Perkembangan Situasi dan Penanganan Bencana di Indonesia Awal 2025

- Redaksi

Senin, 13 Januari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banjir merendam Kabupaten Halmahera Timur, pada Sabtu (11/1/2025)/ dok. BPBD Kabupaten Halmahera Timur.

Banjir merendam Kabupaten Halmahera Timur, pada Sabtu (11/1/2025)/ dok. BPBD Kabupaten Halmahera Timur.

Jakarta, Mevin.ID – Sejumlah bencana hidrometeorologi basah masih mendominasi sejumlah daerah di tanah air. Berdasarkan laporan yang dihimpun oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), sebagian besar peristiwa ini dipicu oleh intensitas hujan yang tinggi, hingga Minggu (12/1/2025).

“Di Provinsi Kalimantan Selatan, peristiwa bencana angin kencang melanda Kabupaten Banjar, pada sabtu (11/1/2025). Peristiwa ini terjadi di dua desa yakni Desa Gambut Kecamatan Gambut dan Desa Jambu Burung Kecamatan Beruntung Baru. Akibatnya, sebanyak 25 unit rumah terdampak, dengan rincian 4 unit rumah rusak ringan dan 5 unit rumah rusak berat. BPBD setempat telah melakukan penanganan material rumah roboh bersama para warga,” kata Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari dalam keteranganya, Minggu (12/5/2025).

Beralih ke Pulau Jawa, terang dia, banjir merendam dua kabupaten di Provinsi Jawa Tengah, yakni Kabupaten Pekalongan dan Kabupaen Cilacap.

Di Kabupaten Pekalongan, banjir rob melanda dua desa yaitu Desa Depok dan Desa Blacanan di Kecamatan Siwalan, pada Jumat (10/1/2025), yang disebabkan oleh pasang air laut ditambah hujan dengan intentistas tinggi.

Akibat banjir rob ini, sebanyak 1.010 Kepala Keluarga terdampak dengan kerugian materiil mencapai 717 unit rumah tergenang dengan rincian 315 unit rumah di Desa Depok dan 402 unit rumah di Desa Blacanan.

“Kondisi mutakhir yang dilaporkan, air masih menggenang dengan ketinggian muka air mulai dari 15 sampai 40 sentimeter. BPBD Provinsi Jawa Tengah dan Kabupaten Pekalongan masih melakukan penanganan darurat di wilayah terdampak,” ujar dia.

Sementara itu, di Kabupaten Cilacap, banjir melanda dua desa yakni Desa Cilongkrang, Kecamatan Wanareja, Kamis (9/1/2025) dan Desa Mekarsari, Kecamatan Cipari, Jumat (10/1/2025).

Banjir di kedua desa ini disebabkan oleh luapan air sungai, yaitu Sungai Cijambe, yang berdampak pada 50 KK atau 200 jiwa dan luapan Sungai Cikamuning, di mana mengakibatkan tergenangnya area persawahan seluas 65 hektare.

BPBD Kabupaten Cilacap masih berupaya melakukan penanganan di dua lokasi tersebut. Salah satunya dengan melaksanakan kerja bakti bersama warga guna menutup tanggul yang jebol dan melakukan asesmen ke lokasi bersama BBWS Citanduy, serta memenuhi kebutuhan permakanan warga terdampak.

Selain di Pulau Jawa, bencana hidrometeorologi basah juga tercatat melanda wilayah Provinsi Maluku Utara, tepatnya di Kabupaten Halmahera Timur yang dilanda banjir pada Sabtu (11/1/2025). Kejadian ini dipicu oleh hujan dengan intensitas tinggi selama kurang lebih tiga jam.

Banjir tersebut merendam Desa Minamin dan Desa Saolat, di Kecamatan Wasile Selatan.

Hasil pendataan sementara yang dilakukan oleh BPBD Kabupaten Halmahera Timur, tercatat sebanyak 23 KK terdampak dengan rincian tiga KK di Desa Minamin dan 20 KK di Desa Saolat.

Kerugian materiil akibat banjir ini selain rumah terendam, banjir juga merendam satu fasilitas kesehatan dan hasil panen perkebunan kelapa sebanyak 10 ton milik warga yang turut terdampak.

Pemerintah daerah setempat melalui BPBD Provinsi dan Kabupaten serta pihak kecamatan telah berupaya melakukan penanganan.

Pemda juga masih terus melakukan pemantauan dan pemutakhiran data khususnya korban terdampak di dua desa tersebut meskipun banjir dilaporkan telah surut pada Sabtu (11/1/2025). (*)

Facebook Comments Box

Penulis : Mardisoe

Sumber Berita: Infopublik.id

Follow WhatsApp Channel mevin.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BPJS PBI Dinonaktifkan, Kebijakan Mensos Disorot! Nasib Pasien Kronis Bertaruh Nyawa 
Pasca OTT Depok: Ruang Pimpinan PN Disegel KPK, PT Bandung Ajukan Pengisian Jabatan Kosong
OTT Depok: KPK Amankan Ketua dan Wakil Ketua PN Terkait Sengketa Lahan Anak Usaha Kemenkeu
Tagih Hak Lingkungan Sehat, Warga Rawa Buntu Layangkan Gugatan Rp21,6 Miliar Terkait Polusi Sampah
Pramono Anung ke Andra Soni: Kalau Tangsel Belum Bisa Atasi Sampah, Jakarta Siap Bantu!
Status BPJS PBI Tiba-tiba Nonaktif? Dirut BPJS Kesehatan: Itu Wewenang Kemensos, Bukan Kami!
Langkah Awal Pengurus Baru Alumni Farmasi Pancasila: Pererat Silaturahmi, Bangun Sinergi dengan Almamater
Heboh Penonaktifan BPJS PBI, Mensos Gus Ipul Tegaskan Rumah Sakit Dilarang Tolak Pasien!

Berita Terkait

Sabtu, 7 Februari 2026 - 08:52 WIB

BPJS PBI Dinonaktifkan, Kebijakan Mensos Disorot! Nasib Pasien Kronis Bertaruh Nyawa 

Jumat, 6 Februari 2026 - 20:07 WIB

Pasca OTT Depok: Ruang Pimpinan PN Disegel KPK, PT Bandung Ajukan Pengisian Jabatan Kosong

Jumat, 6 Februari 2026 - 20:05 WIB

OTT Depok: KPK Amankan Ketua dan Wakil Ketua PN Terkait Sengketa Lahan Anak Usaha Kemenkeu

Jumat, 6 Februari 2026 - 18:58 WIB

Tagih Hak Lingkungan Sehat, Warga Rawa Buntu Layangkan Gugatan Rp21,6 Miliar Terkait Polusi Sampah

Jumat, 6 Februari 2026 - 18:51 WIB

Pramono Anung ke Andra Soni: Kalau Tangsel Belum Bisa Atasi Sampah, Jakarta Siap Bantu!

Berita Terbaru