Perayaan Imlek dan Cap Go Meh 2025 Singkawang: Perwujudan Bhineka Tunggal Ika

- Redaksi

Selasa, 28 Januari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pembukaan Perayaan Tahun Baru Imlek 2576 dan Festival Cap Go Meh 2025 berlangsung meriah di Stadion Kridasana, Kota Singkawang, Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar)  pada Senin (27/1/2025).

i

Pembukaan Perayaan Tahun Baru Imlek 2576 dan Festival Cap Go Meh 2025 berlangsung meriah di Stadion Kridasana, Kota Singkawang, Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar) pada Senin (27/1/2025).

 

 

Singkawang, Mevin.ID – Pembukaan Perayaan Tahun Baru Imlek 2576 dan Festival Cap Go Meh 2025 berlangsung meriah di Stadion Kridasana, Kota Singkawang, Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar) pada Senin (27/1/2025).

“Saya mewakili Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat mengucapkan Gong Xi Fa Cai kepada seluruh masyarakat Kalbar yang merayakan Tahun Baru Imlek 2576,” ucap Penjabat (Pj) Gubernur Kalbar, Harisson.

Harisson menyoroti peran Singkawang sebagai kota dengan tingkat toleransi tertinggi di Indonesia. Keragaman etnis dan budaya di kota ini, menurutnya, menjadi kekuatan besar dalam mendorong kemajuan pembangunan di Kalimantan Barat.

“Singkawang adalah kota tertoleran di Indonesia. Keberagaman etnis dan budayanya tidak hanya memperkaya kita, tetapi juga membuat pembangunan di Kalbar semakin maju,” tegas Harisson.

Selain itu, ia juga menilai perayaan Imlek dan Cap Go Meh di Singkawang memberikan dampak besar terhadap roda perekonomian, terutama melalui kontribusi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

“Setiap perayaan Imlek dan Cap Go Meh, baik di Singkawang maupun kota lainnya di Kalbar, mampu mempercepat perputaran ekonomi,” jelasnya.

Harisson menambahkan bahwa kegiatan seperti ini tidak hanya menjadi pendorong ekonomi, tetapi juga memperkuat nilai kebudayaan yang ada di Kalbar.

Melengkapi hal itu, Pj Wali Kota Singkawang, Sumastro, menyatakan kebanggaannya terhadap sejarah panjang perayaan Imlek dan Cap Go Meh di Singkawang.

“Festival Imlek dan Cap Go Meh ini sudah berkembang dari yang dikemas secara sederhana menjadi agenda megah yang kini masuk dalam kalender tetap Karisma Event Nusantara (KEN) 2025,” ujar Sumastro.

Menurutnya, perayaan ini bahkan telah menjadi barometer untuk festival serupa, baik di tingkat nasional maupun internasional.

“Festival ini telah menjadi inspirasi bagi acara serupa di berbagai daerah. Bahkan, Singkawang dikenal sebagai salah satu destinasi utama dalam perayaan Imlek dan Cap Go Meh,” tambahnya.

Sumastro berharap festival ini terus menjadi simbol semangat Bhineka Tunggal Ika, di mana keberagaman budaya menjadi modal penting bagi kemajuan Singkawang.

“Kami ingin festival ini menjadi wajah nyata semangat Bhineka Tunggal Ika. Keberagaman harus kita pelihara sebagai aset budaya menuju kemajuan Singkawang,” pungkasnya.

Diketahui, Perayaan Tahun Baru Imlek dan Festival Cap Go Meh di Singkawang tidak hanya menjadi simbol keberagaman, tetapi juga memberikan dampak nyata terhadap ekonomi lokal. UMKM berperan besar dalam mendukung roda ekonomi, sementara seni dan budaya lokal mendapatkan panggung di kancah nasional.

Festival ini membuktikan bahwa keberagaman etnis dan budaya bisa menjadi kekuatan besar untuk memperkuat ekonomi, membangun toleransi, dan melestarikan nilai-nilai budaya yang memperkaya identitas bangsa. (*)

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel mevin.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Biadab! Bayi Mungil Tanpa Dosa Tergeletak di Tempat Sampah Tytyan Kencana, Polisi Kantongi Ciri-Ciri Pelaku
Bukan Pemkot Bandung, PT Jasa Sarana Resmi Jadi Operator Sementara BRT Cekungan Bandung
Isi Ramadhan 1447H, AMGB Gelar Buka Bersama dan Dialog Strategis Sertifikasi Rumah Ibadah
Percetakan Al-Qur’an Braille Bandung: Ketekunan Luar Biasa Para Pekerja, Menghindari Kitab Suci Salah Arti
Mengenaskan! Dua Pekerja Tertimpa Marmer Besar di Tasikmalaya, Satu Meninggal
Kasus Maut Labu Siam Cianjur: Ini Hukuman yang Pantas Bagi Pelaku
Banjir Rendam Lampung Selatan, Kendaraan Terseret Arus dan Akses Kota Baru Terputus
Angin Puting Beliung Terjang Cimahi, Pohon Tumbang Timpa Bangunan dan Kendaraan

Berita Terkait

Minggu, 8 Maret 2026 - 04:03 WIB

Biadab! Bayi Mungil Tanpa Dosa Tergeletak di Tempat Sampah Tytyan Kencana, Polisi Kantongi Ciri-Ciri Pelaku

Sabtu, 7 Maret 2026 - 22:16 WIB

Isi Ramadhan 1447H, AMGB Gelar Buka Bersama dan Dialog Strategis Sertifikasi Rumah Ibadah

Sabtu, 7 Maret 2026 - 15:32 WIB

Percetakan Al-Qur’an Braille Bandung: Ketekunan Luar Biasa Para Pekerja, Menghindari Kitab Suci Salah Arti

Sabtu, 7 Maret 2026 - 12:58 WIB

Mengenaskan! Dua Pekerja Tertimpa Marmer Besar di Tasikmalaya, Satu Meninggal

Sabtu, 7 Maret 2026 - 11:06 WIB

Kasus Maut Labu Siam Cianjur: Ini Hukuman yang Pantas Bagi Pelaku

Berita Terbaru