Perjalanan Inspiratif yang Menjadi Ironi: Gubernur Abdul Wahid Terjerat OTT

- Redaksi

Selasa, 4 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Riau Abdul Wahid

i

Gubernur Riau Abdul Wahid

Jakarta, Mevin.ID — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap Gubernur Riau Abdul Wahid dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) pada Senin (3/11/2025).

Penangkapan ini menambah panjang daftar kepala daerah yang terjerat kasus korupsi sepanjang 2025.

Menurut catatan KPK, ini merupakan OTT keenam yang dilakukan lembaga antirasuah sepanjang tahun ini, setelah sebelumnya mengungkap dugaan suap proyek jalan hingga pemerasan pejabat kementerian.

Abdul Wahid selama ini dikenal publik sebagai sosok yang meniti karier dari bawah. Lahir di Dusun Anak Peria, Indragiri Hilir, pada 21 November 1980, ia berasal dari keluarga petani sederhana.

Semasa kuliah di UIN Suska Riau, Wahid bekerja sebagai cleaning service dan kuli bangunan untuk membiayai pendidikannya.

Perjalanan politiknya dimulai ketika aktif di organisasi sosial dan kemudian bergabung dengan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Ia terpilih menjadi anggota DPR RI pada 2019, lalu kembali memenangkan suara terbanyak pada Pemilu 2024.

Modal popularitas itu mengantarkannya menjadi Gubernur Riau periode 2025–2030, dilantik langsung oleh Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara.

Harapan besar sempat disematkan masyarakat Riau. Sosok yang disebut “anak daerah yang berjuang dari bawah” itu dinilai membawa semangat perubahan bagi Bumi Lancang Kuning.

Namun optimisme itu kini tertebas. Abdul Wahid harus menghadapi proses hukum atas dugaan korupsi yang menjeratnya.

Penangkapan ini menjadi ironi: dari simbol perjuangan rakyat kecil hingga menduduki jabatan tertinggi di provinsi, kini Wahid justru menjadi headline kasus korupsi.

Warga yang dulu memujinya kini hanya bisa menunggu proses penegakan hukum berjalan transparan dan adil.

Kasus ini sekaligus menjadi pengingat bahwa integritas adalah ujian utama dalam kekuasaan—bahkan bagi mereka yang datang dari latar paling sederhana sekali pun.***

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel mevin.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Hari Ke-4 Pencarian Korban Lahar Merapi: Tim SAR Kerahkan 4 Alat Berat, Area Pencarian Diperluas hingga 7 KM
Air Mata di Ambang Senja: Kisah Mak Cani, Lansia 80 Tahun yang Tergusur demi Gedung Kopdes Merah Putih
Tragis! Petik 2 Labu Siam untuk Buka Puasa, Seorang Pria Tewas Dianiaya Pemilik Kebun
Amankan Aset, Pemkab Bandung MoU dengan Badan Bank Tanah
KDM Temui Kembar Tunarungu Viral di Tempat Kerja, Warganet Terharu
Dari 2.200 Bidang Tanah Milik Pemkab Bandung, Baru Sekitar 655 yang Bersertifikat 
Tragedi Berdarah di Cipatat: Kakak Tiri Tega Habisi Nyawa Adik Kelas 6 SD demi Ponsel
Disnaker Kota Bandung: Pekerja Belum Sebulan di-PHK, Perusahaan tetap Wajib Beri THR 

Berita Terkait

Jumat, 6 Maret 2026 - 15:17 WIB

Hari Ke-4 Pencarian Korban Lahar Merapi: Tim SAR Kerahkan 4 Alat Berat, Area Pencarian Diperluas hingga 7 KM

Jumat, 6 Maret 2026 - 14:54 WIB

Air Mata di Ambang Senja: Kisah Mak Cani, Lansia 80 Tahun yang Tergusur demi Gedung Kopdes Merah Putih

Jumat, 6 Maret 2026 - 11:07 WIB

Tragis! Petik 2 Labu Siam untuk Buka Puasa, Seorang Pria Tewas Dianiaya Pemilik Kebun

Jumat, 6 Maret 2026 - 10:53 WIB

Amankan Aset, Pemkab Bandung MoU dengan Badan Bank Tanah

Kamis, 5 Maret 2026 - 20:48 WIB

KDM Temui Kembar Tunarungu Viral di Tempat Kerja, Warganet Terharu

Berita Terbaru