DAS) Cijambe sebagai upaya pengendalian banjir di wilayah Kecamatan Bantargebang dan Mustika Jaya. Proyek tersebut ditargetkan mulai direalisasikan pada tahun 2026.

Wali Kota Bekasi Tri Adhianto meninjau langsung sejumlah titik strategis pembangunan polder pada Selasa (10/6), didampingi perwakilan Forum Peduli Cijambe dan Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung Cisadane (BBWCC).

“Ini hasil dari kerja sama pemerintah, masyarakat, dan pengembang untuk memberikan solusi jangka panjang terhadap banjir,” ujar Tri.

Salah satu lokasi pembangunan berada di Kelurahan Cikiwul, Kampung Rawa Tengah, yang juga akan dijadikan ruang terbuka publik. Di atas lahan tersebut direncanakan dibangun stadion mini dan jogging track, serta pengembangan unit tambahan SMP Negeri 61 guna memenuhi kebutuhan pendidikan warga.

Sementara di Mustika Jaya, Pemkot Bekasi menggandeng PT Timah sebagai pengembang dalam pembangunan polder tambahan. Kawasan ini dinilai rawan genangan dan berpotensi dikembangkan sebagai area hunian yang aman dari banjir.

Selain pengendalian air, pembangunan polder juga membuka peluang pemanfaatan lahan yang lebih produktif dan meningkatkan kualitas lingkungan.

“Ini bukan hanya soal banjir, tapi juga soal menyediakan ruang hidup yang lebih layak bagi warga,” tambah Tri.

Proyek pembangunan tiga polder ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang Kota Bekasi dalam menangani dampak perubahan iklim dan memperkuat infrastruktur lingkungan secara berkelanjutan.***

Facebook Comments Box

Penulis : Fathur Rachman

Editor : Pratigto

Follow WhatsApp Channel mevin.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Predator di Sekolah: Oknum Guru SDN di Serpong Diduga Cabuli Belasan Murid, Kini Dirumahkan
Polda NTT Ringkus Penembak Burung Hantu Tyto Alba di Belu, Senapan Angin Diamankan
Air Mata Bu Guru Tri, Kisah Razia Rambut di Jambi yang Berujung Jeruji Besi
Viral Aksi Kejam di NTT: Burung Hantu Manguni Ditembak Hanya Karena “Mengganggu Tidur”
KDM Turun Tangan Tengahi Sengketa Air Gunung Ciremai: PDAM Tirta Kamuning Vs Warga
Tanggul Citarum Jebol di Muaragembong, 553 KK Terendam Banjir Luapan Air Sungai
Melawan Arus Demi Sesuap Nasi: Kisah Viral Penjual Tahu Bulat Terjang Banjir 50 Cm
Insinerator Dilarang, Pemkot Bandung akan Rekrut 1.000 Petugas ‘Gaslah’

Berita Terkait

Rabu, 21 Januari 2026 - 11:29 WIB

Predator di Sekolah: Oknum Guru SDN di Serpong Diduga Cabuli Belasan Murid, Kini Dirumahkan

Rabu, 21 Januari 2026 - 11:10 WIB

Polda NTT Ringkus Penembak Burung Hantu Tyto Alba di Belu, Senapan Angin Diamankan

Rabu, 21 Januari 2026 - 09:22 WIB

Air Mata Bu Guru Tri, Kisah Razia Rambut di Jambi yang Berujung Jeruji Besi

Rabu, 21 Januari 2026 - 08:35 WIB

KDM Turun Tangan Tengahi Sengketa Air Gunung Ciremai: PDAM Tirta Kamuning Vs Warga

Rabu, 21 Januari 2026 - 07:38 WIB

Tanggul Citarum Jebol di Muaragembong, 553 KK Terendam Banjir Luapan Air Sungai

Berita Terbaru