Penjualan iPhone 16 Lesu, Apple “Bakar Harga” di China Demi Saingi Xiaomi dan Huawei

- Redaksi

Kamis, 15 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: iPhone 16 baru dipamerkan selama pengumuman produk baru di kantor pusat Apple pada hari Senin, 9 September 2024, di Cupertino, California. (AP Photo/Juliana Yamada)

i

Foto: iPhone 16 baru dipamerkan selama pengumuman produk baru di kantor pusat Apple pada hari Senin, 9 September 2024, di Cupertino, California. (AP Photo/Juliana Yamada)

Jakarta, Mevin.ID – Penjualan iPhone 16 yang dirilis pada akhir 2024 tampaknya belum mampu memenuhi ekspektasi Apple, khususnya di pasar krusial seperti China. Berdasarkan laporan firma riset IDC, penjualan iPhone di China untuk kuartal pertama (Q1) 2025 turun 9% secara tahunan (YoY).

Sebagai respons, sejumlah platform e-commerce besar di China seperti JD dan Tmall (Alibaba) mulai menawarkan diskon gila-gilaan untuk seri iPhone 16—pemangkasan harga terbesar dalam sejarah penjualan iPhone di negara tersebut.

iPhone 16 Didiskon Sampai Rp5,8 Juta!

JD.com menjual iPhone 16 Pro 128GB seharga 5.469 yuan, atau sekitar Rp12,7 juta, turun 2.530 yuan (Rp5,8 jutaan) dari harga resmi 7.999 yuan.

Tmall menawarkan harga 5.499 yuan untuk model yang sama, diskon 2.500 yuan.

Meski begitu, belum jelas apakah diskon ini merupakan strategi resmi dari Apple atau inisiatif mandiri dari platform e-commerce. Reuters menyebut belum ada tanggapan resmi dari Apple, JD, maupun Alibaba terkait strategi potongan harga tersebut.

Bukan Pertama Kali Apple Mainkan Harga

Apple sebelumnya pernah memberi diskon langsung hingga 500 yuan di awal tahun 2025, menjelang festival belanja besar ‘618’—event diskon terbesar di China.

Kala itu, platform e-commerce lainnya pun ikut memangkas harga menyesuaikan kebijakan Apple.

Apple Terdesak Kompetisi Lokal

Menurunnya dominasi Apple di China tak lepas dari kebangkitan brand lokal. IDC mencatat bahwa:

Xiaomi mencatat lonjakan penjualan 40% YoY, menjadikannya penguasa pasar HP terbaru.

Huawei, rival lama Apple di China, tumbuh 10%.

Kondisi ini menandai kembali bergairahnya pasar smartphone China, namun justru menjadi tantangan bagi Apple yang kini terpaksa memainkan strategi harga demi mempertahankan pangsa pasarnya.***

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel mevin.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Cegah Brain Rot, Pemerintah Resmi Larang Penggunaan AI Instan di Sekolah SD hingga SMA
JMTM Perkenalkan ‘Travoy Patch’ di Kaltim: Solusi Cepat dan Inovatif Perbaikan Jalan Berlubang
Krisis Etika di OpenAI: Kepala Tim Robotika Mundur Usai Kesepakatan Kontroversial dengan Pentagon
Selat Hormuz Memanas, Menteri Bahlil Targetkan Konversi 120 Juta Motor Listrik untuk Amankan Energi Nasional
Parade Diseminasi Penelitian: Gebrakan Ilmiah Perdana Pengurus Baru KAUP Komisariat Farmasi Universitas Pancasila
Produksi Lokal Kewalahan, Agrinas Terpaksa Impor Motor Roda Tiga untuk Kopdes Merah Putih
Bom Waktu Sektor Logistik: Pikap Impor India Euro 6 Tak Bisa “Minum” Biosolar, Agrinas Disorot
Viral! Bocoran Brief Konten ‘Buzzer’ Makan Bergizi Gratis Tersebar, Strategi Poles Citra di Tengah Kritik

Berita Terkait

Jumat, 13 Maret 2026 - 06:07 WIB

Cegah Brain Rot, Pemerintah Resmi Larang Penggunaan AI Instan di Sekolah SD hingga SMA

Kamis, 12 Maret 2026 - 19:05 WIB

JMTM Perkenalkan ‘Travoy Patch’ di Kaltim: Solusi Cepat dan Inovatif Perbaikan Jalan Berlubang

Minggu, 8 Maret 2026 - 12:10 WIB

Krisis Etika di OpenAI: Kepala Tim Robotika Mundur Usai Kesepakatan Kontroversial dengan Pentagon

Sabtu, 7 Maret 2026 - 23:49 WIB

Selat Hormuz Memanas, Menteri Bahlil Targetkan Konversi 120 Juta Motor Listrik untuk Amankan Energi Nasional

Sabtu, 28 Februari 2026 - 22:44 WIB

Parade Diseminasi Penelitian: Gebrakan Ilmiah Perdana Pengurus Baru KAUP Komisariat Farmasi Universitas Pancasila

Berita Terbaru