BANDUNG, Mevim.ID – Sebuah kisah asmara yang lahir dari kolom komentar TikTok kini menjadi buah bibir di jagat maya. Pernikahan dua sejoli yang kemudian viral di berbagai platform media sosial.
Edi Koswara (28), pria asal Karangnunggal, Tasikmalaya, Jawa Barat, yang sehari-hari bekerja sebagai karyawan konveksi di Bandung, resmi mempersunting Ani (26), gadis asal Garut, dalam pernikahan yang penuh keharuan.
Bukan karena kemewahan, melainkan ketulusan yang menjadi bintang utama dalam pesta sederhana tersebut. Kisah mereka viral setelah diabadikan dalam kanal YouTube KDM Channel.
Pertemuan yang Mengetuk Hati
Semua bermula dari sebuah video TikTok yang dikomentari Ani. Edi membalas.
Pesan singkat itu lalu berlanjut menjadi obrolan ringan, hingga suatu malam Ani memberanikan diri mengirimkan Direct Message (DM) pertama.
“Saya nggak menyangka dia akan merespons, apalagi serius,” ujar Ani mengenang awal perkenalannya, Rabu (11/2/2026).
Setelah berminggu-minggu berbagi cerita, Edi memutuskan untuk menemui Ani langsung ke Garut.
Pertemuan pertama itu menjadi ujian besar. Edi sempat terkejut—ia tak mengetahui kondisi fisik Ani sebelumnya. Namun keterkejutan itu tak mengubah arah langkahnya.
“Justru saya makin yakin. Dia baik hati, lembut, dan apa adanya. Saya malah jatuh cinta,” kata Edi.
Tak butuh waktu lama. Pada pertemuan kedua, Edi langsung menyampaikan niatnya kepada orangtua Ani. Lamarannya diterima. Mahar pernikahan: uang tunai Rp1 juta.
Kalimat bernada penuh keseriusan diucapkan Edi di hadapan Ani dan keluarga besar, dan langsung membuat Ani tak kuasa menahan haru. Baginya, kata-kata itu adalah mahkota yang lebih berharga dari emas.
“Saya sempat takut, khawatir nantinya suami tergoda dengan orang lain. Tapi saya cuma bisa ikhlas dan percaya,” ungkap Ani.
Sikap pasangan ini langsung menarik perhatian Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM). Dalam pertemuan yang penuh haru di salah satu acara publik, KDM mengaku bangga dengan keteguhan Edi.
“Ini laki-laki sejati. Bukan karena fisik, tapi hatinya yang memilih,” ujar KDM di hadapan undangan.
Hadiah dari KDM
Sebagai bentuk apresiasi atas ketulusan cinta dan semangat kemandirian pasangan muda ini, KDM memberikan kejutan.
Ia menyerahkan hadiah uang tunai sebesar Rp10 juta untuk modal awal membeli peralatan rumah tangga. Tak hanya itu, KDM juga berkomitmen membayar sewa rumah petak di Bandung selama satu tahun penuh, agar Ani bisa tinggal bersama Edi tanpa harus jauh-jauh pulang ke Garut.
“Pasangan muda harus mandiri. Jangan terbiasa numpang di mertua atau saudara. Saya ingin mereka punya ruang sendiri untuk tumbuh,” tegas KDM.
Bantuan tidak berhenti di situ. KDM juga berjanji akan mencari informasi mengenai perumahan subsidi tipe 36 atau 28 yang lokasinya dekat dengan pabrik tempat Edi bekerja.
Warganet: “Inilah Arti Cinta yang Sebenarnya”
Sejak diunggah, video pertemuan Edi-Ani dengan KDM telah ditonton lebih dari 3,2 juta kali dan dibanjiri puluhan ribu komentar positif.
Warganet membanjiri kolom komentar dengan ucapan selamat dan doa. Banyak yang menyebut kisah ini sebagai reminder bahwa cinta sejati tak pernah memandang rupa.
“Gua nangis nontonnya. Edi langka, pertahankan!” tulis akun @rinduayah.
“Baru lihat laki-laki seperti ini di tahun 2026. Respect!” sahut @bandungtimur.
Pernikahan Sederhana, Tapi Kaya Makna
Akad nikah digelar di Garut dengan hidangan sederhana dan dihadiri keluarga terdekat. Edi datang dengan baju koko putih. Ani memakai kebaya warna biru langit.
Tak ada panggung megah atau orkestra. Namun tawa, air mata bahagia, dan doa-doa tulus dari para tamu menjadi hiasan paling indah di hari bahagia itu.
Kini, Edi dan Ani tengah bersiap menyusun kehidupan baru di Bandung. Dengan dapur mini dan kamar kontrakan sederhana, mereka bertekad membangun masa depan dari nol—dengan cinta sebagai fondasi utamanya.***
Penulis : Atep K
Editor : Bar Bernad
Sumber Berita: YouTube Dedi Mulyadi


























