Pergerakan Tanah di Bantarujeg Majalengka: Satu Rumah Ambruk, Warga Was-was

- Redaksi

Sabtu, 24 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAJALENGKA, Mevin.ID – Fenomena pergerakan tanah yang terjadi di Kecamatan Bantarujeg, Kabupaten Majalengka, mencapai puncaknya pada Sabtu (24/1/2026) sore.

Tanah yang terus bergeser sejak malam sebelumnya mengakibatkan satu unit rumah warga ambruk total setelah struktur bangunan tidak lagi mampu menahan tarikan tanah.

Kronologi Pergerakan Tanah

Bencana ini terjadi di Kampung Cibogo, Blok Hegarmanah, Desa Salawangi, Bantarujeg Majalengka. Berbeda dengan longsor yang terjadi seketika, pergerakan tanah di lokasi ini terjadi secara bertahap sejak Jumat malam.

Namun, karena intensitas hujan yang terus tinggi, pergeseran tanah semakin masif pada Sabtu sore hingga merusak pondasi rumah.

“Kejadian menyusul yang tadi malam, tidak bisa ditahan lagi. Rumah yang tadi malam sudah mengalami pergeseran tanah, menimpa satu rumah di bawahnya, sekarang sudah ambruk,” ujar seorang warga di lokasi kejadian.

Dampak Bangunan

Rumah yang mengalami kerusakan paling parah hingga rata dengan tanah adalah milik Bapak Uu.

Selain itu, pergerakan tanah ini juga mengancam bangunan di sekitarnya, termasuk rumah milik Bapak RT Mamat (RT 01/RW 01) yang berada di posisi lebih tinggi dan kini mengalami keretakan pada bagian dinding dan pondasi.

Beberapa detail dari lokasi kejadian:

  • Jenis Bencana: Pergerakan/pergeseran tanah (land movement).
  • Lokasi: RT 01/RW 01, Blok Hegarmanah, Desa Salawangi, Kecamatan Bantarujeg.
  • Kondisi Terkini: Satu rumah ambruk total, beberapa rumah lainnya dalam status terancam karena tanah masih labil.

Penanganan Darurat

Warga setempat terlihat bergotong-royong mengevakuasi barang-barang dari rumah yang terdampak. Untuk meminimalisir pergerakan tanah lebih lanjut, warga berupaya menutup celah-celah tanah yang retak menggunakan terpal guna mencegah air hujan masuk ke dalam rekahan.

Pihak terkait diimbau untuk segera melakukan kajian geologi di lokasi tersebut guna memastikan apakah lahan tersebut masih layak dihuni atau memerlukan relokasi bagi warga terdampak.***

Facebook Comments Box

Penulis : Salman Faqih

Editor : Bar Bernad

Follow WhatsApp Channel mevin.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ironi Barang Bukti Korupsi, Dikorupsi Lagi, Kejati Riau Tetapkan Mantan Pejabat Bengkalis dan Direktur Swasta Jadi Tersangka
Tim Patroli Polres Cianjur Siap Kejar Aksi Perang Sarung juga Awasi Medsos Selama Ramadan
Pemprov Jabar Siapkan 3.040 Tiket Mudik Gratis 2026, Segera Daftar di Aplikasi Sapawarga
Nasib Pilu Petani Cikarang Selatan, Sawah Terancam Digusur Rusun, “Kang Dedi, Ieu Pare Encan Panen Geus Di-Doser!”
Perkuat Perlindungan Pekerja, BPJS Ketenagakerjaan Bekasi Kota Ajak Perusahaan Kolaborasi Lewat Forum Komunikasi
Polda Jabar Musnahkan Barang Bukti Kejahatan: Puluhan Kilo Sabu hingga Ribuan Knalpot Brong
Buntut Mobil Dinas ‘Nakal’ Ganti Plat di Tuban, Pertamina Sanksi Tegas SPBU Latsari
Tragedi Ledakan Petasan di Situbondo: Rumah Rata dengan Tanah, 1 Tewas dan 6 Luka-Luka

Berita Terkait

Kamis, 19 Februari 2026 - 16:40 WIB

Ironi Barang Bukti Korupsi, Dikorupsi Lagi, Kejati Riau Tetapkan Mantan Pejabat Bengkalis dan Direktur Swasta Jadi Tersangka

Kamis, 19 Februari 2026 - 09:25 WIB

Tim Patroli Polres Cianjur Siap Kejar Aksi Perang Sarung juga Awasi Medsos Selama Ramadan

Rabu, 18 Februari 2026 - 22:33 WIB

Nasib Pilu Petani Cikarang Selatan, Sawah Terancam Digusur Rusun, “Kang Dedi, Ieu Pare Encan Panen Geus Di-Doser!”

Rabu, 18 Februari 2026 - 22:30 WIB

Perkuat Perlindungan Pekerja, BPJS Ketenagakerjaan Bekasi Kota Ajak Perusahaan Kolaborasi Lewat Forum Komunikasi

Rabu, 18 Februari 2026 - 20:30 WIB

Polda Jabar Musnahkan Barang Bukti Kejahatan: Puluhan Kilo Sabu hingga Ribuan Knalpot Brong

Berita Terbaru