Bekasi, Mevin.ID – Pemerintah Kota Bekasi menegaskan komitmennya untuk menjadi bagian penting dalam percepatan penanganan sampah di Jawa Barat. Wakil Wali Kota Bekasi, Abdul Harris Bobihoe, menyampaikan dukungan penuh terhadap langkah kolaboratif yang digagas pemerintah pusat dan Provinsi Jawa Barat.
Hal ini disampaikan Harris usai menghadiri rapat penanganan sampah bersama Menteri Lingkungan Hidup RI Hanif Faisol Nurofiq dan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi di Kantor Bupati Cianjur, Jumat (8/8).
“Pemkot Bekasi tidak hanya mendukung, tetapi juga siap bergerak cepat dan menjadi teladan dalam pengelolaan sampah yang modern, terukur, dan berkelanjutan,” tegas Harris.
Dalam pertemuan tersebut, Menteri LH memberikan sejumlah arahan strategis, mulai dari perbaikan tata kelola, edukasi masyarakat, peningkatan alokasi APBD minimal 3%, penerapan polluter pays principle, hingga penyusunan Perda dan peta jalan akselerasi pengelolaan sampah. Arahan ini mendapat sambutan positif dari seluruh kepala daerah, termasuk Kota Bekasi.
Khusus TPA Bantar Gebang, sesuai instruksi Presiden, direncanakan pembangunan 4–5 unit pengolahan sampah baru. Langkah ini diharapkan mempercepat proses reduksi timbunan dan mengubah sampah menjadi sumber daya yang bermanfaat.
Harris menegaskan, kolaborasi lintas daerah dan dukungan penuh dari masyarakat menjadi kunci sukses program ini. “Kami akan terus bersinergi dengan pemerintah pusat, provinsi, dan seluruh pemangku kepentingan agar Bekasi menjadi kota yang bersih, nyaman, dan ramah lingkungan,” ujarnya.
Dengan dukungan penuh dan kerja sama yang solid, Pemkot Bekasi optimistis target pengelolaan sampah yang lebih baik dapat tercapai, sekaligus membawa manfaat nyata bagi generasi mendatang.***
Penulis : Fathur Rachman
Editor : Pratigto


























